Teori, Model dan Strategi Kognitif dalam pembelajaran

  • Whatsapp
Undangan Digital

A.    PENDAHULUAN
Setiap anak sebagian berkembang sebagaimana anak-anak lainnya, dan sebagianberkembang dengan cara yang berbeda dengan anak lain. Para psikolog yang mempelajari perkembangan sering lebih tertarik pada karakteristik yang mumnya dimiliki anak-anak. Demikian pula guru yang harus mengelola dan mendidik sekelompok anak yang berumur setara. Perkembangan adalah pola perubahan biologis, kognitif, dan sosioemosional yang dimulai sejak lahir dan terus berlanjut di sepanjang hayat. Kebangakan perkembangan adalah pertumbuhan meskipun pada akhirnya ia mengalami penrunan (kematian).
Teori, Model dan Strategi Kognitif dalam pembelajaran

Pembelajaran menurut aliran kognitif yang menitik beratkan pada pembelajaran aktif adalah pembelajaran melalui interaksi sosial dan belajar berdasarkan pengalaman pribadi. Hal ini di kemukakan oleh Jean Piaget, aliran kognitif berjalan dengan baik pada saat ini dan diterapkan pada kurikulum berbasis tujuan pendidikan yang didalamnya mempunyai aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Jadi siswa di tuntut untuk aktif di dalam kelas, merujuk pada pembelajaran kognitif dimana siswa dapat aktif dalam proses pembelajaran karena guru hanya sebagai fasilitator, sedangkan siswa adalah subjek dari proses pembelajaran

Bacaan Lainnya

Pembahasan ini sangat penting karena mengingat proses belajar yang terjadi didalam kelas berlangsung dalam proses komunikasi yang berisi pesan-pesan yang
berkaitan dengan fakta, konsep, prinsip dan keterampilan yang sering digunakan dalam sehari-hari. Proses pembelajaran dituntut untuk aktif berpartisipasi. Keaktifan berpartisipasi ini memberikan kesempatan yang luas dalam mengembangkan potensi, bakat yang dimiliki oleh masing-masing siswa. Maka perlu ada kajian mendasar terkait Teori, Model, dan Strategi terkait Kognitif.

B.    PEMBAHASAN
Kognitif pada awalnya adalah aliran psikologi perkembangan. Kognitif adalah kajian studi ilmiah mengenai proses-proses mental atau pikiran. Bagaimana informasi diperoleh, dipresentasikan dan ditransfermasikan sebagai pengetahuan. Psikologi kognitif juga disebut psikologi pemrosesan informasi.
Teori belajar kognitif menekankan pada cara–cara seseorang menggunakan pikiranya untuk belajar, mengingat, dan menggunakan pengetahuan yang telah di peroleh dan disimpan dalam pikiranya secara efektif. Psikologi kognitif menyatakan bahwa perilaku manusia tidak ditentukan oleh stimulus yang berada diluar dirinya, melainkan oleh faktor yang ada pada dirinya sendiri. Faktor-faktor internal itu berupa kemampuan atau potensi yang berfungsi untuk mengenal dunia luar, dan dengan pengenalan itu manusia mampu memberikan respon terhadap stimulus. Berdasarkan pada pandangan tersebut teori belajar psikologi kognitif memandang belajar sebagai proses pefungsian kognisi, terutama unsur pikiran, dengan kata lain bahwa aktivitas belajar pada diri manusia ditekankan pada proses internal dalam pikiran yakni proses pengolahan informasi.
Manusia sebagai makhluk yang aktif berinteraksi dengan lingkungan. Umumnya, setiap orang tidak hanya aktif menerima sesuatu dari lingkungan, melainkan mereka berusaha memberikan perubahan pada lingkungannya. Dalam situasi pembelajaran, seseorang terlibat secara langsung guna memperoleh pemahaman (insight) untuk memecahkan persoalan. Perilaku seseorang tergantung pada pemahaman di mana keseluruhan lebih bermakna dari pada unsur-unsur. Aliran ini menekankan, apa yang dimiliki seseorang tergantung kepada aktivitasnya, mementingkan keseluruhan 
(holistik), kondisi kekinian, serta pembentukan struktur kognitif dan pemahaman

Pos terkait