Laporan hasil penilaian pada anak usia dini

Pendahuluan Setiap anak memiliki karakteristik dan perkembangan yang berbeda-beda, sehingga dapat dikatakan bahwa anak usia dini itu unik. Setiap perkembangan yang ditunjukkan oleh anak, seharusnya diketahui oleh guru. Guru juga perlu melakukan penilaian pada setiap perubahan perkembangan anak, sehingga guru dapat mengetahui tingkat pencapaian perkembangan pada anak usia dini, apakah anak telah berkembang secara normal atau anak mengalami kesulitan dalam satu perkembangan tertentu (membutuhkan perhatian khusus). Penilaian dilakukan oleh guru dengan cara mengumpulkan dan menafsirkan berbagai perkembangan yang ditunjukkan anak selama proses pembelajaran.

https://www.edukasikita.web.id/2019/11/laporan-hasil-penilaian-pada-anak-usia.html

 Penilaian dilakukan secara sistematis, berkelanjutan, dan menyeluruh yang mencakup pertumbuhan dan perkembangan yang telah dicapai oleh anak selama satu semester. Setelah guru mengumpulkan data terhadap penilaian hasil belajar anak selama satu semester, guru kemudian menganalisis data dan menarik kesimpulan terhadap pencapaian akhir perkembangan anak, setelah itu barulah guru melaporkan/ mengkomunikasikan hasil belajar anak kepada orang tua, agar orang tua memperoleh gambaran pencapaian hasil belajar anak disekolah, memberikan motivasi kepada anak agar semakin giat belajar, dan memberikan saran/rekomendasi kepada orang tua untuk memantau serta meningkatkan perkembangan anak yang masih membutuhkan penanganan khusus, serta mengembangkan potensi yang dimiliki oleh anak. Dari paparan diatas, penulis berkeinginan memaparkan artikel yang berjudul “Pelaporan Hasil Penilaian Pada Anak Usia Dini”

Pembahasan Evaluasi adalah proses mengumpulkan data, mengamati perkembangan belajar anak, menelaah keefektifan program pembelajaran dan pemilihan metode/media yang digunakan, serta memberikan kesimpulan terhadap pencapaian hasil belajar anak. Guru dituntut memiliki keterampilan dalam berkomunikasi yang baik dengan wali murid, mengevaluasi informasi yang didapatkan, mengambil keputusan dengan bijak tanpa merugikan orang lain, memaparkan alasan terhadap keputusan yang telah diambil dalam penilaian hasil belajar anak, dan mampu mengkomunikasikan kepada wali murid ketika pelaporan hasil belajar anak diakhir semester. Pelaporan penilaian terhadap hasil belajar anak menggambarkan kemampuan yang telah dimiliki anak, yakni meliputi semua aspek pertumbuhan dan perkembangan, yaitu fisik, bahasa, kognitif, sosio-emosional, seni, moral dan nilai agama

Pelaporan penilaian pembelajaran anak usia dini bertujuan untuk memberikan penjelasan kepada orang tua dan pihak lain yang memerlukan tentang pertumbuhan, perkembangan dan hasil yang dicapai oleh anak selama berada di tempat pendidikan anak usia dini . Bentuk laporan dikemas sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik sekolah, dengan memperhatikan tujuan dan manfaat pelaporan penilaian. Laporan dapat berbentuk kartu atau buku.Pelaporan berbentuk uraian (deskripsi) yang dirumuskan dan dibuat se-obyektif mungkin, Selain itu disediakan kolom catatan tentang hal penting tentang diri anak yang perlu diketahui orang tua. Penilaian anak dalam satu semester dilaporkan dalam bentuk uraian singkat dari masing-masing aspek perkembangan yaitu :
a.    Perkembangan nilai-nilai agama dan moral
b.    Perkembangan motorik
c.    Perkembangan kognitif
d.    Perkembangan bahasa
e.    Perkembangan sosial emosional
f.    Perkembangan seni

    Evaluasi/pelaporan hasil belajar anak dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu :

  • Evaluasi/pelaporan jangka pendek yaitu Evaluasi jangka pendek yaitu melakukan evaluasi terhadap suatu aspek perkembangan anak yang terjadi secara insidental/kebetulan yang bersifat mendesak/penting untuk segera dibicarakan kepada orang tua. Misalnya dalam proses kegiatan belajar anak tidak mau menyelesaikan tugasnya, anak suka mengompol di kelas, anak terus menangis ketika berpisah dengan ibunya, dan lain-lain. Hal ini dapat menjadi bahan evaluasi guru agar hal yang serupa tidak terulang kembali dan segera ditindak lanjuti.  Evaluasi jangka pendek biasanya dilakukan guru melalui pengamatan kebetulan (observasi insidental), dan disampaikan secara lisan dengan orang tua, atau dicatat dalam buku penghubung
  • Evaluasi/pelaporan jangka panjang yaitu Evaluasi jangka panjang adalah suatu tindakan penilaian yang dilakukan guru dengan cara menyeluruh, terorganisasi dan berkesinambungan yang meliputi banyak aspek dalam jangka waktu tertentu. Evaluasi ini dapat dilaksanakan setiap akhir semester, setahun sekali, dan seterusnya. Hal ini dilakukan oleh guru untuk memperoleh profil perkembangan anak secara lengkap baik fisik, mental, kecerdasan, kemajuan belajar melalui bermain, dan lain-lain. Sehingga perkembangan anak dapat terpantau/terdeteksi sejak dini dan dapat ditanggulangi jika terdapat anak yang membutuhkan perhatian khusus
Baca Juga :  Sistematika Laporan PTK

Pola pelaporan yang dituangkan guru ke dalam buku laporan perkembangan anak usia dini mengikuti kriteria sebagai berikut :

  • Laporan berisi perkembangan yang menonjol/rekomendasi. Perkembangan yang menonjol diambil dari kolom BSH dan BSB pada data yang diperoleh pada penilaian pada bulanan yang terakhir
  • Rekomendasi berisi saran yang dapat dilakukan orang tua terhadap anak pada saat pengasuhan, yang diambil dari kolom BB dan MB pada rekap penilaian bulanan yang terakhir dan yang sebelumnya
  • Uraian perkembangan secara keseluruhan (umum)
  • Uraian kemampuan berkembang sangat baik (BSB) dan berkembang sesuai harapan (BSH) dan klasifikasi belum berkembang pada semua aspek perkembangan

Teknik pelaporan perkembangan anak disampaikan oleh kepala sekolah/guru baik secara lisan maupun tulisan. Dapat dilaksanakan dengan bertatap muka serta dimungkinkan adanya hubungan dan informasi timbal balik antara pihak PAUD dengan orang tua. Dalam pelaksanaan kegiatan pelaporan hasil belajar anak, guru hendaknya menjaga kerahasiaan data atau informasi tentang anak, artinya hanya diinformasikan dengan orang tua anak yang bersangkutan atau tenaga ahli dalam rangka bimbingan berikutnya. anak didik baik aspek sikap, pengetahuan maupun keterampilan
 
Dalam pelaksanaan kegiatan pelaporan hasil belajar anak, hendaknya guru menjaga kerahasiaan data, artinya bahwa data atau informasi tentang anak didik hanya diinformasikan dan dibicarakan dengan orang tua anak didik yang bersangkutan atau tenaga ahli dalam rangka bimbingan selanjutnya. Para orang tua yang ingin mengetahui tentang kondisi perkembangan anaknya tetapi juga memiliki keterbatasan waktu, karena itu saat bertemu lebih difokuskan pada hal-hal berikut :

  • Keadaan anak waktu belajar secara fisik, sosial, dan emosional
  • Antusisme anak dalam mengikuti kegiatan di lembaga PAUD
  • Kemampuan/kompetensi yang sudah dan yang belum dikuasai anak
  • Hal-hal yang harus dilakukan orang tua untuk membantu dan mengembangkan anak lebih lanjut
Baca Juga :  Contoh Laporan Studi Lapangan ; Manajemen Mutu Pendidikan di Pondok Pesantren

 Dalam menyusun laporan hasil belajar anak, ulasan (deskripsi) ditulis dengan kalimat yang efektif/ tidak terlalu rumit dan obyektif sehingga tidak menimbulkan persepsi yang salah bagi orang tua atau bagi yang berkepentingan terhadap laporan perkembangan anak didik . Laporan yang ditulis guru hendaknya berupa kalimat positif, jelas, mudah dipahami, serta menggunakan tata bahasa dan ejaan yang benar. Tatacara penulisan laporan sebagai berikut  :

  • Menggunakan bahasa yang mudah dipahami, dengan kalimat positif dan santun
  • Memberikan informasi pencapaian dan perkembangan hasil belajar anak secara real (bersumber pada data otentik, tidak mengada-ada)
  • Isi laporan menggambarkan kemajuan perkembangan anak yang telah mencapai BSH dan BSB di setiap indikator pada kompetensi dasar program pengembangan
  • Memberikan rekomendasi yang dapat dilakukan orang tua untuk mengembangkan kemampuan anak yang indikator perkembangannya masih dalam BB dan MB
  • Laporan bersifat personal (individual) yang menggambarkan perilaku khusus anak di kelas

Penutup Pelaporan merupakan kegiatan mengomunikasikan hasil penilaian belajar anak, serta tingkat pencapaian perkembangan anak selama menempuh pendidikan di sekolah. Laporan hasil penilaian anak biasanya berupa deskripsi tentang pertumbuhan fisik, perkembangan kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan anak. Laporan yang ditulis oleh guru, hendaknya berupa kalimat positif, jelas, mudah dipahami, serta menggunakan tata bahasa dan ejaan yang benar, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman terhadap orang tua/wali murid.
 
Pelaporan hasil belajar anak, terbagi menjadi dua jenis, yaitu pelaporan jangka pendek dan pelaporan jangka panjang. Pelaporan jangka pendek dilakukan guru melalui pengamatan secara kebetulan terhadap perilaku/peristiwa anak yang perlu segera ditangani dan diberitahukan pada orang tua, biasanya guru menuliskan perilaku/peristiwa anak pada buku penghubung atau komunikasi secara langsung. Sedangkan pelaporan jangka panjang dilakukan guru secara berkesinambungan yang nantinya pada akhir semester akan dikomunikasikan pada orang tua anak secara tatap muka.Tatacara penulisan pelaporan hasil belajar anak adalah sebagai berikut :

  • Menggunakan bahasa yang mudah dipahami, dengan kalimat positif dan santun
  • Memberikan informasi pencapaian dan perkembangan hasil belajar anak secara real (bersumber pada data otentik, tidak mengada-ada)
  • Isi laporan menggambarkan kemajuan perkembangan anak yang telah mencapai BSH dan BSB di setiap indikator pada kompetensi dasar program pengembangan
  • Memberikan rekomendasi yang dapat dilakukan orang tua untuk mengembangkan kemampuan anak yang indikator perkembangannya masih dalam BB dan MB
  • Laporan bersifat personal (individual) yang menggambarkan perilaku khusus anak di kelas
Baca Juga :  Contoh Laporan Studi Lapangan ; Organisasi Pondok Modern Darussalam Gontor

 
Pelaporan hasil penilaian anak bertujuan untuk mengetahui gambaran pencapaian hasil belajar anak disekolah secara keseluruhan, oleh karena itu hendaknya orang tua tetap meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan tersebut, karena kegiatan “Rapotan” berhubungan langsung dengan perkembangan anak. Dalam kegiatan tersebut, guru akan banyak membicarakan tentang perkembangan dan pertumbuhan anak yang tidak diketahui oleh orang tua di rumah. Guru juga akan memberikan rekomendasi khusus kepada orang tua anak yang membutuhkan perhatian khusus,selain itu guru juga mendorong orang tua untuk terus mengembangkan potensi yang sudah dimiliki oleh anak serta meningkatkan perkembangan anak baik perkembangan kognitif, fisik motorik, sosial emosional, bahasa, kreatifitas/seni, serta moral dan agama.

D.    Daftar Pustaka
Yus, Anita. (2012). Penilaian Perkembangan Belajar Anak Taman Kanak-    Kanak. Kencana Prenada Media Group. Jakarta.
Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (2015). Pedoman Penilaian     Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini. Tidak diterbitkan. Jakarta.
Agustin, Mubiar Dan Uyu Wahyudin. 2011. Penilaian Perkembangan Anak Usia Dini. Bandung: PT Refika Aditama.

Tags: