Contoh Cara Review Jurnal

Review Jurnal Internasional

Judul Jurnal : Impact of E-Learning and Digitalization in Primary and Secondary Schools

Penulis    1.    Sunday Tunmibi,
                2.    Ayooluwa Aregbesola,
                3.    Pascal Adejobi, 
                4.    Olaniyi Ibrahim

Sumber         : Journal of Education and Practice www.iiste.org
Judul Jurnal  :  Dampak E-Learning dan Digitalisasi di Sekolah Dasar dan Sekolah menengah

Deskripsi Isi Jurnal
Studi ini meneliti mengenai dampak e-learning dan digitalisasi di sekolah dasar dan menengah, dengan menggunakan Greensprings School di Lagos State, Nigeria sebagai studi kasus. Afrika kini memiliki lebih banyak anak di sekolah dasar dari sebelumnya, lebih banyak anak perempuan pergi ke sekolah dan lebih banyak perempuan yang berpendidikan (Isaacs dan berongga, 2012). E-learning merupakan bentuk kelanjutan dari mengajar di kelas di mana pembelajaran, baik online atau offline difasilitasi oleh penggunaan komputer, perangkat telekomunikasi, jaringan, dan penyimpanan kapasitas.

Selama bertahun-tahun, Teknologi Komunikasi (TIK) Informasi dan telah berkembang menjadi pendorong penting dari e-learning dan digitalisasi. Aiyebelehin (2012) sebagaimana dikutip oleh Makinde, Makinde dan Shorunke (2013) mempelajari pengaruh Informasi guru perlu penggunaan ICT di sekolah-sekolah di Nigeria yang menemukan bahwa, komputer, multimedia, papan, proyektor, telepon, internet, scanner, dan mesin fotokopi yang digunakan oleh guru. Ajadi, Salawu dan Adeoye (2008) mengamati bahwa sebagian besar Jenis umum dari e-learning diadopsi di sekolah Nigeria adalah dalam bentuk catatan kuliah pada CD-ROM yang dapat diputar setiap kali peserta didik inginkan.

Ada sangat sedikit sekolah yang diketahui bahwa telah mengadopsi tingkat tinggi pendidikan digital di Nigeria. Sekolah Greensprings, terletak di negara bagian Lagos, adalah salah satu sekolah pertama di Nigeria yang memberikan siswa pembelajaran dengan teknologi mutakhir dan telah pasti membuat pengajaran dan pembelajaran lebih menyenangkan dan produktif. Di Oktober 2012, sekolah resmi meluncurkan lingkungan belajar virtual (VLE) program mereka ditandai Virtual Learning Environment Program Greensprings. Guru di kedua sekolah dasar dan menengah pergi melalui pelatihan yang ekstensif dalam penggunaan papan tulis interaktif, tablet android dan komputer laptop.

Metodologi Penelitian
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode accidental sampling. Kuesioner digunakan sebagai pengumpulan data instrumen, dan metode statistik deskriptif diadopsi untuk analisis Sebanyak 40 siswa dan 40 guru sebagai sampel kuesioner. Namun, hanya total 32 dan 35 yang dapat digunakan dari kuesioner diberikan kepada masing-masing siswa dan guru. Deskriptif statistik metode (penggunaan tabel frekuensi dan grafik) diadopsi untuk analisis.

Baca Juga :  Model Model Pembelajaran Guru Madrasah Ibtidaiyah

Temuan Penelitian
Tanggapan dari siswa dan guru mengungkapkan bahwa penerapan teknologi e-learning di sekolah akan membantu untuk mempromosikan efisien, efektif dan cara yang produktif mengajar. Lebih dari itu, e-learning mempromosikan komunikasi yang lebih baik dan membantu guru dan siswa untuk berbagi akuntabilitas untuk belajar dan prestasi. Studi ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa setuju bahwa e-learning membantu siswa untuk memiliki akses ke sumber terbatas informasi; mengungkapkan hubungan antara mata pelajaran; mempromosikan berpikir kritis; dan mendorong cara siswa belajar Temuan Penelitian.

Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa sebagian besar guru sepakat bahwa e-learning lebih mudah dan efektif; membantu untuk lebih mengembangkan keterampilan komputer guru; dan membawa keluar yang terbaik pada siswa. Menariknya, kedua belah pihak sepakat bahwa e-learning membantu guru dan siswa untuk berbagi akuntabilitas untuk belajar dan meningkatkan prestasi

Tags: