Model Pembelajaran Sosial

  • Whatsapp
Undangan Digital

Bruce Joyce, Marsha Weil, dan Emily Calhoun (2009: 31) dalam bukunya Models of Teaching menggolongkan Model-model pembelajaran ke dalam empat jenis. Salah satu dari keempat jenis model pembelajaran Bruce Joyce, Marsha Weil, dan Emily Calhoun  (2011: 34) adalah model-model sosial. Model sosial dalam pengajaran telah dibangun untuk mendapatkan keuntungan dari fenomena ini dengan cara membuat komunitas pembelajar (learning community).

Model Pembelajaran Sosial

Pada dasarnya manajemen sekolah adalah soal pengembangan hubungan-hubungan kooperatif di dalam kelas. Pengembangan budaya sekolah yang positif merupakan proses pengembangan cara-cara integratif dan produktif dalam berintegrasi dan standar-standar yang mendukung aktivitas pembelajaran yang dinamis.

Bacaan Lainnya

Bruce Joyce, Marsha Weil, dan Emily Calhoun mengindikasikan model-model, beberapa pengembang/pencetus dan para pengembang ulang dari model-model sosial ini.

Termasuk dalam rumpun Model Sosial ini menekankan pada hubungan antara individu dengan masyarakat atau antara individu dengan orang lain. Model-model ini memfokuskan pada proses bahwa realitas adalah negosiasi sosial. Model-model pembelajaran dalam kelompok ini memberikan prioritas pada peningkatan kemampuan individu untuk berhubungan dengan orang lain, untuk meningkatkan proses demokratis, dan untuk belajar dalam masyarakat secara produktif. 

Model-model pembelajaran yang termasuk dalam rumpun Model Sosial (dalam Indrawati, 2011:3.6) disebutkan:
1) Model kerja kelompok (Group Investigation Model)
2) Model Inkuari Sosial (Social Inquiry Model)
3) Model Jurisprudensial (Jurisprudential Model)
4) Model Bermaian peran (Role playing Model)
5) Model Simulasi Sosial (Social Simulation Model)

Dapat diuraikan beberapa model tersebut sebagai berikut:
1.Model kerja kelompok (Group Investigation Model) Model ini dikembangkan berdasarkan teori John Dewey dan Herbert Thelen (Joyce & Weil, 2000). Dewyey menyatakan bahwa di dalam sekolah terorganisir sebagai suatu demokrasi miniatur. Pebelajar (siswa) berpartisipasi dalam pengembangan sistem sosial dan melalui pengalaman, berangsur- angsur belajar cara menerapkan metode ilmiah untuk meningkatkan menjadi manusia sosial. Model kerja kelompok dari Thelen merupakan model pembelajaran yang mengkombinasikan bentuk dan dinamika strategi pembelajaran tentang proses demokrasi dengan proses penemuan akademik (academic inquiry). Jadi model kerja kelompok merupakan model yang dapat mengembangkan keterampilan untuk berperan dalam kelompok yang menekankan pada keterampilan komunikasi interpersonal dan keterampilan inkuari ilmiah. Aspek-aspek pengembangan pribadi merupakan hal yang penting dari model ini

Pos terkait