Penerapan Agama dan Budaya Dalam Pendidikan Karakter

  • Whatsapp
Undangan Digital

Pendahuluan Pendidikan merupakan suatu proses pembelajaran serta pembimbingan yang terencana bagi seseorang agar tumbuh menjadi manusia yang berilmu, berkahklak, kreatif, bertanggungjawab, dan berkarakter . Karakter yaitu cara khas seseorang dalam bertindak dan berpikir untuk hidup dan bekerja sama, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Seseorang yang berkarakter adalah seseorang yang dapat membuat keputusan dan siap mempertanggungjawabkan hasil dari keputusannya tersebut. Karakter dapat dimaknai sebagai nilai-nilai perilaku seseorang yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, dan bangsa yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan, dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya, adat istiadat, dan estetika.

Pendidikan Karakter

Pendidikan, agama, dan budaya merupakan tiga bidang yang saling berkaitan, yaitu berkaitan pada nilai-nilai yang sangat penting bagi manusia dalam berbagai aspek kehidupan. Pendidikan selain proses transfer dan transmisi ilmu pengetahuan juga merupakan proses penanaman nilai dalam pembudayaan anak manusia. Agama berisi ajaran berbagai nilai luhur dan mulia bagi manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa. Budaya atau kebudayaan mencakup nilai-nilai luhur yang secara tradisional menjadi panutan bagi masyarakat. Di  dalam pendidikan karakter, pembelajaran agama dan budaya berfungsi untuk mencapai harkat dan martabat kemanusiaan dan kebudayaan manusia.

Bacaan Lainnya

Pembahasan Indonesia memerlukan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam jumlah yang tidak sedikit dan mutu yang maksimal sebagai pendukung pembangunan nasional. Untuk memenuhi SDM yang berkualitas tersebut, pendidikan berperan sangat penting. Hal itu sesuai dengan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dimana Pasal 3 menyebutkan :

Baca Juga :  Tujuan Pendidikan Islam

Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan nasional bertujuan memperkembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Berdasarkan fungsi dan tujuan pendidikan nasional tersebut, sangat jelas bahwa pendidikan disetiap jenjang harus dilaksanakan secara sistematis agar tujuan tersebut dapat tercapai. Hal itu tentu berkaitan dengan pembentukan karakter, sehingga peserta didik dapat bersaing, beretika, bermoral, sopan santun dan berinteraksi di tengah masyarakat.

Pos terkait