Manajemen Sarana Prasarana Sekolah

Pendahuluan
Manajemen Sarana Prasarana Sekolah ; Anak memiliki sifat dan karakter yang unik. Anak juga memliki kepribadian yang berbeda beda sehingga disini ada PAUD dimana berfungsi sebagai menumbuhkan, membina, mengembangkan seluruh potensi yang anak miliki, agar potensi yang ada dalam anak dapat berkembag secara optimal. Sehingga dapat memunculkan perkembangan prilaku dan kemampuan yang sesuai dengan pertumbuhanya. PAUD adalah salah satu sarana untuk mengembangkan anak. Selain itu sarana prasarana juga penting dalam membantu perkembangan yanga da dalam anak.

Manajemen Sarana Prasarana

Dalam mewujudkan PAUD yang dapat mengembangkan  potensi anak perlu adanya perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan juga adanya pengendalian. Dalam sarana prasarana juga perlu adanya tahapan untuk memperolehnya agar sarana prasarana dapat turun secara lancer dan tanpa kendali.

Sarana prasarana adalah perlengkapan pendukung uenyelenggaraan kegiatan pendidikan, pengasuhan, dan juga perlindungan. Pengadaan sarana prasarana ii perlu adanya penyesuaian dengan kebutuhan yang diperlukan, seperti jumlah anak, kondisi social, budaya dan juga jenis layanan.

Dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Tahun 2009 mengatur tentang kriteria dan perangkat Akreditasi Taman Kanak-Kanak/ Raudhatul Athfal (TK/RA). Sementara itu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomer 137 tahun 2014 tentang Standart Nasional Pendidikan AUD  adalah tentang pengelolahan dan penyelenggaraan pendidikan AUD di seluruh wilayah Indonesia.

Sarana prasana itu juga menunjang kemampuan perkembangan anak, anak juga sifatnya ingin bermain disini bermain sambil beljar adalah suatu hal yang dpat digunakan dalam menyampaikan pengetahuan dan ilmu secara asik dan menyenangkan. Permainan ada 2 jenis aitu indoor dan juga outdoor. Sebaiknya dalam pengajaran pada anak itu di ruangan yang luas agar gerak anak bebas dan juga anak dapat mengekspresikan dirinya sesuai dengan keinginanya.

Baca Juga :  Gemar Berliterasi di Tengah Pandemi

Dalam melakukan merencanakan Sarana Prasarana da hal penting yang perlu diperhatikan diantaranaya yaitu 5W 1H.
 What kegiatan apa saja yang harus dilakukan dalam mencapai tujuan? Hal ini sangatlah penting karena jika sarana prasarana tidak menunjang kegiatan pembelajaran kenapa harus diadakan sarana prasarana tersebut. Jika diadakan sama saja dengan tidak memfungsikan sarana prasarana tang ada.

Where dimana kegiatan hendak akan dilaksanakan? Jika kegiatan dilaksanakan dalam ruangan maka sarana yang ada dalam ruangan harus dimaksimalkan. Contohya dalam pengajaran anak usia dini dikelas ada papan tulis maka dalam pembelajaran dan bermain dapat menggunakan papan tersebut untuk menerangkan ke anak hal apa yang disampaikan.

When bilamana kegiatan tersebut hendak dilakukan? Hal ini bertujuan agar mengerti kegiatan apa saja yang akan dilakukan dalam kegiatan pembelajaran atau sering disebut dengan RPPH.

How bagaimana cara melaksanakan kegiatan kearah yang akan dicapai? Mengenai ini merupakan perencanaan RPPH agar pencapaian itu sesuai dengan indikataor, tujuan yang diinginkan dalam penyampaian materi pembelajaran dihari tersebut.

Who pertnyaan siapa? Yang paling cocok adalah sarana prasarana tersebut ditujukan untuk siapa, gar sarana prasarana tersebut sesuai dengan manfaatnya.
Why mengapa? Mengapa sarana prasarana tersebut dibutuhkan dalam kegiatan belajar mengajar.

Dalam mewujudkan paud yang dapat mengembangkan potensi pada anak perlu adanya Planning (perencanaan), Organizing (pengorganisasian), Actualing (pelaksanaan), Controlling (pengendalian) sering juga disingkat dengan POAC. Tanpa adanya POAD ini maka pembelajaran akan tidak berjalan secara efektif dan juga efisien sesuai tujuan yang akan dicapai.

Pendidikan seharusnya menekankan “belajar dan menemukan” agar anak dapat membangun rasa pemahaman sendiri dari hasil yang diamati di lingkungan sekitar tersebut. Selain itu juga dapat membangun aspek-aspek yang berkembang dalam dirinya deiantaranya aspek tersebut adalah Agama dan Moral, Motorik, Sosial Emosional, Bahasa, Kognitif, Seni. Pengorganisasian pembelajaran ini harus mengasih kesempatan anak agar memilih kegiatan yang anak inginkan. Karena anak dapat mengembangkan kemampuanya sesuai kesukaannya itu justru lebih baik dari pada paksaan yang ada, selain itu anak juga dapat mengapresiasikan aspek mana yang berkembang secara unggul dalam tubuh ana melalui kegiatan yang anak pilih.

Baca Juga :  Teknik Supervisi Pendidikan

Oleh : Neviantikna Inggia Cahyaning Putri

Penutup
Sarana prasarana sanggatlah penting dalam kegiatan pembelajaran anak usia dini, karena hal tersebut sanggat menunjang perkembangan aspek-aspek dalam anak. Pengorganisasian sarana prasarana juga harus sesuai dengan hal yang dibutuhkan agar tepat sasaran, tidak sia-sia dalam memfasilitasi. Anak usia dini memerlukan sarana prasarana yang sangat banyak dan juga yang menarik agar anak semangat dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Seliain itu sebagai tenaga pendidik kita harus pintar pintar dalam mensarana prasaranai anak agar tidak sia-sia dan bermanfaat sesuai tujuan yang ingin dicapai.

Daftar Pustaka
Mulyasana. 2012. Manajemen PAUD. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Arifin & Barnawi. 2016. Manajemen Sarana &  Prasarana Sekolah. Jogjakarta: Ar-ruzz Media
Ibrahim Bafadal. 2004. . Manajemen Perlengkapan Sekolah Teori dan Aplikasinya. Jakarta: Bumi Aksara
Nurbaiti. Majagemen sarana prasarana sekolah. Imanajer Pendidikan. 9(4):536-546

Tags: