Prinsip-Prinsip Pengelolaan Kelas

  • Whatsapp
Undangan Digital

PENDAHULUAN 
Pendidikan Anak Usia Dini  adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun. Pendidikan Anak Usia Dini berfungsi membina, menumbuhkan, dan mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki anak pada usia dini secara optimal sehingga terbentuk perilaku dan perkembangannya agar memiliki kesiapan untuk memasuki pendidikan selanjutnya.

Prinsip-Prinsip Pengelolaan Kelas

Pendidikan Anak Usia Dini menjadi pendidikan yang sangat penting mengingat potensi kecerdasan dan dasar-dasar perilaku seseorang terbentuk pada rentang usia ini. Sedemikian pentingnya masa ini sehingga usia dini sering disebut sebagai the golden age (usia emas). Pada masa ini anak harus diberikan pendidikan, stimulus, dan contoh kongkrit dari berbagai pihak dan lingkungannya guna membantu anak melalui tahapan-tahapan perkembangannya termasuk perkembangan otak dan kecerdasannya. Guna membantu mengembangkan kecerdasan anak, dalam Pendidikan Anak Usia Dini harus didorong oleh tenaga pengajar yang berkualitas.

Bacaan Lainnya

Tenaga pengajar yang berkualitas harus memiliki kompetensi pedagogis, profesional, sosial, dan kepribadian. Salah satu keterampilan dalam kompetensi profesional yang harus dimiliki guru adalah pengelolaan kelas. Menurut Suyanto dan Asep Djihat (2012:116) pengelolaan kelas adalah upaya yang dilakukan guru untuk mengkondisikan kelas dengan mengoptimalisasikan berbagai sumber (potensi yang ada pada guru, sarana, dan lingkungan belajar di kelas) yang ditujukan agar proses belajar mengajar dapat berjalan sesuai perencanaan dan  tujuan yang ingin dicapai. Dalam penerapannya, guru harus memegang prinsip-prinsip pengelolaan kelas agar perencanaan yang telah disusun dapat berjalan dengan baik. 
   
PEMBAHASAN 
Manajemen kesiswaan merupakan proses pengurusan segala hal yang berkaitan dengan siswa, pembinaan sekolah mulai dari penerimaan siswa, pembinaan siswa berasa di sekolah, sampai dengan siswa menamatkan pendidikannya mulai penciptaan suasana yang kondusif terhadap berlangsungnya proses belajar mengajar yang efektif.  Mulyono mengemukakan bahwa manajemen kesiswaan adalah seluruh proses kegiatan yang direncanakan dan diusahakan secara sengaja serta pembinaan secara kontinyu terhadap seluruh siswa (dalam lembaga pendidikan yang bersangkutan) agar dapat mengikuti proses belajar mengajar secara efektif dan efisien.

Pos terkait