Sifat Kreatif Pada Anak Usia Dini

  • Whatsapp

Anak usia dini yang dikemukan oleh NAEYC (National Assosiation Education for Young Chlidren) adalah sekelompok individu yang berada pada rentang usia antara 0 – 8 tahun. Anak usia dini merupakan sekelompok manusia yang berada dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Pada usia tersebut para ahli menyebutnya sebagai masa emas (Golden Age) yang hanya terjadi satu kali dalam perkembangan kehidupan manusia. Pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini perlu diarahkan pada fisik, kognitif, sosioemosional, bahasa, dan kreativitas yang seimbang sebagai peletak dasar yang tepat guna pembentukan pribadi yang utuh.Kreativitas merupakan salah satu potensi anak yang haru dikembangkan sejak dini. Setiap anak memiliki bakat kreatif, bila ditinjau dari segi pendidikan, bakat kreatif dapat dikembangkan, oleh karena itu perlu dipupuk sejak usia dini.
Sifat Kreatif Pada Anak Usia Dini

Anak usia dini yang kreatif dalam perilaku dan kegiatan sehari-harinya dapat dicerminkan ciri-ciri sebagai berikut:
a)    Senang menjelajahi lingkunganya, mengamati dan memegang segala sesuatu, mendekati segala macam tempat atau sudut seakan-akan mereka haus akan pengalaman.
b)    Senang melakukan eksperimen. Hal ini tampak dari perilaku anak yang senang mencoba-coba dan melakukan hal-hal yang sering membuat orang tua atau guru keheranan dan tidak jarang pula merasa tidak berdaya manghadap tingkah laku anak seperti senang membongkar bongkar barang atau alat permainan.
c)    Senang mengajukan berbagai macam pertanyaan yang terkadang orang tua atau guru tidak mampu menjawabnya. Anak seolah-olah merasa tidak puas untuk berbagai jawaban yang diberikan.
d)    Senantiasa ingin mendapatkan pengalaman-pengalaman baru, ia senang melakukan atau mencoba berbagai hal dan senang “berpetualang”. Anak terbuka terhadap rangsangan-rangsangan baru.
e)    Memiliki sifat spontan dan cenderung menyatakan pikiran dan perasaannya sebagaimana adanya, tanpa adanya hambatan.
f)    Jarang menunjukan rasa bosan, selalu ingin melakukan sesuatu.
g)    Memiliki daya imajinasi yang tinggi. Atau menggunakan imajinasi ketika bermain peran, bermain bahasa, bercerita

Baca Juga :  Pentingnya Karateristik Moral Pada Siswa

Bacaan Lainnya

h)    Anak cenderung aktif
i)    Berkonsentrsi untuk tugas individu dalam waktu cukup lama
j)    Anak mengambil inisiatif ( ditunjukkan saat yang berbeda pada setiap anak)
k)    Memiliki sifat menghargai yaitu sifat untuk dapat menghargai bimbingan dan pengarahan dalam hidup, menghargai kemampuan dan bakat-bakat sendiri yang sedang berkembang.
l)    Memiliki sifat berani mengambil resiko yaiu sifat berani memberikan jawaan  meskipun belum tentu benar, tidak takut gagal atau mendapat kritik, tidak raguragu karena kitak jelasan, hal hal yang tidak konvensional atau kurang terstruktur.
m)    Memiliki rasa tertantang oleh kemajemukan yaitu sifat untuk selau terdorong mengatasi masalah yang sulit, merasa tertantang oleh situasi situasi yang rumit, lebih tertaik pada tugas tugas yang cenderung sulit.

Pos terkait