Pengaruh pembelajaran visual auditori kinestetik Terhadap perkembangan intelegensi

Edukasi Kita ;
Bab I Pendahuluan
Latar Belakang Tujuan awal pendidikan adalah keberhasilan peserta didik yang berkualitas memiliki kemampuan bakat keilmuan dan keimanan. Pemerintah dan lembaga pendidikan melakukan berbagai usaha dalam meningkatkan kualitas dengan memberi strategi yang inofvatif, menggunakan media media bantu sampai dengan perubahan kurikulum.
Pengaruh pembelajaran visual auditori kinestetik Terhadap perkembangan intelegensi
Gaya belajar merupakan kecenderunagan siswa untuk memilih suatu metode tertentu dalam belajarnya yang bertujuan untuk mendapatkan pendekatan belajar yang sesuai dengan tuntutan belajar. Seseorang memiliki cara belajar tersendiri  dan dengan cara yang berbeda beda. Memahami gaya belajar merupakan suatu cara terbaik bagi siswa untuk memaksimalkan hasil belajar, setelah siswa mengetahui metode belajar dan juga cara belajar yang tepat dapat membantu mengembangkan dan mengelolah agar dapat memaksimalkan hasil belajar, siswa yang telah menemukan cara belajar dapat mengembangkan kemampuan bahkan dibidang yang sebelumnya dirasa sulit.

Keberhasilan memilih metode dapat ditinjau dari gaya belajar itu menunjukan cara tercepat dalam pemahaman suatu informasi yang di terima dari luar, tugas seorang tenaga ajar adalah memahami bagaimana perbedaan gaya belajar dan metode pembelajaran yang sesuai dengan siswa agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan maksimal.

B.    Rumusan masalah
1.    Apa yang dimaksud dengan gaya belajar?
2.    Apa saja macam macam gaya belajar?
3.    Apakan gaya belajar dapat meningkatkan integelensi?

C.    Tujuan penulisan
1.    Mengetahui apa yang dimaksud dengan gaya belajar
2.    Mengetahui macam macam gaya belajar
3.    Mengetahui hubungan antara gaya belajar dan integelensi

BAB II PEMBAHASAN
A.    Pengertian Gaya Belajar
Menurut kamus besar bahasa indonsia gaya adalah tingkah laku, gerak gerik, dan sikap sedangkan belajar adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu, berubah tingkah laku dari pengalaman.  Belajar dapat diartikan sebagai suatu proses tertentu yang aktiv dan memiliki suatu tujuan atau acuan tertentu untuk meningkatkan suatu perbuatan atau pengertian baru.

Menurut P. De Cecco Wiliam Crow ford dalam bukunya the psycology of learning and intruction belajar merupakan perubahan yang relatif tetap dalam suatu kecenderungan tingkah laku sebagai suatu praktek penguatannya.

Menurut Ws Wingkel belajar merupakan Suatu aktivitas mental/psikis, yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan, yang menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan, pemahaman, keterampilan dan sikap perubahan itu bersifat secara relatif konstan dan berbekas.

Menurut Fleming dan Mills (1992), gaya belajar merupakan kecenderungan siswa untuk mengadaptasi strategi tertentu dalam belajarnya sebagai bentuk tanggung jawabnya untuk mendapatkan satu pendekatan belajar yang sesuai dengan tuntutan belajar di kelas/sekolah maupun tuntutan dari mata pelajaran.

Drummond (1998:186) mendefinisikan gaya belajar sebagai, “an individual’s preferred mode and desired conditions of learning.” Maksudnya, gaya belajar dianggap sebagai cara belajar atau kondisi belajar yang disukai oleh pembelajar.

Willing (1988) mendefinisikan gaya belajar sebagai kebiasaan belajar yang disenangi oleh pembelajar. Keefe (1979) memandang gaya belajar sebagai cara seseorang dalam menerima, berinteraksi, dan memandang lingkungannya. Dunn dan Griggs (1988) memandang gaya belajar sebagai karakter biologis bawaan.

Menurut DePorter & Hernacki, “gaya belajar merupakan suatu kombinasi dari bagaimana ia menyerap, dan kemudian mengatur serta mengolah informasi. kunci untuk mengembangkan kinerja dalam pekerjaan, disekolah, dan dalam situasi antar pribadi.”

Baca Juga :  Strategi Dan Metode Pembelajaran Matematika Yang Efektif Bagi Siswa Mi Al Hikmah Kalidawir

Nasution memaparkan bahwa gaya belajar merupakan cara yang konsisten yang dilakukan oleh seorang dalam menagkap stimulasi atau informasi, cara mengingat, berfikir, memproses atau mengamati suatu informasi.

Menurut Adi W. Gunawan, pengertian gaya belajar adalah cara yang lebih disukai dalam berfikir memproses dan mengerti suatu informasi. 
Jadi gaya belajar merupakan kecenderungan seseorang menggunakan strategi tertentu yang dilakukan secara konsisten  untuk mendapatkan suatu informasi yang dari informasi tersebut seseorang dapat mencapai sesuatu yang diwajibkan dan membawa suatu perubahan dalam pemahaman, pengetahuan, keterampilan, bahkan perilaku.

B.    Macam Macam Gaya Belajar 
Menurut Boobi De Poter dan Mike Hermacki secara umum gaya belajar dikelompokan dlam tiga kelompok besar, yaitu gaya visual, audiotori dan kinestetik
a.    Gaya belajar visual
a)    Macam macam gaya belajar visual
Gaya belajar visual dibagi menjadi dua, yang pertama adalah gaya belajar visual eksternal yaitu pembelajaran yang biasa dilakukan di lingkungan yang fleksibel mereka tidak akan terganggu karena keributan dilingkungannya, tapi mereka akan  terganggu apabila penglihatan mereka terhalangi oleh orang yang didepan merekamereka belajar dengan menulis makalah atau laporan, mereka menghafal dengan melihat pada umumnya mereka akan mencatat di kertas dengan pena berwarna agar mudah diingat dan agar lebih menarik. Yang kedua adalah gaya belajar visual internal, yaitu orang orang yang dapat langsung membayangkan suatu konsep dalam gambar dari suatu sumber yang kongkrit detail dan nyata, mereka sangat suka membayangkan meskipun hal hal tersebut tidak pernah dilihat seperti sejarah  mereka dapat menelusuri tersebut dengan berimajinasi
b)    Ciri ciri gaya belajar visual
1.    Lebih mengingat apa yang dilihat daripada yang di dengar
2.    Suka mencoret coret sesuatu yang kadang tak punya arti yang jelas
3.    Pembaca tekun dan cerdas
4.    Lebih suka membaca sendiri dari pada di bacakan
5.    Suka hal yang rapi dan teratur
6.    Sngat mementingkan masalah penampilan
7.    Teliti dan detail
8.    Pengeja yang baik
9.    Lebih memahami gambar dan bagan dari pada intruksi tertulis

Ciri-ciri bahasa tubuh yang menunjukkan seseorang gaya
belajar Visual yaitu biasanya duduk tegak dan mengikuti penyaji dengan matanya
b.    Gaya belajar auditori
a)    Macam macam gaya belajar auditori
Gaya belajar auditori dibagi menjadi dua. Yang pertama, gaya belajar auditori eksternal merupakan gaya belajar yang mereka akan lebih mengingat materi yang didengar dari pada yang dilihat, mereka lebih suka mendengarkan k aset dari pada membaca buku, biasanya gaya belajar auditori eksternal cenderung saling bergantung jadi mereka lebih senang apabila mereka belajar dengan berdiskusi. Yang kedua, yaitu cara belajar auditori internal yaitu pembelajaran yang lebih mandiri, mereka akan lebih suka menyendiri atau hanya dengan kelompok kecil, mereka akan terganggu apabila suasana ribut dan kecerdasan interpersonal akan sangat membantu bagi pembelajaran dengan gaya ini.

Baca Juga :  Pengembangan E-Learning Berbasis Moodle

b)    Ciri ciri gaya belajar auditori
1.     Lebih cepat menyerap materi dengan  mendengarkan
2.    Menggerakan bibir mereka dan mengucapkan tulisan yang mereka baca
3.    Suka membaca dengan keras dan dengan mendengarkan
4.    Dapat mengulangi kembali dan menirkan nada irama dan warna suara
5.    Pandai dalam bercerita dan berbicara
6.    Berbicara dengan irama yang terpola
7.    belajar dengan mendengarkan dan diskusi
8.    suka berbcara dan menjelaskan panjang dan lebar
9.    lebih pandai mengeja daripada menuliskannya
10.    suka musik dan bernyanyi
11.    tidak dapat diam dalam waktu lma
12.    sangat senang melakukan tugas kelompok
Ciri-ciri bahasa tubuh yang menunjukkan seseorang gaya belajar Auditorial yaitu sering mengulang dengan lembut kata-kata  yang di ucapkan penyaji, atau sering menggunakan kepalanya saat fasilitator menyajikan informasi lisan
c.    Gaya belajar kinestetik
a)    Macam macam gaya belajar kinestetik
Gaya belajar kinestetik dibagi menjadi dua. Yang pertama, gaya kinestetik Ekaternal yaitu gaya belajar yang basanya dilakukan dengan menyerap informasi dengan gerakan, dan sentuhan mereka juga sangat mengingat lokasi dengan sangat baik, para pembelajar ini disarankan untuk menempatkan diri pada lingkungan yang aktif, permainan kelompok, dan kegiatan langsung mempraktikkannya. Yang kedua, gaya kinestetik internal  adalah belajar dengn membuat kesimpulan dar apa yang mereka dengar nada, suara atau ekspresi wajah para pembelajar kinestetik internal jarang sekali menganggkat tangan saat di kelas.

b)    Cari ciri gaya belajar kinestetik
1.    Selalu berorientasi fisikdan banyak bergerak
2.    Berbicara dengan perlahan
3.    Menanggapi perhatian fisik
4.    Suka menggunakan banyak peralatan dan media
5.    Menyentuh orang untuk mendapat perhatian orang lain tersebut
6.    Berdiri dekat ketika berbicara dengan orang lain
7.    Mempunya perkembangan awal otot otot yang besar
8.     Belajar melalui praktik
9.    Menghafal dengan cara berjalan dan melihat
10.    Menggunakan jari sebagai petunjuk saat membaca
11.    Banyak menggunakan isyarat tubuh
12.    Tidak dapat diam dalam waktu lama
13.    Menggunakan kata kata yang mengandung akso
14.    Suka buku buku yang berorientasi pada cerita
15.    Ingin melakukan segala sesuatu dan menyukai perminan dan olahraga
Ciri-ciri bahasa tubuh yang menunjukkan seseorang gaya belajar Kinestetik yaitu sering memnunduk saat ia mendengarkan

C.    Pengaruh gaya belajar terhadap integelensi
a.    Macam macam integelensi
a)    Linguistic intelegence/kecerdasan linguistik
Biasanya kecerdasan liguistik berhubungan dengan kemampuan berbahasa dan penggunaan bahasa, orang yang mempunyai kecerdasan ini biasanya suka bermain main dengan bahasa seperti menulis atau membaca, biasanya sangat tertarik dengan suara, arti narasi. Keunggulan kecerdasan liguistik adalah sangat mudah mengingat tanggal tempat dan juga nama
b)    Logical-mathematical intelligence/kecerdasan logis-matematis
Kecerdasan matematic sangat berhubungan dengan angka, rumus, pola atau logika, biasanya orang yang memiliki kecerdasan matematis suka dengan teka teki, arimatik, dan penyelesaian masalah matematika dan suka terhadap kompoter dan pemrogaman

c)    Musical intelligence/kecerdasan musikal
Kecerdasan yang berhubungan dengan nada, melodi, ritme atau musik, orang yang memiliki kecerdasan musikal  dapat membuat musik sendiri dan sangat sensitif dengan melodi dan nada. Biasanya mereka hoby menyanyi dan bersenandung sendiri atau menciptakan lagu serta usik
d)    Bodily-kinesthetic intelligence/ ke cerdasan tubuh-kinestetik
Kecerdasan ini berhubungan dengan penggerakan dan keterampilan oleh tubuh, biasanya orang yang memiliki kecerdasan ini menjadi seorang penari atau aktor, mereka meiliki bakat mekanik tubuh dan pintar dalam menirukan ekspresi dan mimik wajah
e)    Spatial intellegence/kecerdasan spasial
Berhubungan dengan bentuk lokasi, bentuk dan hubungan keduanya. Biasanya orang yang memiliki kecerdasan ini menyukai perancangan bangunan, membaca peta, diagram dan bagan, mereka juga dapat mengeksplorasi dengan cara mereka sendiri
f)    Interpersonal intellegence/kecerdasan interpersonal
Kecerdasan yang berhubungan dengan kemampuan untuk bisa mengerti perasaan orang lain. Mereka biasanya baik dalam meaham orang lain, berinteraksi  dan berorganisasi

Baca Juga :  Langkah-Langkah Pembelajaran Model Elaborasi

g)    Intrapersonal integellence/kecerdasan intrapersonal
Merupakan kecerdasan yang dapat mengerti dirinya sendiri orang yang memiliki kecerdasan ini biasanya sangat berrperilaku mandiri dan lebih menekuni pekerjaan individu, mereka cenderung memiliki kepercayaan diri akan bakatnya dan suka memberi pendapat
h)    Naturalis intellegence
Kecerdasan ini memungkinkan seseorang untuk berinteraksi dengan lingkungan dan mengombinasikan banyak budaya
i)    Spiritual intellegence
Kecerdasan seseorang dalam mengetahui dan menghayati bahwa dirinya diberikan rahmat dan anugerah oleh tuhan
j)    Exitencial intellegence/intelegensi eksistensial
Kecerdasan yang muncul karna sebuah penasaran, penasaran akan jati dirinya seperti apa tujuan hidup? Dan menibulkan imajinasi tentang apa peran dirinya dalam dunia

b.    Hubungan antara cara belajar dan peningkatan intelegensi
   Banyak orang yang berfikir bahwa untuk mencapai hasil belajar yang maksimal maka seseorang harus memiliki kecerdsan yang tinggi, karna kecerdasan merupakan bekakal potensial yang yang akan memudahkan dalam belajar yang pada akhirnya seseorang dapat memperoleh hasil belajar yang maksimal, setelah menemukan kekuatan dan kelemahan cara berfikir dan juga kecerdasan naka kita perlu mengetahui gaya belajar agar kita dapat menemukan teknik yang tepat meningkatkan dan memaksimalkan metode dan gaya belajar yang apabila itu sudah terlaksana maka seseorang akan mendapatkan hasil belajar yang maksimal

PENUTUP
Kesimpulan
1.    gaya belajar merupakan kecenderungan seseorang menggunakan strategi tertentu yang dilakukan secara konsisten  untuk mendapatkan suatu informasi yang dari informasi tersebut seseorang dapat mencapai sesuatu yang diwajibkan dan membawa suatu perubahan dalam pemahaman, pengetahuan, keterampilan, bahkan perilaku.
2.    gaya belajar dikelompokan dlam tiga kelompok besar, yaitu gaya visual, audiotori dan kinestetik
3.    apabila seseorang menemukan gaya belajar yang sesuai maka seseorang tersebut akan menemukan kecerdasan dan dapat mencapai hasil belajar yang maksimal

DAFTAR PUSTAKA
Anna WS ,2002,  REMAJA MEMBANGUN KEPRIBADIAN, PT perca, (PT perca : Jakarta)
Bobby DePorter dan Mike Hernacki, 2001,  Quantum Learning:  Membiasakan Belajar  Nyaman dan Menyenangkan  (kaifa :bandung)
Gordon Dryden dan Dr. Jeannette Vos, 2002, Revolusi Cara Belajar (the Learning revolution): Belajar akan efektif kalau anda dalam keadaan fun (kaifa : bandung)
http://minartirahayu.blogspot.com/2013/03/pengertian-gaya-belajar-berbagai-macam.html
http://www.referensimakalah.com/2013/02/pengertian-gaya-belajar.html
https://kbbi.web.id/belajar
https://www.wawasanpendidikan.com/2014/09/Pengertian-Gaya-Belajar-Siswa-Menurut-Ahli.html

Oleh : dzunur aini aghniyah

Tags: