Sublimasi Manhaj Dan Pancasila Untuk Islam Yang Rahmatan Lil ‘Alamin

  • Whatsapp
Undangan Digital
Edukasi Kita – Pendahuluan Indonesia adalah salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar didunia, meskipun mayoritas penduduk negara adalah muslim, namun negara indonesia tidak menerapkan sistem pemerintahan islam, mengapa ? karena indonesia terbentuk tidak hanya karena upaya orang beragama islam saja, namun juga umat agama lain. Indonesia berdiri karena perbedaan, yang terdiri dari berbagai macam ras dan suku, juga agama yang dianut.
Sublimasi Manhaj Dan Pancasila Untuk Islam Yang Rahmatan Lil ‘Alamin
Pancasila, tidak bisa dipisahkan dengan Indonesia, karena, Pancasila merupakan ideologi negara kita tercinta ini. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sudah mewakili cita-cita bangsa, karena memang pancasila dibentuk sesuai kepribadian bangsa indonesia, yang suka bergotong royong, dan juga mencintai perbedaan, menjujunjung tinggi kemanusiaan.
Sebagai orang muslim yang posisinya merupakan penduduk mayoritas di Indonesia ini, maka, bagaiman sikapnya dalam mejalani kehidupan lah yang berpengaruh besar dalam negeri ini. Sebagai pelaku perdamaian dalam negeri, pemelihara kesatuan negeri, dan sebagai pembawa peradaban negeri. Inilah megapa essai ini penting untuk diulas.

Pembahasan
Islam terkenal sebagai agama yang damai, ajarannya tidak memaksa, tidak perlu pemaksaan dalam beragama, karena kebenaran agama itu lah yang akan membuat orng mempercayai dan mengikuti. Islam sebagai agama yang mengatur ummatnya dengan sangat detail, mulai dari hal yang besar hingga hal yang remeh temeh namun penting.

Bacaan Lainnya

Namun, melihat bagaimana orang-orang memandang islam masa kini sebagai agama yang keras, betapa islam dianggap teroris yang ditakuti, hingga ada istilah islamophobia akibat sebagian kecil kelompok beragama yang mengatasnamakan agama untuk mekakukan teror, islam yang seperti ini lah yang dinamakan radikal, sebenarnya radikal adalah suatu hal yang tidak melulu negatif. Islam radikal berpandangan agama secara ekstrem, fanatik, fundamental, dan revolusioner. Tidak masalah jika sekedar cara pandang dan penganutnya mau membuka ruang dialog dengan pihak lain, adalah masalah ketika ketika cara pandang tersebut diwujudkan dalam tindak kekerasan, pemaksaan kehendak, melakukan teror yang tidak sesuai dengan nilai kemanusiaan.

Baca Juga :  Dampak dari Konsep Belajar Merdeka dan Konstruktivisme Bagi Generasi Masa Depan

Agar terbentuk islam yang harmonis maka moderasi islam adalah suatu hal yang sangat penting. Ketika semua umat islam bersikap moderat, akan kita lihat bagaiman islam yang damai itu. Silahkan saja untuk seseorang mengikuti seoramg Imam, meyakini dan bertaklid pada imam yang ia percaya, melaksanakan islam sesuai manhaj yan ia yakini. Saat ini sudah bukan saatnya berdebat siapa yang paling benar karena tiap golongan punya dalil yang menguatkan keyakinan masing-masig. Tidak ada orang islam yang bercita-cita untuk masuk neraka.

Pos terkait