Ilmu Pengetahuan Dalam Islam

  • Whatsapp
Undangan Digital
Agama dalam arti luas merangkum segala sesuatu yang berhubungan dengan akidah, ibadah, pergaulan (sesama umat manusia) merupakan teras dalam kehidupan individu dan masyarakat. Dari Agama kehidupan mengambil nilai, mendapat arah dan segala dasar yang pokok. Agama faktor penyokong yang baik dalam perkembangan diri manusia dan masyarakat. Penjamin hidup bahagia dan kemajuan yang seimbang. 
Ilmu Pengetahuan Dalam Islam
Islam adalah agama yang merangkul ilmu, menganggap suci perjuangan orang-orang pandai, dan apa yang mereka temukan dalam fakta-fakta wujud dan rahasia alam. Allah SWT berfirman Q.S. 58 al-Mujadalah yang artinya 11:
“… Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat…”

Ilmu yang sebenar-benarnya adalah sebaik-baiknya asas sesudah iman, agama dan akhlak untuk mencapai kemajuan, kemakmuran dan kekuatan, baik dunyawiyah maupun ukhrowiyah. Ilmu adalah sebaik alat yang digunakan manusia dalam mengkaji masalah yang dihadapinya dan untuk mencapai penyelesaian yang konkrit.  Imam al-Ghazali menyatakan bahwa ilmu wajib didahulukan sebelum ibadah, sebab dengan ilmu ibadah menjadi sah dan selamat. Karena itu, ilmu bermanfaat wajib dicari dan diamalkan. Pertama-tama hurus dikenal siapa yang disembah, kemudian menyembah-Nya. Bagaimana seseorang menyembah Zat, sedangkan mereka tidak mengenal nama dan sifat-Nya, apa perintah dan larangan-Nya.

Bacaan Lainnya

Bagi umat muslim agama Islam bukan sekedar agama yang menyangkut hubungan dengan Allah SWT saja. Tetapi Islam adalah agama peradaban, akidah, ibadah dan sistem hidup yang menyeluruh bagi umat manusia. Bagi seorang muslim, agama dan ilmu memiliki hubungan yang senantiasa baik. Keduanya berupa prinsip dan amal, sistem dan kehidupan. Dengan demikian, ilmu tidak hanya terbatas pada ilmu syari’at atau ilmu agama saja, melainkan menyeluruh yang mengatur segala yang berhubungan dengan kehidupan.

Baca Juga :  Pengertian Sains Dalam Islam

Konsep ilmu secara filosofis dalam khazanah pemikiran Islam dapat dijumpai pada pemikiran Ibn Taimiyah. Memang ulama sebelumnya telah ada yang membahas ilmu secara filosofis seperti yang diungkap oleh Abu Ya’la, salah seorang sahabat Ahmad bin Hanbal, khususnya mengenai ilmu dan perbedaanya dengan “kepercayaan”. Namun demikian, konsepnya masih samar-samar.

Pos terkait