Komponen-Komponen Teori Elaborasi

  • Whatsapp
Undangan Digital

Komponen-Komponen Teori Elaborasi
Ada tujuh komponen strategi yang diintergrasikan dalam teori elaborasi (Reigeluth dan Stein, 1983), yaitu:
a.    Urutan elaboratif
Urutan elanboratif adalah urutan dari sederhana ke kompleks atau dari umum ke rinci, yang memiliki karakteristik khusus. Dikatakan memiliki karakteristik khusus karena mempreskripsikan cara yang amat berbeda dengan cara-cara yang umum dipakai untuk menata urutan pembelajaran dari umum ke rinci. Umpamanya, dalam mengajar kimia tentang elektrokimia, seseorang dapat saja mulai dengan memberikan rangkuman mengenai bilangan reduksi dan oksidasi dan sel elektrokimia, kemudian menjelaskan rincian peristiwa-peristiwa penting itu.

Komponen-Komponen Teori Elaborasi

Urutan elaboratif memiliki 2 hal, yakni:
a.    Penyajian isi bidang studi pada tingkat umum mengepitomasi (bukan merangkum bagian isi yang lebih penting)
b.    Epitomasi dibuat atas dasar satu tipe struktur isi bidang studi
Epitome sering dikacaukan dengan rangkuman (summary). Dalam konteks kajian Teori elaborasi, kedua istilah ini dibedakan. Epitome dapat dipadankan dengan kerangka isi, yang hanya mencakup sebagian kecil isi bidang studi yang amat penting, yang berfungsi sebagai konteks dari isi-isi bidang studi lainnya yang lebih rinci. Rangkuman adalah komponen strategi yang memuat semua bagian isi bidang studi yang penting, biasanya berupa pengertian-pengertian singkat dari konsep, prosedur, atau prinsip yang dipelajari. Di bawah ini disajikan contoh epitome pada materi Kimia

Bacaan Lainnya

b.    Urutan prasyarat belajar
Urutan prasyarat belajar yang dimaksud di sini sepadan dengan struktur belajar atau hirarki belajar yang dikemukakan oleh Gagne (1968).Sebagai komponen strategi teori elaborasi.urutan prasyarat belajar didefinisikan sebagai struktur yang menunjukkan konsep-konsep, atau prosedur-prosedur, atau prinsip-prinsip mana yang harus dipelajari sebelum konsep-konsep,  atau prosedur-prosedur, atau prinsip-prinsip lain bisa dipelajari. Oleh karena itu, ia menampilkan hubungan prasyarat belajar untuk suatu  konsep, prosedur, atau prinsip. Prasyarat belajar harus dikuasai sebelum si belajar bisa mempelajari konsep, prosedur, atau prinsip berikutnya.Contoh, untuk mempelajari materi elektrokimia, si-belajar harus mampu menyetarakan reaksi kimia dan mampu melakukan perhitungan kimia (stoikiometri).

Baca Juga :  Media Pembelajaran BUCIN (Buku Cerpen Pintar)

c.    Rangkuman
Ada 2 jenis rangkuman yang diperkenalkan dalam teori elaborasi, yaitu: (1) rangkuman internal dan (2) rangkuman eksternal. Rangkuman internal diberikan pada setiap akhir suatu pelajaran dan hanya merangkum bidang studi yang baru diajarkan, sedangkan rangkuman eksternal, diberikan setelah beberapa kali pelajaran , yang merangkum semua isi yang telah dipelajari dalam beberapa kali pelajaran itu.

Pos terkait