Metode Fun And Stimulation Technique (Fast) dalam pembelajaran

  • Whatsapp
Undangan Digital
Metode Fun And Stimulation Technique (Fast) dalam pembelajaran
FAST adalah Fun And Stimulation Technique yang menggunakan prinsip ingatan berupa : gerak, nada, imajinasi, simbol/visualisasi, humor, asosiasi, dan indra. Sedangkan teknik ingatan yang digunakan adalah kombinasi antara teknik asosiasi visual dan persamaan bunyi yang ditampilkan dalam gambar pemicu ingatan. Tujuan pembelajaran dengan metode ini adalah mengembangkan dan mendayagunakan potensi otak anak-anak dengan membekali keterampilan cara belajar dan cara berfikir efektif. Setiap anak yang menggunakan Metode FAST akan mengalami 3 (tiga) peningkatan, yaitu: motivasi belajar, daya ingat, serta prestasi belajar.
Metode Fun And Stimulation Technique (Fast) dalam pembelajaran

Metode FAST tidak menggunakan metode belajar membaca konvensional yang sebagaimana mengajarkan nama-nama huruf alfabet (ABCD), karena metode tersebut dianggap telah kuno dan memperlambat anak bisa membaca. Metode FAST menggunakan metode stimulasi kreatif bagi anak yang banyak memberikan humor, nada, gerakan, dan teknik imajinasi yang menyenangkan untuk anak. Tanpa perlu menghafal. Metode FAST cocok diaplikasikan kepada semua kalangan anak dengan berbagai macam gaya belajar. Mulai dari Gaya Belajar Visual (dominan indra penglihatan), Gaya Belajar Auditory (dominan indra pendengaran), hingga Gaya Belajar Kinestetik (dominan gerak tubuh). Penuh dengan kegembiraan, tepuk tangan, intonasi, tertawa-tawa, bergoyang-goyang, terlibat, sehingga tidak membuat anak maupun orangtua menjadi stress ketika dalam proses pembelajaran.

Bacaan Lainnya

Tahap 1 Membaca Kata / Suku Kata
•    Langkah 1, melatih pengucapan (visual, auditorial, kinestetik)
–    Siswa menirukan guru mengucapkan : “ba-lon :  ba”…. dan seterusnya
–    (Gunakan 3 kali tepuk bersamaan dengan bunyi “ba-lon : ba”
Dengan sura kerasa pada kata ba yang terakhir)
–    Guru mengucapkan : “ba-lon”,…. siswa menyahut “ “ba”,…. dan seterusnya.
•    Langkah 2, memperkuat daya ingat
–    Guru menjelaskan gambar : “ ini gambar apa?” – (jeda) – “Ini gambar balon diikat pada kayu. Ini kayunya,  yang ini balonnya. Huruf disebelahnya ini seperti balon diikat pada kayu. Karena seperti balon maka dibaca : ba. Tirukan : ba-lon,  :”ba” …. dan seterusnya.
–    Pastikan bahwa setiap siswa memahami tiap-tiap gambar dan ingat setiap huruf mempunyai sebuah gambar pemicu ingatan.
–    Dengan menutup gambar, pastikan bahwa siswa dapat membaca setiap suku kata.

Pos terkait