Peran Media Pembelajaran dalam Peningkatan Perkembangan Kognitif Siswa

Peran Media Pembelajaran dalam Peningkatan Perkembangan Kognitif Siswa
Media pembelajaran dalam proses pembelajaran merupakan sesuatu yang penting dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Media pembelajaran merupakan sebuah sarana menyampaikan pesan yang berupa alat fisik yang dapat membantu dan mempermudah dalam proses belajar mengajar dengan tujuan untuk meningkatkan mutu dari proses belajar mengajar serta mampu menggugah minat belajar siswa. Media pembelajaran yang memasukkan pengalaman-pengalaman konkrit, membantu pebelajar  mengintegrasikan pengalaman sebelumnya dan merupakan fasilitas belajar untuk konsep-konsep abstrak. 
Peran Media Pembelajaran dalam Peningkatan Perkembangan Kognitif Siswa
Belajar adalah aktivitas mengategorikan yang akhirnya akan sampai pada pembentukan konsep dan pebelajar harus mampu mengategorikan serta mampu menemukan ciri khas suatu kategori. Menurut Bruner ( dalam Thabroni, 2015), menyatakan perkembangan kognitif seseorang terjadi melalui tiga tahap yang ditentukan oleh caranya melihat lingkungan, yaitu sebagai berikut: (1) tahap enaktif, merepresentasikan materi pembelajaran abstrak  dalam bentuk-bentuk nyata, (2) tahap ikonik, mempresentasikan materi abstrak dalam bentuk gambar atau diagram, dan (3) tahap simbolik, memiliki pengalaman abstrak untuk memahami konsep. Ketiga tahapan  pengalaman ini saling berinteraksi dalam upaya memperolah pengalaman (pengetahuan, ketrampilan, dan sikap) yang baru. 

Tingkatan pengalaman pemerolehan hasil belajar seperti itu digambarkan oleh Edgar Dale sebagai suatu proses komunikasi berupa kerucut yang dikenal dengan nama kerucut pengalaman Dale (Dale’s cone of experience). Kerucut ini merupakan elaborasi yang rincian dari konsep yang dikemukakan oleh Bruner. Hasil belajar seseorang diperoleh mulai dari pengalaman langsung (konkrit), sampai kepada lambang verbal (abstrak). Pengalaman langsung akan memberikan kesan paling utuh dan paling bermakna mengenai informasi dan gagasan yang terkandung dalam pengalaman itu.

Pemahaman konsep kimia terdiri dari tiga tingkatan (triangle), yaitu: Tingkat makroskopis mengacu pada fenomena kimia yang konkrit yang dapat diamati dan dirasakan oleh indera kita tanpa bantuan alat, seperti: warna, bau. Tingkat sub-mikroskopis mengacu pada sesuatu yang abstrak yang memerlukan bantuan alat untuk menjelaskan, seperti: atom, elektron, ikatan, dan lain-lain. Model tingkat simbolis mengacu pada penyajian persamaan stoikiometri dan grafik-grafik.

Baca Juga :  Menuju Mimpi Indah ku

Intergrasi tiga tingkatan penyajian konsep kimia dalam waktu yang bersamaan dapat dilakukan dengan aplikasi teknologi multimedia dengan bantuan komputer. Penyajian program multimedia dengan bantuan komputer merupakan pengembangan teknologi informasi sebagai media pembelajaran dalam dunia pendidikan untuk menyelesaikan masalah-masalah pembelajaran. Komputer menawarkan fasilitas multimedia dalam sistem untuk penyajian materi pembelajaran. Teknologi baru ini mempunyai peranan semakin penting dalarn pembelajaran.

Tags: