Self Regulated Learning dalam pembelajaran

Self Regulated Learning (SRL) dalam pembelajaran
Salah satu bentuk pembelajaran aktif adalah dengan melakukan Self Regulated Learning (SRL). SRL adalah sebagai proses pengarah mandiri dan kepercayaan diri yang memampukan pebelajar untuk mentransformasikan kemampuan mentalnya (Zimmerman, 2008:166). 
Self Regulated Learning (SRL) dalam pembelajaran
Proses ini pasti bergantung pada inisiatif personal pebelajar, ketekunan, dan kemampuan adaptif. Agar sukses dalam akademisnya, pebelajar harus mencanangkan tujuan akademisnya sendiri, memilih strategi untuk memfasilitasi  pencapaian tujuannya itu, dan mamantau progress untuk mencapai tujuan belajarnya (Butler & Winne, 1995; Zimmerman, 2008; Zimmerman & Schuck, 2001).

Monitoring mandiri merupakan aspek penting dalam proses ini sebab dapat memberikan pebelajar kesempatan  untuk mengakses progress pencapaian belajarnya. Dalam kenyataannya, pebelajar yang menggunakan fasilitas pantauan mandiri lebih sukses akademisnya dibanding yang tidak melakukannya (Gynnild, Holstad, & Myrhaug, 2008). Self monitoring dapat meningkatkan keberhasilan diri  dan motivasi yang keduanya memprediksi akhir tingkat pembelajaran (Lynch, 2006; Zimmerman, 1990).

Beberapa faktor yang dapat menimbulkan kesenjangan monitoring mandiri menurut penelitian disebabkan pebelajar tidak cukup memantau karena: a) mempunyai persepsi yang salah tentang tujuan tugas, b) salah mengartikan isyarat yang sesuai dengan kinerja, c) kualahan pada tuntutan kognitif pada waktu monitoring, dan atau kurang motivasi untuk merubah pendekatannya pada tugas yang dikerjakan (Butler & Winne, 1995).

Tiga isu pertama merupakan kesempatan intervensi kritis untuk pembelajar untuk memfasilitasi SRL.  Intervensi ini termasuk pengaturan yang jelas dan harapan yang konsisten untuk kinerja, menjelaskan bagaimana tuntutan tentu saja yang berkontribusi terhadap kinerja secara keseluruhan, dan menyediakan sumber sederhana dan mudah dari informasi bagi siswa untuk mengevaluasi kinerja mereka.

Baca Juga :  Pengaruh pembelajaran visual auditori kinestetik Terhadap perkembangan intelegensi
Tags: