Tingkat minat baca peserta didik kelas v mi darul falah Dusun ngrangkok desa klampisan kandangan kediri

Tingkat minat baca peserta didik kelas v mi darul falah Dusun ngrangkok desa klampisan kandangan kediri
LATAR BELAKANG
Membaca merupakan kegiatan yang dapat menambah wawasan, bahkan disebut sebagai kegiatan membuka cakrawala dunia. Semakin banyak membaca maka akan semakin banyak wawasan seseorang. Dengan membaca akan banyak informasi yang terserap sehingga akan meningkat pula tingkat intelektualitas seseorang. Kegiatan membaca adalah kegiatan yang ringan namun membutuhkan minat atau kemauan dari diri seseorang, apabila telah memiliki minat dalam membaca maka seseorang akan melakukan kegiatan tersebut dengan senang dan bahkan dapat dijadikan hobi.

Namun, minat mambaca masyarakat Indonesia terbilang cukup rendah. Indonesia berada dalam peringkat 108 dari 187 negara menurut Human Development Index (HDI) tahun 2014. Rendahnya tingkat minat baca dapat menurunkan kualitas pendidikan di negara tersebut. Saat ini, pelajar di Indonesia memiliki tingkat minat baca yang sangat rendah, terutama di tingkat sekolah dasar . Menurut survey yang dilakukan Programme for International Student Assesment (PISA) pada tahun 2003 terhadap anak-anak usia 9-14 tahun, Indonesia menduduki peringkat ke-40 dari 40 negara peserta. Tidak adanya  minat membaca menjadikan siswa pada usia tersebut tertinggal dalan menangkap informasi tentang ilmu pengetahuan.

Menurut penelitian yang pernah dilakukan pada satu sekolah dasar di Yogyakarta menunjukkan bahwa minat baca anak-anak sangat rendah, mereka merasa tidak tertarik untuk berkunjung ke perpustakaan dan memilih bercengkrama dengan kawan, bermain dan berolahraga . Kegiatan di dalam kelas yang lebih banyak membahas soal-soal juga menjadi penyebab kurangnya minat anak-anak dalam membaca. Menurut penelitian yang dilakukan United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) atau Organisasi Pendidikan Ilmiah dan Kebudayaan pada tahun 2012 bahwa indeks minat baca masyarakat Indonesia masih mencapai angka 0,001.

Baca Juga :  Penelitian Tindakan Kelas ; Sebuah pengantar

Hal tersebut menunjukkan dari setiap 1000 warga Indonesia ada 1 oang saja yang memiliki minat membaca . Penyebab bangkitnya minat baca adalah kemampuan membaca, pemicu budaya baca yaitu kebiasaan membaca dan kebiasaan membaca terpelihara jika ada sarana membaca yang memadai dan menarik . Maka diperlukan peran keluarga, guru, pemerintah, lingkungan, sarana prasana, perhatian khusus dan motivasi untuk mendukung minat anak-anak dalam membaca.

Untuk mengetahui tingkat minat baca peserta didik kelas V MI darul Falah yang berada di Dusun Ngrangkok, Desa Klampisan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri maka diperlukan penelitian. 

METODE PENELITIAN
Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode deskriptif adalah metode yang menggambarkan keadaan yang berjalan dalam penelitian. Dengan menggunakan angket kuisioner sebagai alat pengumpulan data pokok. Tujuan menggunkana metode ini adalah mendapatkan gambaran tentang minat baca siswa kelas V MI Darul Falah Dusun Ngrangkok Desa Klampisan Kandangan Kediri. Penelitian ini menggunakan data primer yang berarti bersumber dari responden langsung. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model satisitik deskriptif yaitu menerangkan data yang terkumpul bagi kalangan umum . Teknik tersebut menjelaskan jawaban-jawaban responden frekuensi dan presentasi. Penulis akan menginterpretasikan makna dari data-data penelitian tersebut.

HASIL PENELITIAN
Berdasarkan penelitian yang telah diambil menggunakan angket, kemudian dilakukan analisis data dengan menghitung frekuensi. Deskripsi yang dilakukan dalam penelitian ini menerangkan tabel pada angket yang sudah disebarkan pada 21 peserta didik kelas V MI Darul Falah Dusun Ngrangkok Desa Klampisan Kandangan Kediri menujukkan hasil sebagai berikut :

Tingkat minat baca peserta didik kelas v mi darul falah Dusun ngrangkok desa klampisan kandangan kediri
Dari diagram batang tersebut dapat diketahui bahwa peserta didik yang tidak gemar membaca sebanyak 13 orang, dan yang gemar membaca sebanyak 8 orang. Hal ini dapat diartikan bahwa tingkat minat baca peserta didik usia sekolah dasar masih sangat rendah. Seseorang yang memiliki minat baca tinggi diawali dengan kebiasan membaca, apabila telah terbiasa maka akan menjadi budaya. Budaya membaca menjadi fakator mendasar yang harus dimiliki suatu negara untuk bisa dikatakan maju. Pernyataan ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Khotijah Kamsul . Menurutnya budaya membaca dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Budaya membaca pada anak-anak, terutama usia sekolah dasar seharusnya sudah mulai ditanamkan. Namun, rendahnya minat baca yang disebabkan oleh lingkungan yang kurang mendukung, rendahnya daya beli buku, kurangnya dorongan atau motivasi untuk membaca, proses pembelajaran di sekolah yang belum membuat siswa wajib membaca, dan perkembangan dunia teknologi yang semakin pesat menjadikan anak atau peserta didik kurang memiliki minat baca seperti pada penelitian yang telah penulis lakukan.

Baca Juga :  Implementasi Nilai Religius Dalam Pendidikan Karakter Bagi Peserta Didik Di Sekolah Dasar Islam Sari Bumi

KESIMPULAN
Minat baca peserta didik usia sekolah dasar perlu ditingkatkan, terbutki dengan penelitian yang telah penulis lakukan pada peserta didik kelas V di MI Darul Falah Ngrangkok Klampisan. Menurut data yang diambil dengan membagikan angket kuisioner menyatakan bahwa peserta didik yang tidak gemar membaca lebih banyak dari pada yang gemar membaca. Mereka melakukan kegiatan atas keinginan mereka sendiri. Peserta didik juga tidak membaca buku setiap hari, tetapi mereka senang membaca buku pelajaran dan buku selain pelajaran. Rendahnya tingkat minat baca peserta didik juga dapat dilihat dari prosentase kedatangan mereka ke perpustakaan yang menunjukkan angka 0%. Faktor-faktor lainnya adalah tingkat kebosanan peserta didik dalam membaca buku, kurangnya dukungan dari orang tua, dan terlalu sering bermain gadget. Walaupun tingkat minat baca peserta didik kelas V dinilai cukup rendah, namun mereka membaca buku tidak saat akan menjelang ujian saja.

DAFTAR PUSTAKA
Ahmat, Jufri, and Wahyu Sukartiningsih. “Penggunaan Media Komik Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Cerita Di Kelas V Sekolah Dasar.” Jpgsd 1, no. 2 (2013): 1–9. http://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-penelitian-pgsd/article/view/3025.
Anisah, Nisfi, and Aninditya Sri Nugraheni. “Korelasi Antara Minat Baca Dengan Prestasi Belajar Kelas V MIN Wonosari Gunungkidul Yogyakarta Tahun Peajaran 2015/2016” 8 (2016).
Antasari, Indah Wijaya. “Dukungan Orang Tua Dalam Membangun Literasi Anak.” Edulib 6, no. 2 (2017): 138–46. https://doi.org/10.17509/EDULIB.V6I2.5025.G3573.
Chusna, Puji Asmaul. “Pengaruh Media Gadget Pada Perkembangan Karakter Anak.” Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Sosial Keagamaan 17, no. 2 (2018): 315–30.
Ilham Nur Triatma. “Minat Baca Pada Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Negeri Delegan 2 Prambanan Sleman Yogyakarta.” E-Jurnal Prodi Teknologi Pendidikan 5 (2016): 166–78.
Khotijah Kamsul. “Strategi Pengembangan Minat Dan Baca,” 2012, 37–39.
Nafisah, Aliyatin. “Arti Penting Perpustakaan Bagi Upaya Peningkatan Minat Baca Masyarakat.” Jurnal Perpustakaan Libraria 2, no. 2 (2014): 70–81.
Radity, Wahyu Angga. “Hubungan Minat Baca Dengan Prestasi Belajar Ips Siswa Kelas V Sd Gugus III Seyegan.” Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar 1, no. 5 (2016): 64–71.
Rahadian, Gallint, Rohanda Rohanda, and Rully Khairul Anwar. “Peranan Perpustakaan Sekolah Dalam Meningkatkan Budaya Gemar Membaca.” Jurnal Kajian Informasi Dan Perpustakaan 2, no. 1 (2014): 47. https://doi.org/10.24198/jkip.v2i1.11628.
Sandjaja, Soejanto. “Pengaruh Keterlibatan Orang Tua Terhadap Minat Membaca Anak Ditinjau Dari Pendekatan Stres Lingkungan.” Jaladri vol 2, no. 2 (1997): 1–11. https://doi.org/10.1016/S0735-1097(12)60289-7.
Wahyuni, Sri. “Menumbuhkembangkan Minat Baca Menuju Masyarakat Literat,” no. 1992 (2006): 179–89.

Baca Juga :  Penerapan Media Flash Card Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Membaca Siswa Kelas I Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Ittihad Tambelangan Sampang

Oleh : Zuha Prisma Salsabila

Tags: