Hilangnya Pendidikan Pada Anak Usia Sekolah

  • Whatsapp
Undangan Digital

Pada thun 2017 pekerja anak mengalami peningkatan ,dikarenakan jumlah usia 5-15 tahun pada tahun ini mengalami peningkatan .Dan pada tahun berikutnya penuru terjadi yakni pada tahun 2018 hingga sekarang .Tidak hanya jumlah pada usia 5-15 tahun yang bekurang hingga berkurangnya jumlah pekerja anak.Tetapi juga beberapa kebijakan pemerintah hingga lembaga atau organisasi yang menaggulangi masalah ini juga semakin banyak .

Pada sector desa masih mendominasi peringkat satu populasi terbesar jumlah pekerja anak. Pada pekerjaan di sector pertanian ,perkebunan dan peternakan masih banyak ditemukan pekerja anak yang melakukan pekerjaan ini .Masih memungkinkan juga bagi sector industri masih ada pekerja anak.Tapi pada sector industry usia pada pekerja sangatlah dilihat,banyak peraturan yang dimuat minimal usia pekerja adalah 17 tahun .Dan adanya upaya untuk mewujudkan pemenuhan dan perlindungan hukum terhadap hak seseorang untuk memperoleh pekerjaan dan bekerja dilakukan pada tahun 2003 ,yaitu dengan dkeluarnya UU NO.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan[5] .Ini masih salah satu kebijakan pemerintah untuk menaggulangi masalah .[6]

Bacaan Lainnya

Waktu yang dihabiskan demi mencari nafkah memebuat mereka lupa akan pendidikan mereka.Padahal pada usia mereka masih membutuhkan banyak menerima ilmu pendidiakn demi masa depan cerah mereka.Bekerja setelah pulang sekolah membuat waktu belajar mereka berkurang. Bahkan disela sela waktu bekerja mereka gunakan untuk belajar.Meski waktu belajar mereka kurang tapi semngat untuk bersekolah mereka lebih tinggi dari teman teman mereka.Masih untung jika ada yang masih memikirkan pendidkannya ,bagaimana dengan yang tidak sekolah sama sekali.Pendidikan mereka hilang begitu saja demi upah yang tidak seberapa dengan pekerjaan mereka.

Baca Juga :  Pendidikan yang Terbatas oleh Ekonomi

Kemiskinan yang membuat mereka melakukan pekerjan yag seharusnya belum dilakukan oleh mereka.Upah dari pekerjaan orang tua mereka juga kurang untuk mencukupi kebutuhan keluarga ,akhirnya anak anak mereka turun tangan untuk mencukupi kebutuhan keluarga.Ada juga yang bekerja karena dia sadar bahwa dia harus bekerja mencukupi kebutuhan keluarga dan ada juga yang bekerja karena orangtua yang menyuruh anaknya bekerja.Bahkan beberapa dari mereka mengeksplotasi anaknya.

Pos terkait