Metode Pembelajaran Yang Tidak Membosankan Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas 2 Sd Negeri Cungkup

Abstrak
Madrasah ibtidaiyah adalah suatu lembaga pendidikan yang pertama untuk mempelajari ilmu sejarah, pendidikan sejarah diberikan dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan untuk mengembangkan pengetahuan siswa dalam mengetahui dan memahami dengan benar tentang sejarah. Belajar sejarah merupakan hal yang sangat penting untuk siswa madrasah ibtidaiyah, membaca dan menyimak materi sejarah cenderung membosankan karena banyak yang sering menggunakan metode ceramah atau cerita terus menerus sehingga akan menimbulkan rasa kantuk pada siswa. Karena hal ini, saya menggunakan metode memperlihatkan video – video atau gambar – gambar agar dapat menarik perhatian siswa dan suasana di kelas menjadi tidak membosankan ketika menyimak pelajaran sejarah. Dengan ini saya memilih metode penelitian dengan cara terjun langsung ke sekolah-sekolah madrasah ibtidaiyah.
Keyword : metode pembelajaran efektif
Metode Pembelajaran Yang Tidak Membosankan

Metode Pembelajaran Yang Tidak Membosankan Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas 2 Sd Negeri Cungkup

A.    Latar belakang
Mengajar adalah suatu proses mengatur dan mengkoordinasi lingkungan yang ada di sekitar siswa, sehingga dapat menumbuhkan dan mendorong siswa melakukan proses belajar. Mengajar adalah proses untuk memberikan bimbingan kepada siswa ketika melakukan proses belajar. Mengajar merupakan kegiatan yang memerlukan keterlibatan siswa. Bila tidak ada siswa atau objek didik, siapa yang akan diajar. Hal ini perlu disadari oleh guru agar tidak terjadi kesalahan terhadap kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran adalah suatu kondisi yang diciptakan sengaja oleh para guru untuk memberikan pembelajaran kepada siswa. Guru yang mengajar dan siswa yang diajar/belajar. Dalam proses pembelajaran ada tipe siswa yang cepat mencerna bahan ajar dan ada yang sedang dalam proses mencerna bahan ajar, serta ada pula siswa dengan lamban mencerna bahan ajar yang diberikan oleh guru. Ketiga model belajar siswa tersebut mengharuskan agar guru membuat strategi pembelajaran yang sesuai dengan tipe-tipe belajar siswa. Ketika kegiatan belajar mengajar sedang berproses, guru harus ikhlas dalam bersikap dan berbuat, serta mau memahami siswanya dengan segala konsekuensinya. Semua masalah yang terjadi dan dapat menjadi penghambat jalannya proses belajar mengajar, baik dari perilaku siswa maupun yang bersumber dari luar diri siswa harus guru hilangkan, dan bukan membiarkannya. Karena keberhasilan belajar mengajar lebih banyak ditentukan oleh guru dalam mengelola kelas. Dalam mengajar, guru harus pandai melakukan pendekatan secara arif dan bijaksana, bukan sembarangan yang bisa merugikan siswa. Pandangan guru terhadap siswa akan menentukan sikap dan perbuatannya. Setiap guru tidak selalu mempunyai pandangan yang sama dalam menilai siswa.

Baca Juga :  Tujuan dan Fungsi Penelitian Tindakan Kelas

B.    METODE PENELITIAN
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Eksperimen  adalah observasi di bawah kondisi buatan dimana kondisi tersebut dibuat dan diatur oleh si peneliti. Sementara itu menurut Singarimbun (1989:6) penelitian eksperimen dimaksudkan untuk mengetahui hubungan sebab akibat penelitian. Berdasarkan pendapat tadi, eksperimen adalah observasi di bawah kondisi buatan yang dibuat dan diatur oleh peneliti untuk mengetahui hubungan sebab-akibat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 2 SDN Cungkup .Variabel yang diteliti dalam peneliti-an ini adalah hasil belajar siswa. Hasil belajar ini diungkap melalui tes yang hasil belajar pada mata pelajaran sejarah. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan dokumentasi. Observasi di sini adalah yaitu dengan cara survei dan wawancara guru atau datang langsung ke sekolah tersebut. Metode dokumentasi digunakan untuk memperoleh keterangan yang berwujud foto .

C.    HASIL PENELITIAN
SD NEGERI CUNGKUP berada di Lamongan yang tepat berlokasi di Jalan Patriot Raya No. 1 Cungkup.berikut ini pertanyaan yang saya ajukan kepada guru atau wali kelas 2 sd negeri Cungkup :
1.    Apa metode yang digunakan untuk pembeajaran pada mata pelajaran sejarah?
2.    Apa saja suka duka menjadi guru?
3.    Bagaimana cara kita menjadi guru yang baik?
4.    Bagaimana cara agar disukai oleh siswa?
5.    Bagaimana cara memotivasi siswa yang notabennya itu pemalas, nakal, dan sebagainya

Jawaban dari narasumber:
1.    Dengan cara tidak menggunakan metode ceramah karena  para siswa akan cenderung bosan jadi mereka tidak akan mendengarkan tertapi mala ditinggal tidur karena bagi meraka itu dianggap dongeng jadi biasanya cara menanggulanginya dengan cara memutarkan film atau membuat power point dengan metode itu cederung membuat siswa menjadi semangat selain itu juga mungkin dengan cara mengunjungi museum bersejarah. Atau mungkin dengan cara melakukan kegiatan drama dan belajar diluar kelas agar mereka tidak bosan.

2.    Banyak orang yang bercita-cita menjadi guru tapi pada kenyataannya tidak semua orang bisa menjadi guru karena guru itu adalah panggilan jiwa jadi sukanya menjadi guru diantaranya ada rasa bangga karena diberi kepercayaan untuk mendidik dan mengajar siswa jadi tugas utama menjadi guru adalah apabila berhasl dalam mendidik akhlakul karimah siswanya dan bisa mengajar materi pembelajaran yang dibutuhkan selain itu ada rasa bangga dan haru apabila para siswa ingat hari-hari istimewa kita misalnya hari ulang tahun gurunya, atau juga seperti hari guru kemaren. Sukanya lagi apabila disekolah bertemu dengan siswa ada rasa senang disambut dengan baik dengan senyum oleh mereka sehingga kadang hati tidak mood akan hilang seketika berganti rasa senang bertemu dengan mereka. Menjadi guru sekarang haru bisa megikuti perkembangan zaman terutama dalam teknologi karena tuntutan perkembangan teknologi yang semakin canggih seperti sekarang ini guru yang gaptek pasti akan ketinggalan. Dukannya guru jaman sekarang banyak tuntutan admisintrasi yang harus dipenuhi sehingga serinngkali dirumah yang seharusnya bisa istirahat seringkali dipakai untuk lembur administrasi, tapi gaboleh mengeluh harus dinikmati dukannya lagi apabila siswanya ada yang susah diarahkan padahal sudah berbagai cara dilakukan yang biasanya karea latar belakang keluarga yang tidak harmonis jadi dia kurang perhatian atau kasih saying orang tuanya sehingga dikelas kerjaannya cari perhatian keguru  atau temannya dengan tingkah yang kadang menjengkelkan jadi seorang guru itu harus sabaar dan telaten terutama di tingkat SD/MI
3.    Untuk menjadi guru yang baik tentuya kita harus bisa menjaga sikap dan prilaku kita kepada siswa, melaksanakan tugas guru sesuai  dengan proporsinya.
4.    Cara agar disukai para siswa adalah memberikan pembelajaran yang menyenangkan untuk siswa guru harus bisa mengajak siswa berdiskusi mendengarkan pendapat siswa dan menjadi guru tegas bukan keras
5.    Ya kalau masih nakal wajar untuk tingkat MI/SD dengan cara memuji-muji atau dengan kata pujjian atau motivasi mereka untuk tidak nakal atau malas Karena kalau basanya pakai kata-kata kasar malah anaknya akan semakin berontakatau bisa kita tanyai ada masalah apa lalu kita coba memberi solusi kita dengarkan mereka lalu kita coba beri solusi dan tidak kalah penting kita diskusikan kepada orang tua wali murid untuk anak yang bermasalah, memeberikan kata-kata positif dan memberikan siswa kepercayaan atau jadikan dia sebagai pemimpin dalam suatu kesempatan dikelas karena anak yang sering berulah negatif dikelas biasanya kurang perhatian/ kasih saying dai orang tua sehingga kita harus memberikan perhatian lebih.  
 
D.    KESIMPULAN 
Berdasarkan penelitian observasi dan hasil yang telah didapatkan, maka dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran di kelas 2 SD Negeri Cungkup  berjalan dengan kondusif dan efektif. Dengan cara menggunakan media video dan strategi yang tepat untuk mata pelajaran sejarah. Sehingga siswa mudah memahami pembelajaran dan tidak mudah merasa bosan sehingga berpengaruh dengan hasil ujian mereka.dan juga semangat belajar meningkat karena mereka menyukai metode pembelajaran yan digunakan oleh guru mapel.

DAFTAR PUSTAKA
Lefudin. 2017. Belajar dan pembelajaran dilengkapi dengan model pembelajaran, strategi pembelajaran. deepublish
Rahayu wahyuningsih. 2015. Model pembelajaran komeks: bermuatan nilai-nilai    pendidikan karakter. Deepublish

Baca Juga :  Model Pengmbangan Pembelajaran Matematika Terhadap Siswa Madrasah Ibtidaiyah

Oleh : Diajeng Avita Sari

Tags: