Jatuh Cinta Bukanlah Pilihan

Jatuh Cinta Bukanlah Pilihan, Datangnya cinta itu ibaratkan undian berhadiah. Nggak bisa diprediksi, dan kadang pula tidak bisa dihindari. Karna orang yang jatuh cinta itu, ada yang jatuh cinta karna terbiasa dan ada pula yang jatuh cinta karna sebuah kejadian kecil. Lantas debar-debar di dalam  dada yang muncul begitu saja. Bahkan bisa membuat kita terpikir dengan berbagai macam pertanyaan yang timbul dalam pikiran kita. Bahkan soal cinta, terkadang membuat kita lupa bagaimana dengan kriteria seseorang. Sehingga timbul lah sebuah pertanyaan dalam hati kita ‘’kok bisa si kamu suka sama orang kayak dia?’’ itu muncul karna persoalan cinta sulit untuk di tebak dan dan sulit pula untuk di jelaskan.
Jatuh Cinta Bukanlah Pilihan

Tekadang banyak cinta yang seharusnya tidak ada. Karna cinta itu tidak harus dimiliki akan tetapi harus memiliki. Misalnya kita suka atau punya perasaan sama seseorang yang sudah punya pacar, tentunya mustahil bagi kita untuk memiliki orang tersebut. Kalau bisa memilih lebih baik kita tidak punya perasaan apa pun padanya. Barangkali bener jatuh cinta itu bukan pilihan, lantas bagaimana dengan perasaan yang ada atau yang timbul dalam hati kita. Apa yang akan kita lakukan dengan perasaan itu semuanya tergantung pada keputusanmu. Misalnya beberapa hal ini yang akan mungkin bisa kita lakukan :

1.Rasa cinta itu kadang tidak bisa dihindari. Tapi mengungkapkan atau mememdamnya dalam hati    saja itu kita sendiri yang menentukannya
Ketika cinta itu datang seiring dengan berjalannya waktu, kita menyadari bahwa kita sudah terjebak dengan perasaan itu. Dan kamu pun sudah mulai memendamkan rasa kangen padanya, sehingga satu hari saja tidak ketemu rasanya kamu tidak bisa hidup tanpa dia. Dalam hati pun kamu merasakan nyut-nyutnya apa bila saat kamu bertemu dengan dia. Rasa cinta itu sulit untuk kita hindari, lalu apakah kamu akan mengungkapkan atau hanya memendamnya dalam hati saja, itu semua kita sendiri yang akan menentukan.

2. Meskipun rasa cinta kita pada seseorang itu besar, ada batas-batas yang boleh dan tidak boleh kamu lakukan. Antara jadi bucin atau tidak itu adalah pilihan
Rasa cinta memang bisa membuat seseorang menghalalkan segala cara. Misalnya dari penampilan kita yang biasa-biasa aja menjadi luar biasa agar terlihat menarik di mata orang yang kita cintai. Cinta memang bisa mengorbankan segalanya demi membuat orang yang kita cintai bahagia.Padahal meski kita mencintai seseorang  kita harus tau batas-batas semestinya dan mencintai seseorang itu yang sewajarnya saja. Mau sebesar apa pun cinta kita tidak seharusnya kita menghalalkan segala cara hanya karna demi cinta, itu semua kembali lagi pada diri kita dan soal ini hanya kamu yang bisa menentukannya sendiri. Jadi bucin atau tidak itu keputusan dan sebenar-benernya perkara adalah pilihan.

3. Hubungan yang toxic bisa diakhiri meski rasanya kamu mencintai setengan mati Biarkan logika mu bermain di sini.
Dalam hal cinta sudah biasa dengan kata ‘’Disakiti’’ . Karna mungkin pasti kita sering merasakan yang namanya disakiti oleh seseorang hanya karna gara-gara soal cinta. Sudah disakiti berkali-kali namu kita masih memilih untuk bertahan karena tidak bisa mengenyahkan cinta yang terlalu besar. Mungkin juga ada harapan yang bisa mengubah pasangan dengan bekal cinta yang tanpa pamrih. Namun cinta juga tidak bisa dijadikan sebagai alasan untuk bertahan kalau hubungan itu hanya menyakiti dan menghalangi mu untuk berkembang. Di sini kamu bisa putuskan antara kamu mempertahankan hubungan yang kacau atau melepaskan diri dan mencari jalan keluar dengan cara mencari yang lebih baik diluar sana. Karna masih banyak orang lain di luar sana yang mmbutuhkan kita dari pada mempertahankan hubungan yang tidak baik.

Baca Juga :  Strategi Guru Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa

4.Saat jatuh cinta, menyenangkan sih kalau dia adalah prioritas. Tapi bukan berarti semua permintaanya bisa kita penuhi bukan?
Mencintai seseorang artinya kita membuka sebuah jalan baru yang dimana kita membahagiakan diri sendiri dengan cara membahagiakannya. Membuat seeorang tersenyum agar dia merasa senang dan bahagia itu mungkin akan jadi kecanduan bagi kita. Namun bukankah kamu berhak untuk menentukan hidup mu sendiri? Termaksud untuk menurutin  semua permintaan atau tidak. Saat dia sudah meminta mu untuk mengubah penampilanmu, meninggalkan teman-teman dekat, menjadikan prioritas nomor satu, atau mengubur mimpimu yang tidak dia sukai,untuk semua itu kamu punya pilihan kok untuk menolaknya.

5. Perkara menjadikan mu dia prioritas ke berapa saja juga nggak begitu saja ada kok.Kamu yang tahu mana yang harus didahulukan dibandingkan yang lainnya.
Cinta dan hubungan hanyalah salah satu aspek dalam sebuah kehidupan. Setiap orang pasti memiliki urusan dan tujuan hidup masing-masing. Seperti kamu memiliki pekerjaan, mimpi, dan yang terkait dengan masa depan mu. Kamu nggak wajib untuk menyingkirkan semua itu dari prioritasmu hanya karna kamu jatuh cinta kepada seseorang. Kompromi itu perlu, namun bukan karena sesuatu yang tidak bisa dielak dan dipilih. Ingat bahwa kamu punya pilihan untuk menyusun prioritasmu sendiri.

6.Begitu juga saat patah hati melanda kamu bisa memilih untuk melupakannya dengan hal-hal positif atau memelihara luka dengan menggenggam konsep  ’’seandainya’’
‘’ kenapa sih kita itu susah banget yang namanya move on??aku juga mau move on! Tapi ya gimana aku terlanjut cinta…’’.Seringkali cinta juga dijadikan alasan untuk nggak move on. Karena dalam hatimu masih terbersit banyak kata seandainya. Seandainya kamu nggak begini,seandainya kamu nggak begitu, seandainya kalian nggak menyerah secepat itu maka tidak akan seperti ini,seandainya kalian balikan.  Di sini bukan cinta yang menjadi penyebab kita susah move on. Namun kita sendiri yang membiarkan diri kita untuk susah move on. Ya memang move on bukan lah suatu perkara yang mudah atau gampang kita lupakan, akan tetapi bukankah asal ada niat pasti ada jalan?

Baca Juga :  Metode interaksi parenting dan teacher guidance Dalam upaya mengoptimalkan kompetensi sosial dan Pendidikan siswa madrasah ibtidaiyah

Jatuh cinta memang seperti jebakan. Kamu tak akan bisa menebak kapan datangnya cinta dan kapan perginya, tapi saat tersadar, kamu sudah terjerat atau terjebak didalamnya. Namanya juga
Perasaan kita tidak bisa menghindarinya, lalu bagaimana cara untuk mengaturnya? Tapi bukan berarti kita bener-bener tak punya kendali untuk perasaan. Jika jatuh cinta itu bukan pilihan, lalu apa yang akan kamu lakukan setelah sepenuhnya kamu yang bisa tentukan.

Cinta itu datang secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas cinta datang dan bertahta. Dan cinta juga tidak bisa di tebak, kapan dia datang dan kapan kapan dia akan pergi. Pastinya semua orang akan merasakan yang namanya cinta seiring dengan berjalannya waktu, baik itu anak kecil maupun seseorang yang sudah beranjak dewasa pasti akan merasakan hal itu. Ketika cinta itu datang, seiringnya kamu menyadari bahwa dirimu sudah terjebak di sana. Cinta memang dapat menghalalkan segala cara agar kita mendapatkan apa yang kita inginkan, termaksud untuk menaklukkan hati seseorang yang kita cintai. Tapi bukan berarti karna cinta kita akan melakukan segala hal cuman karena demi cinta kita akan mengorbankan apa yang seharusnya tidak kita korbankan. Disamping kita sedang jatuh cinta atau kasmara sama seseorang, bukan berarti kita melupakan bahwa kita mempunyai tugas lain selain memikirkan cinta yaitu kita masih mempunyai impian besar yang belum kita capai dan yang akan kita gapai sampai akhirnya kita di suatu hari jadi orang yang sukses. Terkadang kita sering merasakan saki hati hanya karena gara-gara cinta, tapi masih saja kita bertahan walaupun kita sering di sakiti berkali-kali. Sehingga kita sulit  untuk melupakanya, seringkali dalam hal cinta pasti ada yang namanya gagal ‘’move on’’ atau susah untuk kita melupakan perasaan pada seseorang yang kita cintai. Dan move on itu tidaklah mudah,apalagi seseorang yang sudah bener-bener mempunyai cinta yang begitu dalam.

Baca Juga :  Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Menyusun Rpph Melalui Kegiatan Pelatihan Di Kelompok Bermain Walisongo Jumantono Kabupaten Karanganyar

Jatuh cinta itu adalah hal yang wajar. Kita tidaklah salah jika kita punya rasa suka sama seseorang, akan tetapi cinta itu yang sewajar-wajarnya saja dan jangan terlalu berlebihan. Cukup jadikan cinta itu sebagai motivasi bagi kita, untuk semangat belajar dan bukan untuk hal-hal yang tidak diinginkan. Mencintai untuk hal kebaikan boleh akan tetapi kalau mencintai untuk hal yang tidak baik itu tidak boleh. Terkadang kita bingung sama perasaan yang kita alami, entah perasaan ini harus kita ungkapkan atau memendamnya saja. Tapi sebaik-baiknya kita mememdam perasaan kita lebih baik kita mengukapkannya, entah hasil baik atau tidak kita harus bisa terima. Karna cinta kita harus bisa memilih antara masih bertahan atau melepaskan. Tidak semua orang juga mudah mengungkapkan perasaannya, kadang ada yang memilih untuk memendamnya seperti mencintai dalam diam dan menyebut naman dalam setiap do’anya. Jika ingin seseorang yang kita cintai mendekati kita, maka dekati dulu penciptanya baru ciptaannya.

Oleh EKA NUR ANISA

Tags: