Mencegah Degradasi Moral Remaja

Mencegah Degradasi Moral Remaja, Degradasi moral menjadi permasalahan besar saat ini, penurunan nilai moral dan penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di masyarakat seolah sudah hal yang wajar bahkan membudaya. Degradasi ini sangat terlihat pada remaja, penyimpangan yang malah menjadi trend ini menjadikan remaja mengikutinya. Misalnya berpacaran, pergaulan bebas, penurunan kesopanan, budaya berpakaian mini, dan sebagainya. 
Mencegah Degradasi Moral Remaja

Penyebabnya adalah kurangnya pengawasan orang tua, pengaruh teman sepergaulan, kemajuan iptek, dan pengaruh budaya asing. Penurunan moral remaja saat ini, sangat memprihatinkan sebab penurunan moral semakin meningkat. Hal ini merugikan banyak orang karena moral juga mengatur baik buruknya kehidupan yang dijalani, jika moralnya buruk maka kan berdampak buruk pula pada kehidupannya.

Degradasi moral yang terjadi saat ini bukan tidak bisa dihindari. Ada beberapa hal yang bisa dilakakukan agar degradasi moral dapat dikurangi dan dicegah. Pertama, faktor keluarga memberikan andil yang cukup besar kepada perkembangan perilaku remaja, peran orang tua dalam mendidik, membimbing dan memberikan contoh yang baik pada anaknya dapat membentuk perilaku anak dan menumbuhkan sikap-sikap yang bermoral. Kedua, pendidikan formal yang memberikan pengaruh sidnifikan pada moral remaja, bimbingan dan pembinaan perilaku konstruktif, mandiri, dan kreatif menjadi faktor penting untuk melatih integritas mental dan moral remaja agar terbentuknya ketahanan pribadi dan sosial untuk menghadapi benturan nilai yang berlaku di lingkungan remaja itu sendiri.

Selain itu, lingkungan sepergaulan juga perlu diperhatikan sebab situasi dan kondisi pergaulan dan hubungan sosial yang saling memberi pengaruh terhadap nilai-nilai positif bagi aktivitas remaja. Penegakan hukum atau memberikan sanksi agar memberikan efek jera bagi remaja yang melakukan kegiatan menyimpang sangat penting dilakukan. Sanksi ini dapat diterapkan mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, kepolisian, dan pihak berwajib lainnya.
Oleh : Zuha Prisma Salsabila

Baca Juga :  Manajemen Pendidikan MI

Tags: