Stunting Penyebab Menurunnya Kecerdasan Anak

Stunting Penyebab Menurunnya Kecerdasan Anak , Stunting adalah kondisi ketika anak lebih pendek dibandingkan anak-anak lain seusianya, atau dengan kata lain, tinggi badan anak berada di bawah standar. Anak dikatakan stunting apabila berat badan dan tinggi badan berada pada angka minus dua (-2) dari ambang batas standar. Standar yang dipakai sebagai acuan adalah kurva pertumbuhan yang dibuat oleh Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO). 

Penyebabnya adalah gizi tidak terpenuhi dengan baik. Gizi pada anak dimulai saat ada di kandungan. Data-data secara nasional di Indonesia membuktikan bahwa angka stunting yang tinggi beriringan dengan kejadian kurang gizi. Seperti disebut dalam laporan Riskesdas terakhir, ada 30,8% atau 7,3 juta anak di Indonesia mengalami stunting, dengan 19,3% atau 4,6 juta anak pendek, dan 11,5% atau 2,6 juta anak sangat pendek.

Anak yang kurang gizi akan mengalami penurunan fungsi kerja otak, sebab asupan energi menuju otak kurang. Mengutip penelitian yang dilakukan selama 40 tahun, Dr dr Damayanti Rusli S, SpA(K) yang merupakan pakar nutrisi dan metabolik mengatakan bahwa anak yang mengalami gizi buruk di bawah satu tahun, 25% berisiko memiliki tingkat kecerdasan di bawah 70, dan 40% berisiko memiliki IQ antara 71-90.

Selain berdampak pada penurunan IQ, stunting juga berdampak pada kognitif yang lemah dan psikomotor yang terhambat, kesulitan menguasai sains dan berprestasi dalam olahraga, dan sumber daya manusia yang berkualitas rendah. Dampak-dampak tersebut sangat berhubungan dengan kecerdasan dan kerja otak anak.
Oleh : Zuha Prisma Salsabila

Baca Juga :  Konsep Manajemen Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini
Tags: