Pemanfaatan Media Smartphone Pada Pembelajaran Mahasiswa

Abstrak bahwasanya guru yang ada di indonesia tidak boleh ketinggalan masa era globalisasi, karena memang pada eranya saat ini para pembelajar sangatlah hiperaktif atau bisa dikatakan tidak dapat diam.kalau kita selaku guru tidak dapat mengimbangi mereka maka indonesia ini akan hancur dengan ilmu akademik.
Abstack that teachers in Indonesia must not miss the era of globalization, because indeed in the current era the learners are very hyperactive or can be said to be silent. If we as teachers cannot keep up with them, Indonesia will be destroyed with academic science.

Pemanfaatan Media Smartphone Pada Pembelajaran Mahasiswa

PENDAHULUAN
Pada era global saat ini perkembangan tekhnologi sangatlah berkembang sangat pesat, belum lagi pada perkembangan tekhnologi yang bernama smartphone. Smartphone bukanlah kebutuhan yang langkah melainkan sebagai kebutuhan kehidupan ,bisa dibilang setara dengan dengan kebutuhan  bahan pokok.

Sedangkan diera yang sangat luar biasa ini perkembangan tekhnologi terutama gadget sangat pesat sekali. Tetapi beberapa kalangan mulai dari anak kecil yang umur 8 tahun hingga usia lanjut mereka mengguna gadget. Tetapi para kalangan tersebut sangatlah rugi jika menggunakan gadjed sebagai sarana games,vidio dan lain sebagainya berbeda jarang sekali para kalangan pembelajaran menggunakan gajget mereka digunakan sebagai sarana prasarana pembelajaran.

Beberapa mahasiswa/i universitas bojonegoro mengadakan penelitian tentang Pembuatan Aplikasi Mobile Learning sebagai Sarana prasarana Pembelajaran di Lingkungan Universitas Diponegoro sendiri. Mobile learning yaitu salah satu program persimpangan Mobile Computing dan E-Learning yang menyediakan sumber daya yang dapat diakses dari mana saja dan kapan pun berada.  Kemampuan pada sistem ini pencarian yang sangat kuat sekali  interaksi yang sangat  kaya, dukungan penuh untuk pembelajaran yang lebih efektif dan penilaian berdasarkan kinerja. E-learning memiliki karakteristik sendiri yaitu independen terhadap tempat dan waktu Pendidikan membutuhkan model pembelajaran alternatif yang tidak memiliki karakteristik ketergantungan pada lokasi dan waktu Selain tingkat kemahiran, model alternatif juga diharapkan dapat memberikan fasilitas-fasilitas berbagi pengetahuan dan visualisasi pengetahuan sehingga pengetahuan menjadi lebih menarik dan mudah dipahami oleh banyak oranag, Aplikasi pembelajaran mobile dibangun untuk dijalankan pada sistem operasi android. salah satu mahasiswa universitas kristen satya wacana menganalisa tentang pengembangan mobile learning berbasis android sebagai sarana berlatih mengerjakan soal matematika.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan mobile E- learning yang berupa games quiz berbasis android(handphone) pada materi mata kuliah matematika bab barisan dan deret. Prosedur dalam penelitian ini terdiri  dari berbagai analisis produk yang dikembangkan, mengembangkan produk awal, dan diuji coba produk,Hasil penelitian menunjukkan bahwa game quiz berbasis android yang dikembangkan valid.  terdapat 2 mahasiswa dari universitas Yogyakarta yang meneliti tentang  pengembangan media pembelajaran ipa-fisika smartphone berbasis android sebagai penguat karakter pembelajar sains . Smartphone adalah salah satu jenis perangkat telekomunikasi yang sangat banyak digunakan oleh masyarakat, baik anak-anak maupun orang dewasa Salah satu smartphone populer didasarkan pada platform Android,Ini memiliki banyak keunggulan yang dapat membantu orang dalam mengembangkan kreativitas dan tidak dibatasi ruang dan  waktu.

Baca Juga :  Permasalahan Kesulitan Belajar Siswa pada mata pelajaran Matematika

METODE PENELITIAN
Dalam penelitian ini menggunakan metode  kualitatif. Metode ini  menggunakan bantuan aplikasi google from sebagai alat pengumpulan data pokok. Tujuan menggunkana metode ini adalah mendapatkan gambaran tentang pendapat para mahasiswa/i terhadap pembelajaran secara online. Penelitian ini menggunakan data primer yang berarti bersumber dari responden langsung. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model satisitik deskriptif yaitu menerangkan data yang terkumpul bagi kalangan umum. Teknik tersebut menjelaskan jawaban-jawaban responden presentasi. Penulis akan menginterpretasikan makna dari data-data penelitian tersebut.

HASIL PENELITIAN
Berdasarkan penelitian yang telah diambil menggunakan angket, kemudian dilakukan analisis data dengan menghitung frekuensi. Deskripsi yang dilakukan dalam penelitian ini menerangkan tabel pada angket yang sudah disebarkan pada beberapa mahasiswa/i uin sunan ampel Surabaya pada tanggal 20 November 2019 menunjukkan hasil seperti pada Tabel 1 sebagai berikut.

Dari table dan grafik yang ada diatas bahwasanya dapat disimpulkan bahwasanya para pembelajar di era global ini sangatlah cocok untuk digunakan untuk media pembelajaran secara online.

PEMBAHASAN
Pada kasus ini bahwasanya pembelajaran menggunakan smartphone sangatlah berpengaruh terhadap mahasiswa/i, kenapa demikian ? dikarenakan mereka sudah jenuh menerima materi dari bapak/ibu dosen yang selalu menggunakan metode – metode itu saja yakni ceramah dan lainya yang selalu monoton, jika pembelajaran digunakan secara online akan jauh mempermudah pembelajar lainnya. Semisal ujian secara online maka pembelajar tidak perlu adanya membawa alat tulis untuk menulis jawaban di lembar kerja bahkan di gadget ini selain bisa digunakan untuk media pembelajaran dikalangan mahasiswa/i juga dapat diterapkan di kalangan mulai sd hingga sma sederajat, mungkin dari mata pelajaran matematikan yang penuh dengan rumus dan perhitungan yang sangat banyak dan pembelajar semakin bosan mendengar gurunya maka disinilah guru dapat memanfaatkan dampak global saat ini untuk menyonsong para generasi muda untuk jauh lebih baik dari segi akademik maupun non akademik walaupun tidak dengan tatap muka atau bisa di katakan secara langsung.walaupun terdapat beberapa mahasiswa/i yang tidak menyetujui dengan adanya pembelajaran online ini dikarena nantinya para pembelajar tidak berkonsentrasi terhadap materi yang disampaikan bapak/ibu dosen. Beberapa mahasiswa yang tidak setuju adanya pembelajaran secara online.
 

Firqi dan ahmad berpendapat tidak setuju adanya pembelajaran secara online karena kenapa demikian karena yang secara offline aja banyak yang tidak memperhatikan apalagi dibuat untuk online malah malah nanti akan di buat games dan lain sebagainya,kalau dipadukan yang online dan offline mungkin jauh lebih effektif jika ada aplikasi yang dapat membangun semangat dan keinginan para pembelajar untuk bergigih lagi.

KESIMPULAN

Baca Juga :  Membumikan Kesadaran Berliterasi di Kalangan Guru dan Siswa
Bahwasanya kita selaku guru tidak dapat memaksakan semua pembelajaran secara online karena ada juga para pembelajar yang tidak dapat menjalan dengan hikmat,terutama yang suka untuk games itu juga sangat berpengaruh besar dalam proses pembelajaran yang berlangsung. Maka dari itu kita harus mengkaloborasikan antara pembelajaran secara online dan offline agar para pembelajar agar tidak jenuh dengan adanya materi  – materi yang kita sampaikan .
 
DAFTR PUSTAKA
Danang, Setyadi. “Pengembangan Mobile Learning Berbasis Android Sebagai Sarana Berlatih Mengerjakan Soal Matematika,” 2016, 87–92.
Fatimah, Siti, and Yusuf Mufti. “PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA-FISIKA SMARTPHONE BERBASIS ANDROID SEBAGAI PENGUAT” X, no. 1 (2014): 59–64.
Thohari, Afandi Nur Aziz, Kodrat Iman Satoto, and Kurniawan Teguh Martono. “Pembuatan Aplikasi Mobile Learning Sebagai Sarana Pembelajaran Di Lingkungan Universitas Diponegoro.” Jurnal Teknologi Dan Sistem Komputer 1, no. 2 (2013): 56. https://doi.org/10.14710/jtsiskom.1.2.2013.56-65.

Tags: