Persepsi Orang Tua Terhadap Pentingnya Pendidikan Bagi Anak

Persepsi orang tua dalam mewujudkan kepribadian dan pendidikan yang baik untuk anak, Dalam hal memahami dan bersikap serta bertutur kata yang baik. Sebab orang tua yang akan menjadi peran utama bagi anak mereka dalam hal memberikan contoh pandangan baik yang akan mereka contoh. Karena sudah menjadi kewajiban bagi orang tua untuk menyadari bahwa dengan cara berhubungan baik yang akan menciptakan kehidupan harmonis bagi keluarga. Persepsi orang tua juga dapat dilakukan untuk menciptakan nilai-nilai moral dalam diri anak, serta dapat mewujudkan generasi-generasi muda yang memiliki moral baik serta wawasan yang tinggi.
Kata kunci : persepsi, orang tua, pendidikan,anak

 Persepsi Orang Tua Terhadap Pentingnya Pendidikan Bagi Anak

PENDAHULUAN
Peresepsi adalah pengalaman tentang peristiwa atau hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan. Dan pengalaman masa lampau yang revelan bisa diorganisasikan untuk memberikan gambaran kepada kita yang terstuktur dan bermakna pada suatu situasi yang tertentu. Persepsi juga dapat dirumuskan sebagai suatu proses penerimaan serta pemberian arti terhadap rangsangan yang diterima. Namun proses tersebut tidak hanya sampai pada pemberian arti saja tetapi juga akan mempengaruhi pada perilaku yang akan dipilihnya sesuai dengan rangsangan yang diterima dari lingkungannya.[1]

Seperti yang telah diuraikan pada teori-teori persepsi diatas bahwa pada semua stimulus yang berasal dari lingkungan yang dapat dipersepsikan oleh setiap individu. Dalam hal ini persepsi juga dapat meliputi pengetahuan yang mencakup objek , tanda dan orang dari sudut pengalaman yang bersangkutan. Orang tua adalah orang pertama yang dipandangnya sebagai orang yang tahu akan segalanya. Anak akan menyandarkan seluruh harapannya kepada orang tua mereka. Seperti ketika ia sedang sedih atau mengalami kesulitan apapun ia pasti akan selalu menceritakan dan meminta bantuan kepada orang tuanya. Sebagai orang tua juga harus bisa memberikan saran/jawaban yang bisa memotivasi anak-anaknya menjadi kepribadian yang lebih baik dan dewasa.

Baca Juga :  Seberapa Dalam Makna Cinta

PEMBAHASAN
Persepsi merupakan pengalaman atau peristiwa serta hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan berbagai macam informasi, serta petunjuk-petunjuk tentang masa lampau yang diorganisasikan untuk memberikan gambaran dan makna bagi kita. Persepsi adalah juga salah satu cara untuk mendapatkan pengetahuan khusus pada kejadian yang tertentu, maka dari itu persepsi bisa terjadi kapan saja. Dalam hal ini persepsi dapat diartikan sebagai proses untuk mengetahui serta mengenali objek dan kejadian obyektif. Proses terbentuknya persepsi juga bisa dipengaruhi oleh adanya pengalaman, sosialisasi, dan pengetahuan. Berdasarkan pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa persepsi adalah sebuah pengalaman individu yang mencakup tentang lingkungan dan dipengaruhi dari dalam diri individu maupun di luar diri individu. Seperti yang dimaksud persepsi orang tua siswa adalah untuk memahami serta memberikan tanggapan tentang keberadaan pendidikan siswa di sekolah sesuai dengan pemahaman mereka sebagai wali siswa di sekolah. Mereka juga bisa berpendapat tentang persepsi mereka di masing-masing sistem pendidikan dimana anak mereka menimba ilmu.[2]

Orang tua adalah pendidikan pertama dan kodrat utama bagi anak-anak mareka, karna orang tua akan menjadi sumber pandangan utama bagi anak. Seorang anak pasti akan menyandarkan semua harapan kepada orang tuanya. Di saat ia mengalami kesulitan apapun, ia akan selalu menceritakan dan meminta bantuan terhadap orang tuanya, saat sedang berbicara dengan teman-teman nya ia akan selalu membanggakan orang tuanya masing-masing, itulah keberadaan orang tua bagi anak-anaknya. Untuk menjadi orang tua yang baik salah satunya bidsa dilakukan dengan cara mengetahui dunia anak yang identik atau dunia bermain. Dalam memasuki dunia anak memang tidak begitu mudah, kita terlebih dahulu memasuki dan menyelami keinginan serta kebiasaan dari anak. Kita juga harus bisa menyeimbangkan mana yang baik dan tidak baik bagi anak kita. Oleh karena itu orang tua harus memberikan pandangan baik bagi anak mereka serta memberikan contoh kebiasaan baik agar bisa memperbaiki kekurangan dalam diri anak. Orang tua pasti akan merasakan kewalahan dalam menghadapi tingkah laku dari anak-anak mereka. Maka dari itu diperlukan tanggung jawab serta pembelajaran bagi anak, baik pembelajaran secara langsung atau tidak langsung.

Baca Juga :  Hari Perempuan Internasional

Sikap tanggung jawab orang tua terhadap anak sangatlah penting dan harus di ketahui sejak dini. Anak-anak akan tumbuh sesuai dengan kebiasaannya, oleh karena itu orang tua harus menyadari hal ini. Anak yang dari kecilnya bersikap baik dalam bersikap dan berucap, maka kebiasaan tersebutlah yang akan terus terbawa sampai ia dewasa. Setiap orang tua pasti akan selalu memikirkan dan mengusahakan yang terbaik untuk anak-anak mereka, dan akan selalu menciptakan hubungan interaksi yang baik antara orang tua dan anak. Serta menanamkan kepribadian baik terhadap anak mereka, dengan menunjangnya pembelajaran pendidikan bagi anak usia dini.[3]

KESIMPULAN
Jadi dari hasil peneltian di atas menyatakan bahwa betapa beratnya peran orang tua sebagai lembaga pendidik pertama bagi anak. Serta untuk menyadarkan semua orang tua agar selalu memperhatikan kebiasaan dari anak mereka masing-masing, untuk menimbulkan kebiasaan baik sejak umur dini. Agar menimbulkan kepribadian yang lebih baik lagi untuk menciptakan moral baik bagi anak. Persepsi orang tua juga harus bisa memberikan sebuah pandangan yang luas terhadap anak mereka nantinya.

Daftar Pustaka
Nadar, Wahyuni. “Persepsi Orang Tua Mengenai Pendidikan Untuk Anak Usia Dini.” Pendidikan Anak Usia DIni 1 (2017): 77–90.
Nuraini. “Peran Orang Tua Dalam Penerapan Pendidikan.” Peran Orang Tua Dalam Penerapan Pendidikan Agama Dan Moral 03, no. 01 (2013): 63–86.
Sirega, Nina Sitii Salmaniah. “Persepsi Orang Tua Terhadap Pentingnya Pendidikan Bagi Anak.” Ilmu Pemerintahan Dan Sosial Politik UMA 1, no. 1 (2013): 11–27.

          
Catatan Kaki
[1] Nuraini, “Peran Orang Tua Dalam Penerapan Pendidikan,” Peran Orang Tua Dalam Penerapan Pendidikan Agama Dan Moral 03, no. 01 (2013): 63–86.
[2] Nina Sitii Salmaniah Sirega, “Persepsi Orang Tua Terhadap Pentingnya Pendidikan Bagi Anak,” Ilmu Pemerintahan Dan Sosial Politik UMA 1, no. 1 (2013): 11–27.
[3] Wahyuni Nadar, “Persepsi Orang Tua Mengenai Pendidikan Untuk Anak Usia Dini,” Pendidikan Anak Usia DIni 1 (2017): 77–90.
Oleh : Qurrota Akyun Maulidiya

Baca Juga :  Menjadi manusia unggul di era Milenial

Tags: