Cara Membuat Media Pembeajaran Siklus Air

Cara Membuat Media Pembeajaran Siklus Air Cocok digunakan untuk materi Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Oleh : Nurul Chikmia

Cara Membuat Media Pembeajaran Siklus Air

Alat: Gunting

Bahan:

  1. 1 karton warna biru
  2. 1 karton warna hijau
  3. 1 kardus bekas
  4. 1 kantong kresek bening
  5. Lem kertas
  6. Selotip
  7. Kertas lipat
  8. 1 kertas buffalo warna coklat
  9. 1 kertas buffalo warna merah muda
  10. 1 buffalo warna merah muda
  11. Krayon warna abu abu

Cara Pembuatan:
Membuat Pola:

  1. Buatlah pola awan sebanyak 7 potongan dengan kertas buffalo putih dan beri warna abu-abu pada 3 pola awan
  2. Buatlah pola pohon sebanyak 5 buah menggunakan kertas buffalo coklat sebagai batangnya dan buffalo hijau sebagai daunnya.
  3. Buat pola matahari dengan kertas lipat berwarna kuning
  4. Buatlah pola dinding rumah dengan menggunakan buffalo berwarna merah muda
  5. Potong ½ kertas buffalo merah mudah secara vertikal lalu lipat dan lem di bagian ujungnya menjadi bentuk kotak sebagai dinding rumah. Kemudian buat pola rumah dan jendela dengan kertas lipat kemudian gunting dan tempelkan pada bentuk dinding rumah tersebut.
  6. Lalu buat pola atap rumah dengan memotong ½ kertas buffalo coklat dan lipat menjadi 2
  7. Buatlah pola rumput-rumputan mengunakan kertas buffalo hijau
  8. Kemudian, buatlah tulisan evaporasi, kondensasi dan presipitasi pada kertas lipat dengan warna yang berbeda.

Bagian atas

  1. Ambil bagian kardus yang lain, lipat ± 5cm bagian pinggirnya dan satukan dengan bagian atas dengan cara di tegakkan. Lalu rekatkan dengan selotip
  2. Tutup lapisan kardus dngan kertas karton berwarna biru

Bagian dasar

  1. Potong kardus untuk di jadikan alas dengan ukuran 45x30cm
  2. Lapisi dengan kertas karton warna hijau
  3. tempelkan pola rumah tersebut diatas karton hijau. Kemudian tempelkan juga pola atap pada dinding rumah
  4. ambil kantong kresek kemudian gunting secara memanjang lalu tempelkan secara memanjang di atas karton hijau menggunakan selotip. Kantong kresek ini berfungsi sebagai sungai
  5. ambil pola rumput-rumputan dan tempel di bagian pola kantung kresek. Agar menutupi bagian pingir kantung kresek
  6. kemudian. Ambil pola pohon dan tempelkan di beberapa tempat pada karton hijau
  7. ambil pola matahari, kemudian tempelkan pada bagian atas dan sesuaikan lurus dengan bagian pola sungai pada karton hijau
  8. tempelkan pola awan putih di sebelah kiri matahari
  9. kemudian, tempelkan awan berwarna abu-abu di sebelah kiri awan putih dan gambarlah rintik hujan di bawah awan abu-abu
  10. lalu, ambil tulisan evaporasi dan tempelkan di tengah-tengah antara sungai dan matahari
  11. kemudian, tempelkan pola kondensasi di antara awan putih dan matahari
  12. selanjutnya, tempelkan pola presipitasi di bagian gambar rintik hujan
  13. media pembelajaran siklus air siap untuk di gunakan
Baca Juga :  Cara Membuat Media Pembelajaran Miniatur Baca

Kelebihan
1.    Dapat menarik perhatian siswa
2.    Dapat memudahkan siswa untuk memahami materi yang diajarkan
3.    Memudahkan guru untuk menjelaskan materi kepada siswa

Kekurangan
1.    media pembelajaran mudah rusak jika tidak dirawat dengan baik
2.    tidak ada sesuatu yang dapat melatih dan menstimulus daya kreatifitas siswa
3.    lebih banyak di demonstrasikan oleh guru daripada siswa

Tags: