Cara Membuat Media Pembelajaran Corong Penjumlahan

Cara Membuat Media Pembelajaran Corong Penjumlahan ; Media digunakan dalam mata pelajaran Matamaetika dalam materi penjumlahan. Khususnya pada kelas 1 (satu)

Cara Membuat Media Pembelajaran Corong Penjumlahan

A.    Alat dan Bahan

1)    Gunting
2)    Pisau
3)    Duble tip
4)    Kardus bekas
5)    Kertas asturo
6)    Kertas lipat
7)    Bekas fiter rokok
8)    Wada plastik bekas

B.    Cara penggunaan

Dengan memasukan alat hitung (filter rokok bekas) ke dalam dua corong yang disediakan sesuai dengan soal yang diberikan oleh guru. Misal guru memberikan soal 7+8=..? Maka peserta didik memasukan alat hitung kedalam dua corong tersebut dan langsung menghitung hasilnya pada wadah plastic yang berfungsi sebagai hasil penjumlahan dari kedua corong tersebut.

C.    Cara Pembuatan

  1. Potong kardus sesuai dengan bentuk persegi dan bagian bawah kita beri sedikit sisa ruang.
  2. Potong botol plastic menjadi seperempat bagian dan yang kita gunakan adalah ujung botolnya yang akan berfungsi sebagai corong.
  3. Potong kertas asturo dengan bentuk persegi, lalu tempelkan pada kerdus yang akan kita gunakan sebagai media.
  4. Buat pipa dengan memanfaatkan kardus bekas, kemudian potong sesuai dengan bentuk yang diinginkan dan langusng tempelkan pada kardus yang akan digunakan sebagai media.
  5. Setelah pipa terpasang, lalu tempelkan botol bekas yang akan difungsikan sebagai corong, tepatnya diatas pipa yang sudah terpasang tadi.
  6. Tempelkan wadah plastik bekas pada bagian bawah yang tadi diberikan sedikit ruang. Wadah plastik ini berfungsi sebagai tempat hasil penjumlahan.
  7. Setelah semua tertempel pada media, kita buat alat hitungnya yang berasal dari filter bekas rokok. Agar lebih menarik filter tersebut kita balut dengan kertas lipat.
  8. Tambahkan hiasan-hiasan yang diinginkan agar media lebih menarik perhatin.
  9. Media siap digunakan.
Baca Juga :  Media Pembelajaran Berbasis Komputer

D.    Kelebihan Media

Memudahkan peserta didik khususnya bagi kelas 1 yang kebanyakan dari mereka masih kesusahan dalam menghitung dan masih suka dengan pembelajaran yang bersifat permainan. Dengan adanya media ini diharapkan peserta didik dapat belajar berhitung dengan cepat.

E.    Kekurangan Media

  1. Media tidak cocok digunakan di kelas atas karena mereka sudah mahir dalam perhitungan penjumlahan.
  2. Alat hitung media rawan hilang karena terbuat dari filter rokok yang kecil dan mudah hilang apabila tidak disimpan dengan baik.
  3. Media hanya bisa digunakan di kelas bawah saja.

Oleh : Muhammad Fajri Alfiyan Nur

Tags: