Pengertian Identifikasi Prosedur Media dan Sumber Belajar

  • Whatsapp
Undangan Digital
Jika kita fahami kata identifikasi berasal dari kata identify yang bisa diartikan dengan kata menelaah atau meneliti. Identifikasi adalah kegiatan mengumpulkan, menelaah, meneliti, mencatat informasi sesuai dengan kebutuhan. Sedangkan prosedur adalah langkah-langkah. Sedangkan media sendiri dapat diartikan suatu alat untuk mengantarkan atau suatu pelantara untuk menyalukan pesan atau informasi kepada atau dari sumber lain ke penerima pesan atau info.
Sedangkan sumber belajar adalah segala sesuatu baik dalam bentuk media, orang atau apapun yang bisa dibuat untuk sumber dalam belajarnya, baik secara kombinasi ataupun tidak sehingga dapat memaksimalkan anak dalam mencapai tujuan belajar. Jadi perlunya kita dalam mengidentifikasi prosedur  media dan sumber belajar guna untuk mempersiapkan, menentukan langkah-langkah, menyusun data sesuai kebutuhan belajar anak.

Menurut (Hamalik, 1994:6) Di perkembangan jaman yang semakin modern ini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berpengaruh dalam pemanfaatan hasil teknologi dan proses belajar. Oleh sebab itu guru atau calon guru di haruskan untuk menggunakan alat-alat yang disediakan dengan optimal dan kriatif, sesuai dengan perkembangan zaman. Disamping itu juga guru juga dapat memanfaatkan alat-alat yang ada guna untuk menciptakan media atau sumber belajar yang baru apabila media dan sumber belajar tersebut belum ada. (Arsyad, 2006)

Penyusunan media pembelajaran bisa diartikan membuat atau memunculkan hal yang baru atau belum pernah ada. Sedangkan pengembangan media pembelajaran adalah suatu media yang sudah ada namun di modifikasi sesuai dengan kebutuhan pembelajaran yang ada. Sering kali kita tau bahwa dalam proses pembelajaran sering tidak dilengkapi dengan media pembelajaran yang memadai, oleh karena itu sebagai pendidik , pengelola ataupun penyelenggara dituntut untuk dapat menyusun, merancang, atau mengembangkan media yang digunakan dalam pembelajaran yang dikelolanya.

Baca Juga :  Peran Guru Dalam Pendidikan

Bacaan Lainnya

  • Prosedur atau Langkah-Langkah Identifikasi Penyusunan Media Pembelajaran

Secara garis besar prosedur atau langkah-langkah penyusunan media pembelajaran meliputi : (Sujarwo, 2008)

  • Identifikasi kebutuhan anak

Identifikas kebutuhan anak sebagai kegiatan dimana guru menganalisi untuk menemukan data kebutuhan yang sesuai dan nyata dari kebutuhan anak, metode wawancara, angket atau observasi adalah cara yang dapat dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan anak.

  • Penentuan prioritas kebutuhan anak

Berdasarkan data hasil identifikasi, dianalisis urutan prioritas kebutuhan belajar anak, kegiatan ini bisa juga dilakkan dengan berdiskusi atau melakukan diskusi dengan orang yang bersangkutan atau menggunakan tabel skor.

  • Perancangan program belajar (kurikulum)

Dalam perencanaan program belaja (kurikulum) dapat dijabarkan dari penentuan prioritas kebutuhan anak.

  • Penentuan topic

Penentuan topic bisa dilakukan dengan cara menganalisis spesifikasi isi atau materi dari program belajar tersebut (kurikulum). Berdasarkan menganalisis spesifikasi itulah dapat ditentukan topik-topik apa saja yang perlu di sajikan dengan menggunakan media pembelajaran.

  • Penentuan jenis atau golongan media pembelajaran

Berdasarkan data hasil identifikasi kebutuhan belajar anak dapat digunakan untuk menentukan jenis atau golongan seperti apa yang tepat untuk di sajikan, misalnya apakah dalam bentuk cetak atau non cetak, menggunalakan fasilitas elektronik atau tidak dan sebagainya.

  • Pengorganisasian isi atau materi dan bahan yang diperlukan

Dalam pengorganisasian materi atau isi adalah semacam kegiatan yang menyiapkan seluruh materi, alat dan bahan yang diperlukan. Dan dalam kegiatan ini bisa di lakukan dengan cara studi kepustakaan, bertanya pada ahli, ataupun bisa dengan berdiskusi dengan anggota lainnya.

  • Penyusunan atau pengembangan draft media pembelajaran

     Dalam kegiatan ini hendaknya menuangkan materi yang telah disusun dalam media yang telah ditentukan yang digunakan untuk pembelajaran.

Baca Juga :  Hakikat Pendidikan Karakter Pada Anak Usia Dini
  • Penyusunan instrumen ujicoba media pembelajaran

     Jadi setelah menyusun atau membuat draft media pembelajaran hendaknya dilakukan ujicoba untuk melakukan evaluasi guna memperoleh media pembelajaran yang layak pakai. Dan dalam melakukan ujicoba ini hendaknya membuat instrument ujicobanya, tidak perlu membuat instrument yang rumit cukup pertanyaan-pertanyaan sederhana saja sepertia: apakah gambar-gambar dalam media sudah cukup menarik, atau huruf-huruf dalam media cukup besar, atau bahasanya sudah bisa di fahami dan sebaginya.

  • Ujicoba draft media pmbelajaran

     Secara menyeluruh, setelah terbentuknya atau tersusunyan instrument uji coba draft dibuatlah langkah ujicoba selanjutnya dengan menentukan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Penggandaan media sesuai kebutuhan
  2. penyiapan kelompok atau kelas sebagai sasaran ujicoba
  3. proses atau laksanaan uji coba
  4. menganalis hasil ujicoba
  5. Revisi draft media pembelajaran

     Dari hasil menganalis data ujicoba hendaknya dilakukan revisi atau guna untuk menyempurnakan draft media pembelajaran.

  • Produksi media pembelajaran
Kegiatan ini dilakukan untuk penggandaan media pembelajaran. Misalnya apabila dalam sasaran atau kegiatan pembelajaran hanya di gunakan satu unit untuk kegiatan pembelajaran maka tidak perlu digandakan, tapi jika perlu beberpa unit dalam satu kegiatan maka perlunya penggandaan media pembalajaran sesuai dengan kebutuhan.

Pos terkait