Prosedur Pembelajaran

  • Whatsapp
Undangan Digital
Prosedur pembelajaran dalam bab ini lebih difokuskan pada prosedur umum dari model-model yang telah dideskripsikan di atas. Secara realitas guru dapat mengembangkannya sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik peserta didik, dan lingkungan masing-masing.

Prosedur pembelajaran dalam pendidikan anak usia dini pada umumnya mengacu pada model-model sebagaimana di atas; dengan prosedur umum yang mencakup; pengelolaan kelas, prosedur kegiatan, dan penilaian. Pengelolaan Kelas

Pengelolaan kelas yang meliputi penataan ruangan maupun pengorganisasian peserta didik sesuai dengan kebutuhan dan program yang direncanakan akan membantu pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar, serta tujuan pembelajaran secara optimal. Untuk itu, hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan kelas adalah sebagai berikut:

Bacaan Lainnya

  1. Penataan sarana dan prasarana ruangan disesuaikan dengan kegiatan yang akan dilaksanakan.
  2. Pengelompokan meja dan kursi disesuaikan dengan kebutuhan anak sehingga mereka memiliki ruang gerak yang lebih leluasa. Susunan meja kursi dapat berubah-ubah; dan pada waktu mengikuti kegiatan, anak tidak selalu duduk di kursi, tetapi dapat juga duduk di lantai/karpet.
  3. Dinding dapat digunakan untuk menempelkan sarana yang dipergunakaan sebagai sumber belajar dari hasil kegiatan anak, tetapi jangan terlalu banyak agar tidak mengganggu perhatian anak.
  4. Peletakan dan penyimpanan alat bermain diatur sedemikian rupa sesuai dengan fungsinya sehingga dapat melatih anak untuk pembiasaan yang ingin dicapai seperti kemandirian, tanggung jawab, membuat keputusan, kebiasaan mengatur kembali peralatan dan sebagainya.
  5. Alat bermain untuk kegiatan pengaman diatur dalam ruangan, sehingga dapat berfungsi apabila diperlukan oleh peserta didik.
Prosedur Kegiatan

Pembelajaran anak usia dini dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Sebelum Masuk Kelas
Baca Juga :  Pendidikan Aqidah Akhlak Di Madrasah Ibtidaiyah Dalam Membentuk Perilaku Positif Siswa

Setiap hari pada saat kedatangan, anak-anak disambut oleh guru dengan ramah dan penuh kasih sayang, mereka saling berjabatan tangan dengan guru-guru dan teman-temannya sambil mengucapkan salam, lalu menyimpan tas di tempat masing-masing yang telah disediakan.

  • Pendahuluan (30 menit)

Kegiatan pendahuluan dilaksanakan secara klasikal dan diikuti oleh seluruh anak dalam satu kelas, dalam waktu dan kegiatan yang sama. kegiatan pendahuluan merupakan pemanasan, misalnya bercerita, bercakap-cakap dan tanya jawab tentang tema dan subtema atau pengalaman anak. Jika pada waktu bercerita terjadi kejenuhan, maka guru dapat mengalihkan perhatian dengan membuat kegiatan yang bervariasi. Kegiatan pendahuluan ini bisa dilakukan dengan berdiri atau kalau lantainya bersih dapat mengajak anak-anak duduk di lantai, kemudian berdoa dan bernyanyi; dilanjutkan dengan bercerita atau berbagi pengalaman, dan saling menanggapi satu sama lain.

Sebelum kegiatan pendahuluan, guru bersama anak-anak bercakap-cakap, misalnya menanyakan keadaan mereka, mengomentari penampilannya, dan menanggapi yang disampaikan atau ungkapannya. Kemudian setelah anak-anak siap, barulah memasuki kegiatan pendahuluan. Kegiatan pendahuluan bisa dilakukan dengan permainan; misalnya dengan “Permainan Jala Ikan”. Dalam permainan ini naka-anak diajak membuat lingkaran besar kemudian bergerak menjala ikan yang berada di lingkaran kecil dengan cara maju ke depan, sambil menyanyi: Lingkaran besar, lingkaran besar,    

Pos terkait