Organisasi dan Manajemen Pembelajaran

Terdapat empat hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan organisasi dan manjemen pembelajaran PAUD, yaitu pelaksanaan pembelajaran, pengadaan dan pembinaan tenaga ahli, pendayagunaan lingkungan sebagai sumber belajar, serta pengembangan dan penataan kebijakan.

Pelaksanaan pembelajaran

Pembelajaran PAUD hendaknya dilaksanakan berdasarkan kebutuhan dan karakteristik anak, serta kompetensi dasar pada umumnya. Sehubungan dengan hal itu, pembelajaran PAUD perlu mempertimbangkan hal berikut:

  1. Mengintegrasikan pembelajaran  dengan permainan.
  2. Mengidentifikasi kompetensi sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik anak usia dini.
  3. Mengembangkan indikator setiap kompetensi agar relevan dengan perkembangan dan kebutuhan anak usia dini.
  4. Menata struktur organisasi dan mekanisme kerja yang jelas serta menjalin kerjasama diantara para guru dan tenaga kependidikan lain dalam pembelajaran dan permainan.
  5. Merekrut tenaga kependidikan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap sesuai dengan tugas dan fungsinya.
  6. Melengkapi sarana dan prasarana belajar dan bermain yang memadai, seperti perpustakaan, lingkungan sebagai sumber belajar, perlengkapan bermain dan perlengkapan administrasi, serta ruang pembelajaran yang memadai.
  7. Menilai program pembelajaran secara berkala dan berkesinambungan untuk melihat keefektifan dan ketercapaian kompetensi yang dikembangkan. Disamping itu, penilaian juga penting untuk melihat apakah pembelajaran PAUD yang dikembangkan sudah dapat mengembangan potensi peserta didik atau belum.

Pengadaan dan Pembinaan Tenaga ahli

Dalam menyukseskan pembelajaran PAUD diperlukan pengadaan dan pembinaan tenaga ahli, sikap, pribadi, kompetensi dan keterampilan yang berkaitan dengan pembelajaran PAUD. Oleh karena itu diharapkan setiap guru memiliki pemahaman dan kompetensi yang menunjang terlaksananya pembelajaran dalam mengembangkan potensi anak usia dini secara optimal.

Pendayagunaan Lingkungan sebagai Sumber Belajar

Dalam menyukseskan pembelajaran PAUD perlu juga didayagunakan lingkungan sebagai sumber belajar secara optimal. Untuk itu guru, fasilitator dituntut untuk mendayagunakan lingkungan, baik lingkungan fisik maupun sosial, serta menjalin kerja sama dengan unsur-unsur terkait yang dipandang dapat menunjang upaya pengembangan mutu dan kualitas pembelajaran.

Baca Juga :  Implikasi Open Learning Environment dalam Pembelajaran

Pengembangan Kebijakan Sekolah

Pembelajaran PAUD juga perlu didukung oleh kebijakan-kebijakan kepala sekolah. Kebijakan yang jelas akan memberikan kelancaran dan kemudahan dalam implementasi pembelajaran. Ada beberapa kebijakan yang relevan diambil kepala sekolah dalam membantu kelancaran pengembangunan pembelajaran bagi anak usia dini, yaitu:

  1. Memprogramkan perubahan kurikulum sebagai bagian integral dari program sekolah secara keseluruhan.
  2. Menganggarkan biaya operasional pembelajaran PAUD sebagai bagian dari anggaran sekolah.
  3. Meningkatkan mutu dan kualitas guru, dan fasilitator agar dapat bekerja secara profesional (meningkatkan profesional guru).
  4. Menyediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk kepentingan belajar, dan bermain anak.
  5. Menjalin kerja sama yang baik dengan unsur-unsur terkait secara resmi dalam kaitannya dengan pembelajaran PAUD.

Tags: