Dampak Ekonomi Dunia dan Indonesia Akibat Covid-19

Sudah beberapa bulan ini dunia sedang digemparkan dengan mewabahnya sebuah virus yang dikenal dengan sebutan Covid-19 yang telah menyebabkan perubahan disegala aspek kehidupan bukan hanya di Indonesia,melainkan juga di seluruh penjuru dunia. Virus ini pertama kali muncul di Wuhan dan mulai menyebar sejak awal tahun baru China yaitu bertepatan pada Sabtu, 25 Januari 2020. Siapa yang mengira, virus yang diduga berasal dari pasar ikan yang berada di Wuhan dan meresahkan dunia ini masih termasuk satu keluarga dengan SARS.

Beberapa ahli Terus menerus berusaha menemukan asal dari virus Covid-19 sebenarnya berasal, berupaya menemukan vaksin dan pengobatan yang tepat, dan karakter dari virus ini sendiri sebab semakin bertambahnya waktu Covid-19 masih terus bermutasi. Meski sudah ada kabar bahwa vaksin untuk virus ini sudah ditemukan, namun masih diperlukan uji coba dan belum bisa diproduksi secara besar-besaran. Di tengah-tengah perjalanan untuk menemukan vaksin dan pengobatan yang tepat tersebut, pemerintah berusaha menekan naiknya angka korban yang terpapar dan hal ini diikuti dengan berbagai dampak besar maupun kecil yang mulai mulai dirasakan telah merubah segala aspek kehidupan terutama perekonomian.

Di masa-masa mewabahnya Virus Corona tersebut bagi sebagian orang memanfaatkannya untuk keuntungan pribadi. Banyak mafia yang dengan sengaja memanfaatkan situasi ini dengan cara menimbun stok persediaan masker sebanyak-banyaknya. Mereka sengaja melakukan hal tersebut sebab memang kebutuhan akan masker saat ini sedang diperlukan sekali. Tidak hanya yang berasal dari kalangan medis yang harus berjuang digarda terdepan, namun juga seluruh lapisan masyarakat, dan korban Virus Corona itu sendiri. Jika masker terus-menerus ditimbun, maka harga jualnya akan semakin mahal. Selain penimbunan masker, beberapa oknum yang ingin memperoleh keuntungan bisa saja melakukan sebuah penelitian dan saling berlomba untuk menemukan vaksin Covid-19 tersebut dengan tujuan yang bisa dikatakan kurang baik . Bisa jadi Virus Corona itu sendiri merupakan senjata biologis yang akan dijadikan senjata mematikan.

Baca Juga :  Persepsi Orang Tua Terhadap Pentingnya Pendidikan Bagi Anak

Di Indonesia Virus Corona telah membawa pengaruh besar terhadap anjloknya aktivitas impor Indonesia dari China. Pemerintah terus menerus mengkalkulasikan dampak yang ditimbulkan oleh pandemi ini terutama berkenaan dengan masalah ekspor dan impor barang. Keanjlokan impor tersebut jelas sekali terlihat sebab barang-barang yang didatangkan dari China memiliki kontribusi sejumlah 27% terhadap total angka impor Indonesia secara menyeluruh.

Salah satu sektor perekonomian yang terdampak Covid-19 ialah pariwisata. Kunjungan yang ada di tempat pariwisata terutama di Indonesia sendiri menjadi berkurang. Hal inilah yang menyebabkan penurunan ekonomi pariwisata dan akan semakin melemah jika berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama. Pengaruh lain yang bisa terjadi juga meliputi penurunan jumlah turis yang berwisata di indonesia Mendatang.

Sektor perekonomian lain yang terdampak yaitu harga minyak mentah yang ada di dunia menurun. Penurunan ini juga merupakan dampak dari mewabahnya Virus corona tersebut. Dengan begitu, secata otomatis akan timbul kerugian yang sangat besar serta didak dapat dihindari lagi. Kerugian-kerugian tersebut juga timbul akibat persetujuan yang dilakukan OPEC selaku organisasi negara-negara pengekspor minyak bumi untuk melakukan pemotongan produksi minyak mentah sejumlah 1,5 juta barel per hari (bph). Serta pengurangan tersebut akan dilaksanakan hingga akhir tahun 2020 ini. Untuk saat ini permintaan minyak juga semakin menurun karena banyak pabrik yang berhenti untuk beroperasi serta kegiatan ekonomi lain yang ada di dunia mulai dikurangi.

Dampak yang terakhir ialah akan terjadi krisis yang melanda diberbagai penjuru dunia serta di Indonesia. Pertama kali yang akan dibahas adalah krisis yang melanda diberbagai penjuru dunia. Virus Corona memang tidak hanya membarikan penyerangan terhadap manusia saja melainkan juga menyerang dan memberikan pengaruh yang besar terhadap perekonomian dunia. Negara yang saat ini diduga sebagai sumber dari penyebaran Virus Corona itu sendiri adalah China yang memiliki peran sebagai kontributor terpenting didalam perekonomian global. Maka bisa disimpulkan bahwa, jika dari pihak China itu sendiri dapat dengan cepat mengendalikan Virus Corona dan memperbaiki perekonomian dengan cepat pula, maka perekonomian global dapat diarasi kembali. Selanjutnya krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia sejak diberlakukannya lockdown terutama di Jakarta menyebabkan dampak yang cukup besar terhadap perekonomian sebab kondisinya semakin melemah. Seperti yang telah diketahui, sebagian besar pergerakan uang dalam perekonomian terletak di Jakarta. Serta satu masalah lagi, di Jakarta masyarakat mendapat pasokan makanan maupun barang baku berasal dari luar daerah. Akibatnya pula, barang-barang akan menjadi semakin langka untuk didapatkan dan harganya menjadi naik sehingga menimbulkan naiknya inflasi yang ada di Indonesia.

Baca Juga :  Peran Keluarga Dalam Mendidik Anak Sejak Dini

Dengan melihat berbagai perubahan yang terjadi pada perekonomian dunia, Covid-19 ini benar-benar telah menciptakan kerugian bagi ekonomi dunia termasuk Indonesia. Dunia terus berusaha mengatasi masalah tersebut. Namun beberapa upaya dianggap kurang tepat. Khususnya Indonesia yang jika melakukan tindakan lockdownsedikit dianggap kurang tepat dan sangat merugikan karena dapat menimbulkan terjadinya krisis ekonomi. By Amilya Nurul Erindha

Tags: