Cara Mengetahui Berita Hoax

  • Whatsapp
Undangan Digital
Pada era digital saat ini Internet rasanya sudah sangat melekat di dalam kehidupan sehari-hari, khususnya diindonesia. Memang pada dasarnya internet terkadang bisa sangat membantu dalam berbagai penyelesaian baik di dalam bidang pekerjaan maupun disekolah bahkan di rumah. Namun pada jejaring internet pun tidak terlepas dari berbagai hal yang sangat negatif dan dapat menimbulkan dampak yang sangat buruk.

Seperti yang kita ketahui bahwa internet telah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Sehingga kita bisa menghetahui kabar dan berita dari penjuru dunia manapun. Akan tetapi, kita harus pandai-pandai dalammencerna berita yang ada. Pasalnya, tidak semua berita yang terbit merupakan berita yang benar. Pengertian Hoax

Hoax adalah sebuah berita palsu yang tidak benar dan dalam KBBI hoaks artinya berita bohong. Dan dalam kamus jurnalistik diartikan sebagai berita yang tidak benar sehingga menjurus pada kasuk pencemaran nama baik. Dalam undang-undang ITE sendiri, hoax sudah diatur dalam pasal 28(1) yang berbunyi  “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian dalam Transaksi Elektronik”. Jadi jika ada orang yang menyebarkan berita bohong maka akan mendapatkan hukuman sesuai dengan undang-undang yang ada.

Bacaan Lainnya

Berikut, alasan mengapa konten hoax tersebar luas di jejaring sosial:

  1. Hanya sebuah humor demi kesenangan belaka. Dengan kecanggihan teknologi zaman sekarang, orang bisa melakukan hal-hal yang aneh, langka dan tidak logis. Namun menimbulkan decak kagum yang lucu dan penuh fantasi.
  2. Usaha untuk mencari sensasi di internet dan media sosial. Biasanya untuk merebut perhatian lebih banyak user.
  3. Beberapa memang menggunakan menyebar hoax demi untuk mendapat lebih banyak uang dengan bekerjasama dengan oknum
  4. Hanya untuk ajang ikut-ikutan agar terlihat lebih seru.
  5. Untuk menyudutkan pihak tertentu (black campaign). Keadaan ini sering terjadi saat sedang berlangsungnya Pilkada/ Pilgub/ Pileg/ Pilpres.
  6. Sengaja menimbulkan keresahan. Saat situasi jelek/ rumit mulai tersebar maka muncullah kekuatiran di dalam masyarakat.
  7. Niatan untuk mengadu domba.
Baca Juga :  Pendidikan Karakter Pada Anak Usia dini

Ciri-ciri berita bohong (hoax):

  1. Menciptakan kecemasan, kebencian, permusuhan
  2. Sumber tidak jelas dan tidak ada yang bisa dimintai tanggung jawab atau klarifikasi
  3. Pesan sepihak, menyerang, dan tidak netral atau berat sebelah
  4. Mencatut nama tokoh berpengaruh atau pakai nama mirip media terkenal
  5. Memanfatkan fanatisme atas nama ideologi, agama, suara rakyat
  6. Judul dan pengantarnya provokatif dan tidak cocok dengan aslinya
  7. Memberi penjulukan
  8. Minta supaya di- share  atau diviralkan
  9. Menggunakan argument dan data yang sangat teknis supaya terlihat ilmiah dan dipercaya
  10. Artikel yang ditulis biasanya menyembunyikan fakta dan data serta memlintir pernyataan narasumbernya
  11. Berita ini biasanya ditulis oleh mefia abal-abal, dimana alamat media dan penanggung jawab tidak jelas
  12. Manipulasi foto dan keterangannya. Foto-foto yang digunakan biasanya sudah lama dan berasal dari kejadian ditempat lain dan keterangannya juga dimanipulasi.
  13.  
Upaya Menanggulangi Berita Hoax Pada Facebook

Pos terkait