Menuju Mimpi Indah ku

Sebuah harapan, impian kecil, dan cita-cita memang tidak ada batasnya. Tidak memandang kita dari keluarga apa, kita dari agama apa, kita dari suku apa. Namun, impian dapat dimiliki oleh semua orang yang terlahir didunia ini. Memang iya benar bahwa kita sebelum lahir ke dunia ini, Allah telah menetapkan takdir yang salah satunya yaitu takdir kita di masa depan. Meskipun takdir sudah Allah tetapkan, tidak ada salahnya untuk kita bermimpi, ber angan-angan untuk masa depan karena impian juga dapat terwujud oleh usaha yang kita lakukan, seberapa kita ingin mimpi itu terwujud, sebesar itu pula usaha yang kita lakukan untuk mewujudkannya. Jangan takut untuk bermimpi. 

Sejak kecil pasti kita sudah mengenal yang namanya cita-cita, mungkin mulai kita duduk dibangku kanak-kanak atau TK, dan sering juga waktu itu kita ditanyai mengenaik cita-cita kita kedepannya dan kebanyakan menjawab untuk menjadi dokter, menjadi polisi, tentara, dll. mungkin waktu kecil kita berfikir bahwa menjadi dokter, polisi, tentara, itu merupakan kerja yang mulia dan mendapatkan banyak uang ya mungkin sih, dan saya pun juga pernah saat kecil mempunyai mimpi untuk menjadi dokter. ya tidak apa-apa bermimpi lah sampai setinggi langit karena bermimpi itu bebas untuk siapapun. namun seiring berjalannya waktu,  kita tahu dan mengerti arti tentang sebuah cita-cita dan tujuan hidup ke depan maka kita harus berfikir realistis tentang cita-cita di masa depan yang ingin kita raih.

Menurut saya, Cita-cita merupakan sebuah harapan atau impian yang saya genggam dan yang sangat ingin saya raih untuk masa depan yang baik, namun beda orang beda juga makna dari sebuah cita-cita. Sejatinya cita-cita merupakan  sebuah impian yang dapat membakar semangat untuk terus melangkah maju dengan langkah yang jelas dan mantap dalam kehidupan ini. Dalam hidup saya, masih banyak juga impian yang belum terwujud, meskipun banyak juga yang sudah terwujud. Namun, tidak berhenti sampai disitu usaha yang saya lakukan. Dalam meraih cita-cita atau impian kita harus berusaha sekuat mungkin dan semakin besar usaha yang kita lakukan, semakin besar juga kemungkinan kita untuk meraih cita-cita tersebut, dan tentunya juga kita tidak boleh lupa dengan sang maha pencipta yaitu Allah.

Baca Juga :  Pentingnya Melestarikan Seni Tari

Hendaknya kita juga banyak berusaha yang disertai dengan berdoa, karena dengan banyak berdoa artinya semakin besar keyakinan yang kita miliki untuk terkabulnya doa tersebut. Dan tentunya sebuah impian harus diiringi dengan keyakinan yang besar pula. yakin dengan Allah, yakin dengan diri sendiri, yakin dengan potensi yang kita miliki, yakin dengan hidup bahwa hidup itu akan berubah dan berproses dengan seiring berjalannya waktu. Dan dalam meraih impian itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, mangkannya kita harus banyak berusaha, berdoa, dan yakin bahwa kita dapat meraih impian .

sesuai dengan pengalaman yang saya miliki, saya juga memiliki cita-cita yang berubah-ubah , yang waktu TK saya ingin menjadi dokter, lalu ketika SD saya ingin menjadi seorang guru dan arsitektur, dan ketika saya SMP sampai sekarang ini mempunyai mimpi yang sama yaitu ingin menjadi guru. Saat ini saya sedang berkuliah di jurusan pendidikan yang mana di didik untuk menjadi seorang guru yang profesional kelak. Saya memilih ingin menjadi seorang guru karena termotivasi oleh ayah saya yang juga berprofesi sebagai guru. Namun, cita-cita yang saya impikan belum berhenti sampai disitu saja, karena belum terwujud untuk menjadi guru, dan ini masih proses untuk meraihnya. Menurut saya, sebuah cita-cita harus dipikirkan dengan baik, karena masa depan kita yang menentukan bukan orang lain, apa yang kita tabur itulah yang akan kita tuai. Cita-cita juga merupakan sebuah hasil dari yang kita lakukan sekarang bukan apa yang kita impikan sekarang.  

Dapat disimpulkan bahwa  sebuah impian itu bebas dimiliki oleh seseorang tanpa memandang dari keluarga apa, dari agama apa, dari suku apa. Sebuah mimpi dapat terwjud bahwa kita mau berusaha , serta banyak berdoa, dan yakin dengan yang kita impikan, yakin bahwa akan terwujud. Maka oleh karena itu, kita tidak boleh meremhkan dengan yang namanya cita-cita, karena apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai di masa depan, dan perlu diketahui juga cita-cita juga merupakan sebuah hasil dari yang kita lakukan sekarang, bukan yang kita imppikan sekarang. Jangan takut untuk bermimpi, terus kejar impianmu setinggi langkit kelak kamu akan menuju impian yang kamu inginkan. Elma Nurulita Al Haritsah

Tags: