Pengaruh Media Sosial Pada Remaja

Sosial media ialah sebuah media online yang memudahkan semua orang untuk dapat berkomunikasi, berpartisipasi, dan membentuk sebuah jaringan online sehingga dapat menyebarluaskan konten mereka sendiri. Penggunaan sosial media oleh para remaja sering mereka lakukan tanpa memperhatikan waktu dan keadaan di sekitar mereka. Tanpa mereka sadari bahwa penggunaan sosial media memberikan pengaruh dalam berbagai aspek kehidupan pada diri mereka sendiri.

Baik dalam aspek sosial, agama dan moral mereka yang berubah seiring penggunaan sosial media yang sering mereka lakukan. Oleh karena itu, sosial media banyak diminati oleh para remaja, apalagi dengan perkembangan zaman maka sosial media semakin berkembang dengan pesat. pengaruh sosial media terhadap akhlak remaja hampir mencakup semua aspek kehidupan seperti aspek sosial, aspek agama serta aspek moral sehingga banyak para remaja yang sudah terpengaruh oleh sosial media.

Di era saat ini media sosial sangat cepat menyebar luas di kalangan remaja. Media sosial merupakan suatu media komunikasi yang dimana pengguna dapat mengisi kontennya secara bersama dan media yang dimanfaakan sebagai sarana pergaulan sosial secara online di internet. Media sosial yang sering dipakai oleh remaja antara lain instagram, facebook, twitter, line dan lain-lain. Dalam penggunaannya pun memiliki dampak positif dan negative. Apakah dampak positif dan negatif media sosial bagi remaja?

Pengkajian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif ialah penelitian tentang riset yang bersifat deskripsif dan cenderung menggunakan analisis.

Media sosial adalah sebuah media online, dengan cara para penggunannya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Kemajuan teknologi saat ini didukung melalui gadget-gadget canggih yang menyajikan fitur-fitur menarik serta berkulitas salah satunya jejaring sosial. Semua pasti sudah mengetahui bahwa sosial media sudah mendarah daging dan sulit lepas dari keseharian para remaja. Para remaja saat ini sangat mudah terkena virus hi tech (hello technology). Banyak dari para remaja yang memiliki sosial media bahkan mereka memiliki sosial media tidak hanya satu saja.

Baca Juga :  Tujuan dan Orientasi hidup manusia dalam islam

Disini akan membahas mengenai apa saja dampak dari penggunaan media sosial bagi para remaja serta solusi agar remaja dapat sedikit tidak terlalu terpaku pada sosial media yang saat ini kian meledak di kalangan remaja. Tidak bisa dipungkiri peminat dari sosial media kebanyakan dari kalangan remaja. Alasan mengapa banyak remaja mengunakan media sosial pun beragam dari supaya bisa menambah teman ataupun supaya bisa bersosialisasi dengan muda dan masih banyak lainnya.

Dalam hal ini sosial media memiliki dampak seperti dampak posisif yaitu sebagai pengembangan keterampilan para remaja yang dikemas dalam satu wadah yang disebut dengan komunitas. Sarana pengembangan tidak hanya berfokus pada sanggar di suatu tempat saja melainkan lewat sosial media. Komunitas seperti ini sering kita jumpai di facebook, twitter, ataupun website tertentu. Di sini remaja akan mendapat teman baru yang sehobi atau kesamaan seni maupun olahraga. Mereka juga dapat berbagi kisah maupun motivasi agar apapun yang mereka lakukan sekarang adalah pilihan bukan sekadar bermain-main saja. Saling belajar dan mendapatkan banyak jaringan atau channel.

Selain memperluas jaringan informasi tentunya sosial media dapat memperluas jaringan informasi ataupun perluasan channel. Semakin banyak relasi yang kita dapat maka semakin banyak juga informasi yang kita dapat. Banyak cara yang dapat mempererat persahabatan salah satunya adalah melalui sosial media misalnya facebook semakin banyak teman yang kita dapatkan maka semakin banyak informasi yang dapat kita peroleh. Begitupun dengan blogger semakin banyak channel atau group yang kita ikuti domain lain akan banyak memberikan peluang forum diskusi yang bermanfaat mengenai pendidikan, komunikasi, maupun tentang politik yang berkembang di Indonesia.

Seiring berjalannya waktu tentunya jejaring sosial membawa dampak negatif juga. Tidak semua remaja menggunakan sosial media seperti yang diharapkan. Tetapi mereka menggunakan sosial media untuk hal-hal yangkurang baik. Bahkan bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Baca Juga :  Pemanfaatan Media Smartphone Pada Pembelajaran Mahasiswa

Dampak negatif dari sosial media bagi para remaja antara lain dapat mengurangi tingkat prestasi remaja. Mengapa begitu? Tentu saja karena mereka lebih focus bermain dengan akun mereka daripada mereka belajar. Sehingga tingkat prestasi mereka turun meskipun tidak drastic atau secara berkala atau bertahap.

Sosial media tidak hanya semacam pengikat pertemanan namun dapat menjadi jerat sosial. Banyaknya kejahatan yang terjadi akibat sosial media banyak macamnya. Banyak juga yang sudah tertipu akibat bisnis nakal yang bertujuan untuk menipu konsumen dengan iming-iming barang dagangan yang berkualitas di sosial media. Terutama para remaja yang rentan terpengaruh dalam hal-hal seperti ini.

Selain menjadi jerat sosial, sosial media juga dapat menjadi pemicu berkurangnya waktu atau intensitas belajar siswa. Mereka terlalu terlena dengan dunia barunya dalam aktivitas sosial media. Sehingga waktu mereka yang seharusnya untuk belajar jadi terbuang sia-sia.

Dalam hal ini mereka butuh perhatian lebih dari orang tua agar mereka dapat menekan aktivitas yang berlebihan dalam sosial media. Supaya mereka dapat membagi waktunya untuk hal yang lebih bergun ataupun untuk belajar agar bisa mengembangkan diri mereka agar lebih baik. Sosial media setidaknya digunakan sebagai forum diskusi antar kelompok. Dengan adanya forum diskusi sosial media tidak hanya sekedar ngobrol dengan bahan pembicaraan yang tidak bermutu. Reni Wulandari.

Tags: