Media Sosial, Remaja, Ego Dan Cuek

Perkembangan teknologi internet yang begitu pesat seolah menghilangkan jarak ruang dan waktu, kita dapat terhubung dengan masyarakat dunia dimanapun dan kapanpun untuk mencari dan berbagi informasi maupun ide yang ada. Dengan banyaknya jejaring sosial, kita akan dapat dengan cepat dan mudah membentuk jaringan dan kontak. Disamping itu media sosial tentu saja membawa banyak dampak baru dalam perkembangan hidup, terutama anak-anak dan remaja.

Perkembangan teknologi internet yang begitu pesat seolah menghilangkan jarak ruang dan waktu, kita dapat terhubung dengan masyarakat dunia dimanapun dan kapanpun untuk mencari dan berbagi informasi maupun ide yang ada. Dengan banyaknya jejaring sosial, kita akan dapat dengan cepat dan mudah membentuk jaringan dan kontak. Disamping itu media sosial tentu saja membawa banyak dampak baru dalam perkembangan hidup, terutama anak-anak dan remaja.

Para pengguna jejaring sosial ini kebanyakan dari kalangan anak-anak dan remaja yang masih perlu pengawasan dari orang tua dalam penggunaan jejaring sosial karena selain media sosial membawa dampak posistif dan keuntungan dalam perkembangan ilmu dan teknologi misalnya saja memudahkan dalam hal komunikasi atau mencari informasi melalui internet, mengembangkan relasi, menambah teman dan lain sebagainnya.

Namun disisi lain media sosial juga membawa dampak negatif bagi para anak- anak dan remaja seperti perubahan sikap yang ditunjukkan setelah mereka kecanduan jejaring sosial diantaranya mereka menjadi malas karena terlalu asyik dengan jejaring sosial, menjadi acuh tak acuh dengan sesama teman atau lingkungan sekitar, mereka juga lupa akan kewajiban mereka sebagai pelajar. Selain itu mereka akan bersikapo egois, tidak peduli dengan keadaan karena waktu yang mereka miliki dihabiskan untuk internet.

Oleh karena itu pengawasan dan pendampingan dari orang tua ketika mereka menggunakan media sosial sangatlah penting agar mereka dapat memanfaatkan dan menggunakan media sosial dengan bijak dan bertanggung jawab. Berbicara tentang media sosial besar pengaruhnya dalam pembentukan sikap dan perilaku cuek dan ego dikalangan anak-anak dan remaja adalah tidak lepas dari faktor-faktor lain yang dapat membuat takaran ke egoan setiap manusia berbeda antara lain :  

Yang pertama, faktor lingkungan sekitar. Keegoan seseorang bisa dilihat dari lingkungan sekitar, biasanya akan sulit terkontrol jika lingkungannya tidak mendukung.

Baca Juga :  Sublimasi Manhaj Dan Pancasila Untuk Islam Yang Rahmatan Lil ‘Alamin

Yang kedua, faktor kebiasaan yang telah menjadi terbiasa. Faktor ini masih berkaitan dengan faktor lingkungan, faktor ini disebabkan oleh kemanjaan yang dibiasakan oleh orang tua kepada anaknya sehingga membuatnya merasa apapun bisa didapatkan. Dampak besarnya membentuk jiwa dan diri anak menjadi buruk pada sikap.

Yang ketiga, faktor keturunan dari orang tua. Faktor ini ada karena ego adalah sifat yang dapat “diturunkan” kepada keturunannya.

Yang keempat, faktor perkembangan teknologi kususnya internet sangat membawa dampak yang sangat signifikan kepada sikap dan perilaku anak maupun remaja. Keberadaan sosial media tidak bisa dipungkiri lagi, semakin menjamurnya di masyarakat membawa dampak positif maupun negatif. Banyak kasus-kasus yang diakibatkan oleh sosial media tersebut, sehingga membuat orang tua ekstra keras membentengi anak-anaknya dari informasi yang menyesatkan dari media sosoal tersebut. Adapun langkah pencegahan dampak negatif dari media sosial adalah selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Memnbatasi mengakses jejaring sosial dengan mencari kesibukan yang positif, dan lebih sering bersosialisasi dikehidupan nyata.

Tags: