Do’a Dan Keajaiban

Dalam berkehidupan, doa bukanlah hal asing bagi manusia. Mereka melakukan doa pada banyak kegiatan. Seperti setelah sholat, hendak makan, selepas makan, hendak tidur, bangun tidur, dan masih banyak lagi. Setiap kegiatan yang manusia lakukan banyak diawali dengan doa, bahkan dzikir juga merupakan doa. Namun, manusia seringkali akan hal ini, mereka hanya berdoa ketika tertipa musibah, ketika gelisah, dan ketika menginginkan sesuatu saja. Tanpa manusia sadari berdoa merupakan tanda syukur kita atas nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada seluruh makhluknya.

Dalam berkehidupan, doa bukanlah hal asing bagi manusia. Mereka melakukan doa pada banyak kegiatan. Seperti setelah sholat, hendak makan, selepas makan, hendak tidur, bangun tidur, dan masih banyak lagi. Setiap kegiatan yang manusia lakukan banyak diawali dengan doa, bahkan dzikir juga merupakan doa. Namun, manusia seringkali akan hal ini, mereka hanya berdoa ketika tertipa musibah, ketika gelisah, dan ketika menginginkan sesuatu saja. Tanpa manusia sadari berdoa merupakan tanda syukur kita atas nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada seluruh makhluknya.

Tak ada yang salah ketika manusia hanya berdoa disaat mendapatkan cobaan dan musibah, Allah akan tetap mendengarkan setiap apapun yang hambanya ungkapkan. Baik berupa rasa syukur maupun keluhan yang senantiasa manusia lakukan. Alangkah baiknya kita berdoa baik disaat susah maupun senang. Seperti halnya ketika seorang anak yang meminta uang kepada orang tua yang selelu memohon dengan baik, memasang wajah yang sedih agar orang tuanya iba pada anaknya kemudian memberikan uang. Begitu halnya kita melakukan doa, lebih baik meminta dengan sungguh-sungguh bukan dengan tergesa-gesa, mengharapkan agar doa terkabul, dan lain sebagainya.

Banyak sekali hal yang kita inginkan dalam berkehidupan, banyak sekali doa yang menusia harapkan terwujud. Hidup penuh dengan rahasia, begitu pula dengan doa. Banyak sekali kejadian yang tak terduga sering kita alami. Doa menjadikan kekuatan yang mampu merubah sesuatu yang tidak mungkin terjadi menjadi mungkin terjadi. Keuatan doa pula mampu menguatkan hati seseorang yang merasa lemah menjadi lebih kuat dan lebh siap menjalani hidup. Juga mampu melunakkan hati yang keras menjadi lembut.seperti contoh ketika seorang ibu mendoakan anaknya agar mampu memahami apa yang sedang mereka pelajari, dengan izin Allah anak yang selalu didoakan oleh ibunya tersebut mampu memahami apa yang dia pelajari. Doa sangat lah istimewa, begitu istimewanya bahkan Allah berfirman “berdoalah padaku niscaya akan kukabulkan”. Manusia tanpa sadar seringkali berdoa hanya mengeluhkan apa yang diinginkan saja tanpa ada rasa membutuhkan aatu merendah. Allah mengkabulkan doa seorang hamba tidak langsung saat itu juga, melainkan Allah akan memberikan yang terbaik untuk hambanya.

Baca Juga :  Pendidikan era Revolusi Industri 4.0

Seperti contoh, orang yang berdoa meminta agar dikayakan dalam hartanya, namun Allah tidak mengkabulkan keinginan hambanya tersebut disebabkan Allah menyelamatkan seorang hamba tersebut dari fitnah dunia. Seorang hamba juga harus menyadari bahwa doa yang mereka panjatkan selalu terkabul walaupun jawabannya terkadang tidak sesuai disebabkan Allah mengasihi hambanya. Adapun tertolaknya sebuah doa dikarenakan dalam hati seseorang tersebut banyak sekali dosa dan dalam darah daging mereka mengalir barang haram, seperti ketika berdoa menggunakan pakaian yang dibeli dari hasil korupsi dan sebagainya.

Allah maha membolak-balikkan hati seorang hambanya. Allah juga tidak akan mengulur-ulur rezeki yang akan diberikan kepada hambanya. Tetapi, Allah akan memberikan reeki kepada seorang hambanya disaat waktu yang tepat. Berdoa bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan juga berdoalah untuk saudaramu, keluargamu, teman-temanmu, bahkan musuhmu. Kita tidak tahu kapan maut akan datang, ketika kita tidak pernah berdoa, lalu disaat kita meninggal tidak ada yang akan mendoakkan.

Doa juga mampu meringankan siksa kubur, saat tidak ada yang mau mendoakan, mampukah kita menghadapi siksa kubur yang amat sakit?. Adapun doa yang tidak akan ditolak oleh Allah yaitu, dalam hadis Tirmidzi dijelaskan bahwa “ tiga kelompok manusia yang doanya tidak akan ditolak, yaitu orang berpuasa hingga berbuka, imam yang adil, dan doa orang yang terdzalimi”. Kunci dari doa yang insyaallah terkabul bukanlah doa yang diucapkan dengan berkali-kali, melainkan berdoa mengunakan hati dan merendah penuh rasa syukur atas nikmat dan penyesalan atas semua dosa yang telah dilakukan. Banyak kisah para nabi yang mengajarkan kepada kita untuk berdoa dengan hati. Seperti kisah Nabi Yunus as, beliau dimakan oleh ikan paus yang seperti kita ketahui sangatlah besar, namun dengan dengan ketulusan hati dan kerendahannya beliau berdoa meminta pertolongan kepada Allah, dan dengan kuasanya Allah mengeluarkan Nabi Yunus dari perut ikan paus tersebut. Secara logika manusia, apabila manusia ditelan ikan paus kemungkinan untuk keluar dan hidup sangatlah tidak mungkin.

Namun, Allah dengan kuasanya mengeluarkan beliau dari perut paus tersebut. Seperti juga contoh Nabi Ayyub yang ditinggal anak dan istrinya ketika beliau sakit yang lumayan parah, namun Nabi Ayyub tidak pernah mengeluh dan sedih, beliau senantiasa berdoa dan berdzikir meminta kesembuhan untuk sakitnya. Yang dalam pemikiran manusia tidak mungkin terjadi menjadi terwujud, dan ketika sembuh beliau sama sekali tidak marah kepada orang yang mencelanya. Allah maha segalanya, manusia sangat dianjurkan untuk berdoa dan berdoa bukan hanya disaat mengingnkan sesuatu saja, melainkan berdoalah ketika hendak melakukan sesuatu, sebab tanpa kita sadari setan-setan setiap hari mengelilingi kita untuk menjerumuskan dalam dosa.

Baca Juga :  Peran Guru Dalam Pendidikan

Dan yakinlah pada kekuatan doa yang menjadikan sebuah keajaiban yang tak terduga, banyak sekali hal-hal yang kita rasakan dan kita tidak menyadarinya bahwa hal tersebut merupakan cara Allah mengkabulkan doa kita melalui cara yang berbeda dari yang kita panjatkan. Berdoalah dengan hati yang tulus dan merendahlah mengingat semua dosa yang telah dilakukan, doa yang terkabul bukanlah doa yang diulang-ulang atu berkali-kali diucapkan melainkan doa yang dipanjatkan dengan tulus dan dari hati.

Tags: