Ciri-Ciri Sumber Belajar

Sumber belajar adalah sebuah kekuatan atau penguat dalam proses pembelajaran. Apabila kekuatan tersebut tidak dapat mencapai apa yang diinginkan dalam suatu pembelajaran (tujuan dari belajar), maka hal tersebut tidak dapat disebut sebagai sumber belajar. Sumber belajar mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

Sumber belajar adalah sebuah kekuatan atau penguat dalam proses pembelajaran. Apabila kekuatan tersebut tidak dapat mencapai apa yang diinginkan dalam suatu pembelajaran (tujuan dari belajar), maka hal tersebut tidak dapat disebut sebagai sumber belajar. Sumber belajar mempunyai ciri-ciri sebagai beriku
  1. Sumber belajar dapat memberikan kekuatan dalam proses belajar mengajar sehingga tujuan pembelajaran tersebut dapat terwujud.
  2. Sumber belajar mempunyai nilai-nilai intruksional edukatif, yaitu dapat membawa perubahan sempurna dalam tingkah laku.
  3. Sumber belajar dapat dipergunakan sendiri, juga dapat dipergunakan secara kombinasi.
  4. Sumber belajar dapat dibedakan menjadi dua, pertama sumber belajar yang dirancang, dan yang kedua sumber belajar tinggal pakai/jadi.

Pemanfaatan Perpustakaan sebagai Sumber Belajar

Perpustakaan telah menjadi item yang tidak terpisahkan dari sekolah. Hampir di setiap sekolah mulai dari jengjang pendidikan sekolah dasar sampai perguruan tinggi terdapat perpustakaan sekolah, bahkan unit-unit perpustakaan keliling (mobile library) dari Departemen Pendidikan Nasional tersedia di kota-kota besar guna melayani kebutuhan para pelajar dan menambah wawasan ilmu dengan tempat yang terjangkau.

Perpustakaan merupakan pusat sarana akademis. Ia menyediakan bahan-bahan pustaka berupa barang cetakan, seperti buku, majalah/jurnal ilmiah, peta, dan surat kabar. Oleh karena itu, perpustakaan dapat dimanfaatkan oleh pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum untuk memperoleh informasi dalam berbagai bidang keilmuan untuk tujuan akademis maupun untuk rekreasi.

Menurut Aachsin dalam Arsyad, manfaat perpustakaan sebagai sumber belajar secara efektif memerlukan keterampilan sebagai berikut:

Keterampilan mengumpulkan informasi, yang meliputi:

  1. Keterampilan mengenal sumber informasi dan pengetahuan.
  2. Keterampilan menentukan lokasi sumber informasi berdasarkan sistem klasifikasi perpustakaan, cara menggunakan katalog dan indeks.
  3. Keterampilan menggunakan bahan pustaka baru, bahan referensi, seperti kamus, dan lain-lain.

Keterampilan mengambil intisari dan mengorganisasikan informasi, seperti:

  1. Memilih informasi yang relevan dengan kebutuhan dan masalah.
  2. Mendokumentasikan informasi dan sumbernya.
Baca Juga :  Perbedaan Tes Penempatan (Placement Test) dengan Tes Diagnostik (Diagnostic Test)

Keterampilan menganalisis, menginterpresentasikan dan mengavaluasi informasi, seperti:

  1. Memahami bahan yang dibaca.
  2. Membedakan antara fakta dan opini.
  3. Menginterpretasikan informasi, baik yang saling mendukung maupun berlawanan.

Keterampilan menggunakan informasi, seperti:

  1. Memanfaatkan intisari informasi untuk mengambil keputusan dan memecahkan masalah.
  2. Menggunakan informasi dalam diskusi.
  3. Menyajikan informasi dalam bentuk tulisan.

Tags: