Konsep Umum Lingkungan Sebagai Media Pembelajaran

Pada dasarnya pembelajaran tidak selalu di dalam kelas. Dalam prosesnya pembelajaran juga dilakukan di lingkungan baik lingkungan keluarga lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat. Dari hal di atas bahwa kegiatan pembelajaran tidak terbatas oleh tepat sebab itu para guru harus memanfaatkan lingkungan untuk kegiatan pembelajaran, agar para siswa tidak [1]merasakan kejenuhan dalam pembelajaran, kegiatan pembelajaran yang berkreasi tentunya akan bisa meningkatkan semangat siswa dalam kegiatan pembelajaran bukan hanya itu saja pembelaj  aran di luar ruangan tentunya akan lebih bervariasi dan menyebabkan siswa wa lebih mengerti cara bersosialisasi dengan masyarakat.

Konsep Umum Lingkungan Sebagai Media Pembelajaran

Jenis jenis lingkungan yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran adalah:

  1. Lingkungan di sekitar sekolah
  2. Bahan – bahan yang ada di sekitar masyarakat yang tidak digunakan seperti limbah kayu, botol, kardus dan sedotan. Itulah jenis-jenis bahan di lingkungan yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran.
  3. Peristiwa yang terjadi di masyarakat. [2]

Tetapi tidak semua lingkungan bisa dijadikan media pembelajaran karena media pembelajaran memiliki karakteristik tertentu. menurut asnawir dan basyiruddin usman topik-topik yang digunakan lingkungan sebagai media pembelajaran harus memiliki  syarat-syarat tertentu.[3] Syarat-syaratnya antara lain.

  1. Harus sesuai dengan tujuan pembelajaran.
  2. Dapat menarik perhatian didik dan menjadai pembelajaran peserta didik untuk bisa hidup di tengah-tengah masyarakat.
  3. Dapat mengembangkan keterampilan siswa dan mengembangkan interakasi dengan masyakarat
  4. Dapat menjadikan peserta didik menjadi anak yang aktif, kreatif dan inovatif. .[4]

Lingkungan merupakan suatu sumber yang sangat besar untuk siswa dalam belajar untuk itu para guru harus bisa memanfaatkan lingkungan yang ada agar para siswa mampu belajar dengan lingkungan yang ada. seperti lingkungan yang sering terjadi kebanjiran itu bisa dipergunakan untuk mengajarkan siswa  tentang menjaga lingkungan, seperti membuang sampah pada tempatnya, dari situlah siswa akan berfikir  tentang akibat yang ditimbulkan dari mereka yang sering membuang sampah tidak pada tempatnya.[5]

Salah satu upaya untuk mengembangkan media pembelajaran adalah dengan menggunakan media lingkungan yang ada karena media lingkungan merupakan suatu media yang dapat meningkatkan motivasi dalam belajar dan menjadikan para siswa Lebih memahami. karena belajar menggunakan media lingkungan adalah belajar secara langsung Hal itulah yang dapat membuat Siswa lebih semangat dalam kegiatan belajar untuk itu perlu dari guru memahami tentang mengembangkan belajar menggunakan media lingkungan yang ada..[6]

Baca Juga :  Work Form Home Dan Daring Selama Pandemi Covid-19

Contoh kegiatan pembelajaran di luar ruangan adalah seperti melakukan kegiatan perkemahan, secara tidak langsung tentunya siswa akan lebih mengenal alam dan mereka bisa belajar secara langsung, perkemahan mempunyai nilai-nilai pendidikan seperti mengajarkan rasa tangung jawab, gotong royong dan lain lain. Lewat kegiatan perkemahan merupakan upaya pembentukan keperibadian yang luhur, dan memiliki jiwa sosial serta mampu bertangung jawab atas tugas yang yang di berikan.  [7]


[1] Dini haryati, “efektivitas pemanfaatan lingkungan sekolah ssebagai sumber belajar terhadap hasil belajar IPA peserta didik kelas 4 SD Inpres BTN IKIP 1 Makassar”. Auladuna. Vol.3 No.2, Desember 2018

[2] Juairiah, yusuar yunus & djufri, “pembelajaran berbasis lingkungan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada konsep keanekaragaman spermathophyta”. Jurnal biologi edukasi, edisi 13 vol.6. No.2, desember 2014. Hal 82-84

[3] asnawir basyiruddin, Media Pembelajaran (jakarta: ciputra press, 2002).

[4] musfiqoh, Pengembangan Media Pembelajaran (jakarta: prestadi pustaka raya, 2012). Hal. 132

[5] M. Anwas, “ lingkungan sebagai media pembelajaran dan pengaruhnya tergadap kompetensi penyuluhan pertanian, pustekom kemdiknas”

[6] Ibid, hal.133

[7] Sri wuryastuti, “model pembelajaran berbasis lingkungan untuk meningkatkan kecakapan hidup mahsiswa melalui pembuatan kompor biogas”. Eduhumaniora. vol.5 No. 2, Juli 2013

Tags: