Kelebihan dan Kekurangan Lingkungan Sebagai Media Pembelajaran

Pembelajaran yang akan diberikan pada anak usia dini atau anak tingkat dasar harus yang semenarik mungkin dan harus berpotensi pada perkembangan anak tujuannya untuk melatih dan mengembangkan potensinya, misalnya lingkungan menjadi sumber dari pembelajaran hal itu sangat penting untuk membantu proses berkembangnya potensi anak dan juga mememilki banyak keuntungan, rata-rata nilai hasil belajar siswa mengalami banyak peningkatan dan keuntungan dikarenakan soerang peserta didik merasa senang dengan belajar yang menggunakan media lingkungan artinya peserta didik dapat dengan mudah memahami materi yang disampaikan oleh guru.

Kelebihan dan Kekurangan Lingkungan Sebagai Media Pembelajaran

Seorang Guru dapat memberikan materi yang dipelajari dengan mencari-mencari informasi dan masalah lingkungan serta dampaknya terhadap kehidupan yang ada disekitar mereka, jadi seorang peserta didik dapat dengan bebas untuk bereksplorasi selain itu dapat menambah wawasan dan memperluas ilmu pengetahuan peserta didik.[1]

Hal tersebut juga didukung oleh pendapat Santrock (2007:484) mengatakan bahwa “pengetahuan akan bertambah luas dan makin mendalam  jika murid terus membangun hubungan antara informasi baru dengan pengalaman dalam pengetahuan mereka yang sudah ada” pemilihan masalah yang terjadi harus dikemukakan hal ini terjadi karena maslah yang dimiliki siswa merupakan awal pengalamannya dan didalam pengalaman terdapat pengetahuan awalnya dengan artian bahwa setiap permasalah yang dimiliki siswa merupakan pengetahuan awalnya dan juga informasi baru dan pengetahuan baru untuk siswa sehingga pengetahaun menjadi luas dan mendalam hingga pada akhirnya hasil belajar siswa meningkat. Keuntungan yang lainnya media lingkungan menjadi sumber belajar juga menjadikan seorang tersebut menjadi lebih aktif sehingga dapat memperoleh hasil belajar yang maksimal.[2]

Kekurangan Lingkungan Sebagai Media Pembelajaran

Media pembelajaran berbasis lingkungan tentunya sangat membantu siswa dalam kegiatan pembelajaran. Namun, disisi lain pembelajaran media berbasis lingkungan ini juga mempunyai kelemahanantara lain yaitu : 

  1. Memakan waktu yang cukup lama untuk persiapan. Namun pandangan tersebut dapat diatasi dengan cara kita melakukan pembelajaran di lingkungan hanya beberapa menit dan kemudian pembahasan akan dilakukan di kelas.
  2. Siswa akan cenderung beraktifitas sendiri di luar aktivitas pembelajaran[3]. Hal ini karena siswa akan lebih semangat untuk pembelajaran di lingkungan. Cara mengatasi kelemahan ini yaitu guru harus pandai pandai mengatur siswa agar tetap tertib saat pembelajaran di lingkungan berlangsung.
  3. Kurangnya wawasan guru terhadap kegiatan pembelajaran yang hanya bisa dilakukan di kelas saja. Padahal kegiatan pembelajaran dapat dilakukan di luar kelas yaitu di lingkungan sekitar. [4]
Baca Juga :  Media Pembelajaran Berbasis Cetakan

[1] Sutra wulandari, maliani aziz, hamzah, “pengaruh media berbasis lingkungan terhadap hasil belajar murid kelas 5 SD Inpres Karunrung, makassar

[2] Wahyu dini kusnanti, timotius suwarna, achmad amirudin, “pemanfaat lingkungan sebagai sumber belajaran untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar geografi kelas XI IPS 3 di SMAN Lawang Kabupaten Malang”. Jurnal um-online.um.ac.id 9(8)

[3] Prima Crismono, “Penggunaan Media dan Sumber Belajar dari alam Sekitar dalam Pembelajaran Matematika”. Jurnal Gammath. Vol 2 No. 1, agustus 2017.

[4] ahmad sudjana, Media Pembelajaran (bandung: sinar baru algesindo, 2010). Hal. 208-209

Tags: