Kajian Historis Pendidikan Islam

  • Whatsapp
Undangan Digital
Pendidikan Islam mempunyai sejarah yang panjang. Pendidikan Islam berkembang seiring kemunculan Islam itu sendiri. Pendidikan Islam terjadi sejak Nabi Muhammad diangkat menjadi Rasul Allah di Mekkah dan beliau sendiri sebagai gurunya. Pendidikan masa ini  merupakan proto type yang terus menerus dikembangkan oleh umat Islam untuk kepentingan pendidikan pada zamannya. Pendidikan Islam mulai dilaksanakan Rosulullah setelah mendapat perintah dari Allah agar beliau menyeru kepada Allah, sebagimana yang termaktub dalam AlQuran.
Kajian Historis Pendidikan Islam
Menyeru berarti mengajak, mengajak berarti mendidik. Langkah awal Nabi tempuh adalah menyerukan keluarganya terlebih dahulu,  pertama, Nabi menyeru kepada istrinya, Khadijah, untuk beriman dan menerima petunjuk-petunjuk Allah, kemudian diikuti oleh Ali bin Abi Thalib, anak pamannya, yang diangkat menjadi anak angkatnya, dan Zaid bin Harits, seorang pembantu rumah tangganya, yang kemudian dijadikan anak angkat. Setelah itu, Nabi mulai mengajak sahabat-sahabatnya, demikian seterusnya. Dalam konteks masyarakat Arab, di mana Islam lahir dan pertama kali berkembang, kedatangan Islam lengkap dengan usaha-usaha pendidikan, hal ini merupakan transformasi besar, sebab masyarakat Arab pra Islam pada dasarnya tidak mempunyai sistem pendidikan formal. Pada awal perkembangan Islam, tentu saja pendidikan formal yang sistematis belum terselenggara. Pendidikan yang berlangsung dapat dikatakan umumnya bersifat informal, dan inipun lebih berkaitan dengan dakwah – dakwah islamiyah – penyebaran dan penanaman dasar-dasar kepercayaan dan ibadah Islam. Dalam kaitan itulah bisa dipahami mengapa proses pendidikan Islam pertama kali berlangsung di rumah Arqam di Bukit Shafa. Rumah Arqam dipilih sebagai tempat berkumpulnya umat Islam untuk menerima pelajaran dari Nabi, karena Arqam adalah sahabat Nabi yang setia sekaligus lokasi rumahnya yang sangat baik, terhadang dari penglihatan kaum Quraisy. Pendidikan pertama yang dilakukan Nabi adalah membina pribadi Muslim agar menjadi kader-kader yang berjiwa kuat dan tangguh dari segala cobaan untuk dipersiapkan menjadi masyarakat Islam dan mubaligh serta pendidik yang baik Ketika masyarakat Islam sudah terbentuk, maka pendidikan diselenggarakan di masjid-masjid dan musholla. Proses pendidikan ini dilakukan dalam halaqah, lingkaran belajar.

Pos terkait