Karakteristik Perkembangan dan Belajar AUD

  • Whatsapp
Undangan Digital
Karakteristik Perkembangan Awal masa anak-anak berlangsung dari usia 2-6 tahun, oleh orang tua disebut sebagai usia problematis, menyulitkan, atau main, oleh para pendidik disebut usia pra sekolah, dan oleh para ahli psikologi sebagai prakelompok, penjelajah atau usia bertanya. Pendidikan Anak Usia Dini telah banyak berkembang di masyarakat, baik yang ditumbuh kembangkan oleh instansi pemerintah maupun oleh masyarakat. Misalnya, Bina Keluarga Balita yang dikembangkan oleh BKKBN, Penitipan Anak oleh Depsos, TK oleh Depdiknas, TPA oleh Depag, dan Kelompok Bermain oleh Masyarakat. Adapun karakteristik perkembangan anak usia dini dapat dilihat sebagai berikut:
Perkembangan Fisik-Motorik Pertumbuhan fisik pada setiap anak tidak selalu sama. Ada yang mengalami pertumbuhan secara cepat, ada pula yang lambat. Pada masa kanak-kanak pertambahan tinggi dan pertambahan berat badan relatif seimbang. Perkembangan motorik anak terdiri dari dua, ada yang kasar dan ada yang halus. Perkembangan motorik kasar seorang anak pada usia 3 tahun adalah melakukan gerakan sederhana seperti berjingkrak, melompat, berlari ke sana kemari dan ini menunjukkan kebanggaan dan prestasi. Sedangkan usia 4 tahun, anak tetap melakukan gerakan yang sama, tetapi sudah berani mengambil resiko seperti jika anak dapat naik tangga dengan satu kaki lalu dapat turun dengan cara yang sama dan memperhatikan waktu pada setiap langkah. Lalu, pada usia 5 tahun anak lebih percaya diri dengan mencoba untuk berlomba dengan teman sebayanya atau orang tuanya.[1] Adapun perkembangan keterampilan motorik halus dapat dilihat pada usia 3 tahun yakni kemampuan anak-anak masih terkait dengan kemampuan bayi untuk menempatkan dan memegang benda-benda. Pada usia 4 tahun, koordinasi motorik halus anak-anak telah semakin meningkat dan jauh lebih tepat seperti bermain balok, kadang sulit menyusun balok sampai tinggi sebab khawatir tidak akan sempurna susunannya. Sedangkan usia 5 tahun, mereka sudah memiliki koordinasi mata yang bagus dengan memadukan tangan, lengan, dan anggota tubuh lainnya untuk bergerak.
Baca Juga :  Sistem Kekerabatan Masyarakat Nelayan
Perkembangan Kognitif.

Pos terkait