Sejarah dan Perkembangan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA)

  • Whatsapp

Indonesia merupakan negara yang terdiri dari pulau-pulau yang berada di Asia Tenggara dan memiliki banyak kekayaan alam maupun budayanya. Dengan hal ini maka tak heran jika Indonesia merupakan negara yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan dari berbagai negara. Bahasa merupakan hal penting ketika seseorang berkunjung ke suatu negara. Karena pastinya membutuhkan adanya komunikasi dengan penduduk lokal di daerah tersebut. Meskipun bahasa inggris merupakan bahasa universal yang digunakan oleh seluruh dunia, tetapi tak kurang dari penduduk lokal yang tidak bisa menggunakan bahasa inggris, maka disisi lain para wisatwan pun dituntut untuk bisa menggunakan bahasa dari negara tersebut untuk mempermudah komunikasi. Para wisatawan asing dapat bergabung dalam program BIPA. Program tersebut tidak hanya ditujukan kepada wisatawan saja, tetapi bisa digunakan oleh pelajar maupun pekerja asing. Pembelajaran BIPA pada saat ini merupakan upaya dalam internasionalisasi bahasa Indonesia sebagai bahasa dunia. Hal itu merupakan dampak dari arus globalisasi yang positif. Pada abad 20-an bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa di dunia yang berkembang pesat. Hal itu membuat Indonesia mengambil keuntungan denga adanya program BIPA. Perintisan BIPA sudah ada sejak 1990-an. Namun, baru dibentuk sebuah tim khusus yang menangani BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing) pada tahun 1999-an. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, Republik Indonesia, sejak tahun 2000 telah menyelenggarakan kegiatan pengajaran bahasa Indonesia untuk penutur asing. Penyelenggaraan program pengajaran BIPA dilandasi oleh pertimbangan bahwa di dalam era global, semakin penting dan potensial posisi bahasa Indonesia dalam hubungan dengan dunia internasional. Dengan demikian, negara Indonesi besar harapan Bahasa Indonesia untuk menjadi jembatan dalam berbagai hubungan kenegaraan dalam segala aspek, karena bagaimanapun juga bahasa merupakan alat yang penting, terutama sebagai alat berkomunikasi.

Baca Juga :  Story Telling Dapat Meningkatkan Nilai Moral Pada Anak Mi
Perkembangan BIPA di luar  negeri pada Kongres Bahasa Indonesia VI (1993)  sangat terlihat adanya keragaman motivasi sosial dan politik seperti: keterlibatan pemerintah, lembaga swasta, universitas, kerja sama internasional, orientasi pengajaran, penyediaan materi ajar, dan manajemen pelatihan. Perkembangan BIPA di luar negeri ini khususnya terjadi di negara Korea, Australia, Amerika Serikat, Jerman, dan Rusia.

Pos terkait