Dampak dari Konsep Belajar Merdeka dan Konstruktivisme Bagi Generasi Masa Depan

  • Whatsapp
Untuk menjawab tantangan Nasional dan Internasional maka perlu menerapkan pendidikan bermutu. Dimana pendidikan bermutu merupakan kunci untuk membangun manusia yang kompeten dan beradab dalam arti menghasilkan output yang sesuai dengan harapan masyarakat.. Strategi peningkatan mutu pendidikan menjadi agenda penting pemerintah (kemendikbud), berbagai terobosan dan kebijakan telah diambil dalam rangka meningkatkan akses pendidikan yang merata dan bermutu. Salah satu program pemerintah yang sekarang adalah kebijakan merdeka belajar. Salah satu ide pokok dari kebijakan merdeka belajar tersebut adalah terfokus pada kemerdekaan sumber daya  manusianya. Merdeka dalam arti terbebas dari ketakutan dan terbebas dari tuntutan. Kebijakan ini merupakan kebijakan yang berlaku secara nasional, dan harus benar-benar direalisasikan pada setiap satuan pendidikan, mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah. (Baro’ah, 2020) Dari konsep merdeka belajar dan konsep konstruktivisme tersebut siswa dapat bertanggung jawab, belajar tidak harus di sekolah, siswa mampu  belajar  dengan  kemandirian  yang  tinggi.  Jika  hal  tersebut menjadi seorang yang bertanggung jawab dan mandiri. Merdeka dalam belajar didukung oleh hal kuat dan mendasar dalam setiap individu berguna untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan bangsa di Era New normal. Konsep pembebasan Paulo Freire dalam kaitannya hubungan antara guru dan murid adalah berusaha melepaskan belenggu yang menjerat paradigma berfikir guru dan murid, untuk dapat melepaskan keterkungkungan itu, lalu menjadi manusia yang mengerti akan arti kemanusiaannya. Ciri kegiatan belajar yang menunjang pencapaian kompetensi siswa dalam merdeka belajar, a.pembalikan makna belajar sendiri yang membangun makna terhadap informasi atau pengalaman.b. berpusat pada siswa, c. belajar dengan mengalami, d. mengembangkan keterampilan sosial, kognitif dan emosional, e. mengembangkan keingintahuan imajinasi, dan fitra ber-Tuhan, f. belajar sepanjang hayat, g. perpaduan kemandirian dan Kerjasama
Baca Juga :  Manajemen Peserta Didik
Pada kegiatan merdeka belajar setiap individu pasti mempunyai tantangan dan rintangan sendiri. Untuk itu problem solving dan implementasi penerapan merdeka belajar didukung oleh sistematika dan penerapan 3 M yakni , 1) Manajemen Diri ,2) Manajemen Waktu, 3) Manajemen Target.

Pos terkait