Merdeka Belajar dan Desain Pembelajaran

  • Whatsapp

Selama pandemi Covid-19 ini pemerintah Indonesia khususnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan telah mengupayakan berbagai cara agar para pelajar Indonesia tetap bisa belajar meski tidak dilakukan secara tatap muka. Dengan memanfaat perangkat mobile yang dimiliki, Pak Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mulai mengimplementasikan Merdeka Belajar yang pernah dicetuskan pada tahun 2019 silam. Harapan beliau dengan adanya Merdeka Belajar ini output dari pendidikan Indonesia lebih berkualitas dan bermutu serta memiliki daya saing tinggi.

Merdeka Belajar telah memperlihatkan fakta baru bahwa pendidikan di Indoneisa telah mengalami pembaharuan kurikulum sebanyak tiga kali dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun. Hal tersebut dilakukan tidak lain yaitu bertujuan untuk menjawab permasalahan pendidikan di Indonesia yang selalu berubah sesuai dengan kemajuann zaman, baik secara intern maupun ekstern.  Upaya penguatan merdeka belajar pada Pendidikan Dasar dalam kenormalan baru dapat dilakukan dengan memaksimalkan desain kurikulum. Pemaksimalan desain kurikulum bisa dilakukan melalui pengadaptasian terhadap keadaan yang terjadi dimasa pandemi. Sistem manajemen saat  memberikan pemberlajaran pada siswa atau peserta didik perlu untuk diperbaiki mulai dari desain kurikulum yang lebih disempurnakan lagi agar semakin maksimal dalam penyampaian materi pada saat ini maupun dimasa yang akan datang.

Bacaan Lainnya

Flipped Clasroom Penguat Merdeka Belajar

Merdeka Belajar disini bukanlah belajar yang dilakukan dengan asal-asalan. Merdeka Belajar yang digagaskan oleh Pak Nadiem Makarim ini ialah belajar yang dapat menciptakan suasana yang lebih menyenangkan, tidak membuat bosan, dan guru serta siswa merasa tidak terbebani saat melaksanakan pembelajaran berlangsung. Merdeka Belajar ini lebih mengarah pada memberi kesempatan para siswa untuk mencari gaya belajar yang membuatnya nyaman, serta mengembangkan minat bakat yang dimilikinya. Esensi sesungguhnya dari merdeka belajar sendiri adalah menggali potensi terbesar yang dimiliki guru dan siswa untuk terus berinovasi serta meningkatkan kuliatas belajar secara mandiri.

Baca Juga :  Urgensi Pendidikan Berpikir Kritis Terhadap Konsep Merdeka Belajar Di Era New Normal

Salah satu tindakan yang dapat menguatkan Merdeka Belajar ialah Flipped Learning ataupun juga bisa disebur Flipped Clasroom, pembelajaran ini merupakan model pembelajaran yang barbasis teknologi informasi. Menurut meknight (2013:4) Flipped Learning adalah model pembelajaran yang menggabungkan antara pembelajaran online dengan pembelajaran tatap muka dikelas. Dalam Flipped Classrom pembelajaran online hanya bertujuan untuk pemberian materi dan penjelasan selanjutnya akan ada pemberian tugas yang nantinya akan dikerjakan dalam kelas tatap muka.

Pos terkait