Pembahasan Materi Konsep Dasar Peta

  • Whatsapp

Bapak/ibu pelajarilah dengan seksama, dengan mempelajari materi ini Bapak/Ibu akan mampu memahami konsep dasar peta. Dengan memahami konsep dasar peta Bapak/Ibu

Pengertian Peta

Mappa merupakan istilah pertama peta yang berasal dari Bahasa Yunani, dan dalam Bahasa Inggris disebut map. Pada aplikasi di smartphone yang dikembangkan google diberi nama google maps. Jauh sebelum adanya aplikasi google maps pada smartphone, manusia mengandalkan kemampuan manual dalam menentukan posisi dan tujuan apabila sedang bepergian ke suatu daerah/wilayah. Mereka memanfaatkan peta, karena peta memberikan sejumlah data dan informasi terkait berbagai bentuk permukaan bumi dalam versi mini, yang mampu memudahkan kita mengenali ciri atau tanda spesifiknya.

Bacaan Lainnya

Peta merupakan alat bantu yang mempermudah pengguna untuk mengetahui beragam informasi yang ada di bumi. Informasi tersebut digambarkan dalam skala yang lebih kecil dan berisi sesuatu jenis informasi tentang muka bumi yang dibutuhkan. Sebagai media, peta berbentuk grafis yang disajikan dengan simbol-simbol, kata-kata, gambar, dan garis yang dirancang untuk menunjukkan hubungan dan menyatakan data suatu lokasi. (Siddiq, dkk., 2008).

Dengan peta, gambar permukaan atau sebagian dari bumi, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mengungkapkan banyak informasi, seperti jarak, lokasi suatu daerah, mengenai luasnya, bentuknya, penyebaran penduduknya, daratan perairan, iklim, sumber ekonomi serta hubungannya dengan yang lain (Mursiti, 2006). Sedangkan Atlas adalah sebutan bagi kumpulan peta dalam format sebuah buku dan ilmu yang mempelajari pembuatan peta adalah Kartografi.

Syarat Peta

Peta disebut layak digunakan jika memenuhi syarat sebagai berikut

  • Conform, berarti kesesuian gambar peta dengan keadaan sesungguhnya di lapangan.
  • Equidistance, berarti jarak sesuai dengan skala yang digunakan, dan sesuai dengan jarak sesungguhnya di lapangan.
  • Equivalent, berarti bidang yang digambar pada sebuah peta ketika dihitung dengan skala yang digunakan, sesuai dengan keadaan sesungguhnya di lapangan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *