Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Usia Dini

  • Whatsapp

Pertumbuhan menunjukkan arti perubahan kuantitatif,  pertambahan dalam ukuran dan struktur. Pertumbuhan dapat diartikan  sebagai perubahan yang bersifat kuantitatif atau mengandung arti  adanya perubahan dalam ukuran dan struktur tubuh sehingga lebih  banyak menyangkut perubahan fisik.

Selain itu, pertumbuhan dipandang pula sebagai perubahan  secara fisiologis sebagai hasil dari proses pematangan fungsi-fungsi  fisik atau sebagai akibat dari mekarnya daya-daya dari dalam, yang berlangsung secara wajar pada diri anak, dalam peredaran waktu  tertentu. Bersifat kuantitatif, irreversibel, dapat diukur, dan dapat  dilihat.

Bacaan Lainnya

Hasil dari pertumbuhan ini berupa bertambah panjang tulang tulang terutama lengan dan tungkai, bertambah tinggi dan berat badan  serta makin bertambah sempurnanya susunan tulang dan jaringan  syaraf. Pertumbuhan ini akan terhenti setelah adanya maturasi atau  kematangan pada diri individu. 

Contoh Pertumbuhan:

  • Pertambahan tinggi,
  • Penambahan berat,
  • Pinggul melebar,
  • Tulang memanjang dan melebar,
  • Perubahan suara,
  • Lingkaran kepala bayi membesar,
  • Gigi tumbuh semakin banyak,
  • Organ tubuh membesar,
  • Sel-sel dan jaringan bertambah banyak.
  • dan lainnya.

Perkembangan Anak Usia Dini (AUD)

a. Hakikat Perkembangan Anak Usia Dini (AUD)

Berbagai ahli psikologi perkembangan telah mengemukakan  pendapat mereka tentang pengertian perkembangan. Di antaranya,  Salkind (1985) berpendapat bahwa “perkembangan ialah suatu  rangkaian perubahan progresif yang terjadi dalam suatu pola yang  dapat diprediksi sebagai hasil interaksi antara faktor biologis dan  lingkungan.” Senada dengan pendapat tersebut, Woolfolk (1993)  mengemukakan bahwa “perkembangan ialah suatu perubahan  adaptif secara teratur yang berlangsung sejak terjadinya konsepsi  sampai meninggal dunia”. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *